Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara

Prajurit TNI bersama petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (25/12/2025). Pemerintah b

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah terus mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, terutama dengan membangun hunian tetap dan hunian sementara bagi korban bencana.

Pemandangan penuh harapan dan ceria nampak dari Kompleks Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang.

Warga yang selama ini tinggal di tenda darurat kini mulai menghuni rumah sementara yang dibangun Pemerintah melalui BUMN.

Senyum semringah terlihat dari wajah para orang tua, sementara tawa anak-anak memecah keheningan sore di kompleks hunian yang dibangun berderet rapi tersebut.

Baca juga:

3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan

Setelah lebih dari sebulan hidup di tenda pengungsian, tempat ini terasa seperti awal kehidupan baru.

Anak-anak menjadi potret paling jujur dari kebahagiaan itu. Mereka berlarian, bermain ayunan di taman bermain yang tersedia, sesuatu yang sebelumnya tak pernah mereka rasakan selama tinggal di tenda darurat.

Beberapa anak bahkan tak kuasa menahan kegembiraan, melompat-lompat di atas kasur yang sudah rapi dan bersih di dalam hunian. Pemandangan sederhana, namun sarat makna: rasa aman akhirnya kembali.

Selama berada di tenda pengungsian, ruang bermain anak nyaris tak ada. Kini, mereka memiliki halaman, ayunan, dan ruang terbuka yang memberi kebebasan untuk kembali menjadi anak-anak.

Orang tua pun tampak lebih tenang, duduk di kursi taman yang disediakan di depan setiap unit, sambil mengawasi anak-anak mereka bermain.

Rika Jahara, salah satu warga yang kini menghuni rumah sementara tersebut, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Dengan mata berbinar, ia mengungkapkan kebahagiaannya.

“Senang sekali saya, senang. Rasanya jangan dipindah lagi. Terima kasih pemerintah sudah dikasih tempat tinggal kami. Soalnya rumah kita tidak ada lagi. Terima kasih pemerintah,” ujarnya, Jumat (9/1).

Hunian sementara ini memang jauh dari kesan darurat. Setiap unit dirancang fungsional dengan satu pintu dan satu jendela untuk sirkulasi udara.

Di dalamnya sudah tersedia dua tempat tidur, lemari, kipas angin, hingga meja makan. Akses jalan antarblok dilapisi rumput buatan yang menambah kesan asri, lengkap dengan pot tanaman penghijauan di setiap pintu.

Tak hanya itu, setiap unit juga dilengkapi meteran listrik mandiri dan akses wifi gratis dari Telkom Indonesia, memastikan warga tetap terhubung dengan dunia luar. Infrastruktur pendukung lainnya pun tersedia, termasuk klinik kesehatan yang berada tak jauh dari hunian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Dokter Mustakif memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.

“Di belakang kami, ini ada klinik kesehatan. Tiap hari dan tanpa ada hari libur, baik anak kecil, bayi, sampai dengan lansia, dengan yang penyintas ataupun yang beresiko, termasuk ibu hamil nanti,” jelasnya.

Dengan konsep modular yang cepat dan berkualitas, rumah sementara ini bukan sekadar tempat berteduh, melainkan ruang pemulihan. Di sinilah harapan kembali tumbuh, diiringi tawa anak-anak dan doa agar mereka tak perlu lagi berpindah. (Pon)

#Banjir #Banjir Sumatra #Aceh Tamiang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Bagikan