Sepak Terjang Prasetyo Edi Marsudi Berhasil Tahan Delta Tak Dijual hingga Jadi Ketua Dewas PAM Jaya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 05 Agustus 2025
Sepak Terjang Prasetyo Edi Marsudi Berhasil Tahan Delta Tak Dijual hingga Jadi Ketua Dewas PAM Jaya

Eks Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Berbagai cara dilakukan Prasetyo Edi Marsudi agar Jakarta mendapat keuntungan dari BUMD dan juga perusahaan lain di bawah Pemprov DKI.

Sukses memimpin DPRD DKI Jakarta selama dua periode berturut-turut, 2014-2019 dan 2019-2024. Prasetyo berhasil membawa Perumda PAM Jaya berkomitmen untuk memberikan pelayanan resmi mengelola secara penuh layanan perpipaan air di Jakarta per 1 Februari 2023.

Ia juga berhasil mempertahankan saham di PT Delta Djakarta tidak dijual karena ini perusahaan sehat.

Prasetyo menjelaskan, selama 25 tahun terakhir bermitra dengan dua perusahaan swasta, yakni Aetra dan Palyja, pelayanan untuk pelanggan bisa saja mengalami turbulensi atau disrupsi.

"Alhamdulillah sebelum saya menuntaskan amanat saya sebagai Ketua DPRD Jakarta bisa melepaskan Perumda PAM Jaya menjadi mandiri," ucap Prasetyo di Jakarta, Selasa (5/8).

"Saya kalau kerja fokus. Saya akan tuntaskan semua. Alhamdulillah tuntas," lanjutnya.

Baca juga:

Eks Ketua DPRD Prasetyo Edi Diangkat Pramono Jadi Ketua Dewas PAM Jaya

Lalu, kata dia, untuk 2024, Pemprov DKI akan mengantongi dividen tunai sebesar Rp 36,15 miliar karena menggenggam 210.200.700 saham atau 26,25 perzen saham DLTA.

"Ini kan, pemasukan. Makanya, saya pertahankan mati-matian saham PT Delta," ucap dia.

Ia juga meminta agar PT Delta Djakarta tidak dikaitkan terus dengan agama tertentu sebagai alasan untuk menjual saham.

"Jadi enggak ada alasan, bukan masalah, sekali lagi bukan masalah agama halal tidak halal. Jangan dimasukkan ke ranah itu. Ini kita mengelola pemerintahan. Ada keuntungan," imbuhnya.

Terlebih lagi, PT Delta memberikan keuntungan untuk Jakarta dalam jumlah yang tidak sedikit. Dari sisi pertumbuhan perusahaan PT Delta juga merupakan perusahaan yang sehat.

PT Delta disebut sebagai BUMD penyumbang dividen terbesar kedua untuk Pemprov DKI Jakarta setelah Bank DKI.

Baca juga:

Pengamat Sebut Prasetyo Edi Lebih Ideal Dampingi Anies di Pilkada Jakarta

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Delta Djakarta mayoritas dimiliki San Miguel Malaysia (58,33 persen), Pemprov DKI (26,25 persen), dan publik (15,42 persen). Pada 2020, aset perusahaan diperkirakan mencapai Rp 1,45 triliun. Dividen yang masuk ke kas Pemprov DKI dari saham PT Delta Djakarta rata-rata Rp 38 miliar per tahun.

Lalu Perumda PAM Jaya, menunjukkan kinerja operasional yang positif dengan pencapaian penyediaan air mencapai 99,71 persen dari target 2024, penjualan 99, 8 persen dan cakupan 100,4 persen.

Dividen yang disetorkan sebesar Rp 62,3 miliar, pajak daerah Rp 16,6 miliar, dan pajak pusat Rp 133,8 miliar, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Kini Prasetyo dipilih untuk mengemban jabatan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perumda PAM Jaya. Ia menyatakan, selain pengawasan, juga akan turun tangan memastikan jalannya operasional PAM Jaya untuk mencapai target 100% cakupan layanan air minum di Jakarta pada tahun 2030 mendatang.

Pras juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan dan masukan agar seluruh aktivitas bisnis PAM Jaya berlangsung secara transparan dan akuntabbel, selaras dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang mencakup transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran.

"Semuanya agar pemerintah dapat memberikan pelayanan maksimal dan optimal. Memastikan air bersih untuk seluruh warga jakarta. Menyediakan akses air bersih yang merata, terjangkau, dan berkelanjutan," tutupnya. (Asp)

#PAM Jaya #Prasetyo Edi Marsudi #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai
Pemprov DKI Jakarta mempercepat normalisasi Ciliwung, Angke, Krukut, dan Cakung Lama untuk mengantisipasi risiko banjir pada musim hujan 2026/2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai
Indonesia
BPKP Beri Predikat Baik, Sarana Jaya Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Sarana Jaya mendapat predikat baik dari BPKP. Kini, hasil tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
BPKP Beri Predikat Baik, Sarana Jaya Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Indonesia
PAM Jaya Masuk Daftar Pembayar Pajak Terbesar, ini Kontribusinya bagi Negara
PAM Jaya meraih penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar di Jakarta Pusat. Hal itu memberikan kontribusi bagi negara.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
PAM Jaya Masuk Daftar Pembayar Pajak Terbesar, ini Kontribusinya bagi Negara
Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
Dukung Perluasan Akses Air Bersih, PAM Jaya Beri Apresiasi untuk Kelurahan Pulogebang
PAM Jaya memberi apresiasi kepada Kelurahan Pulogebang, yang mendukung perluasan layanan air minum perpipaan di Jakarta.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Dukung Perluasan Akses Air Bersih, PAM Jaya Beri Apresiasi untuk Kelurahan Pulogebang
Indonesia
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Dengan tersedianya layanan air bersih melalui jaringan pipa, ketergantungan warga terhadap pengambilan air tanah diharapkan semakin berkurang.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Indonesia
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
PAM Jaya berkontribusi terhadap melambatnya permukaan tanah di Jakarta. Air perpipaan disebut berperan penting.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Indonesia
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Gubernur Pramono Anung menargetkan rapelan selisih gaji PJLP DKI Jakarta mulai dibayarkan awal November 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Bagikan