Senator Usulkan Referendum Uji Klaim Mahfud Masyarakat Papua Setuju Pemekaran Tangkapan layar - Menko Polhukam Mahfud MD (tengah) selepas mendampingi Presiden Joko Widodo menemui delegasi Majelis Rakyat Papua dan Majelis Rakyat Papua Barat. ANTARA/Gilang Galiartha

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut bahwa hasil survei yang dilakukan lembaga kepresidenan menyimpulkan 82 persen orang Papua menyetujui pemekaran daerah otonomi baru (DOB).

Terkait pernyataan tersebut, anmenkoggota DPD RI Filep Wamafma memberikan tanggapan. Ia meminta hasil survei yang diklaim oleh Mahfud MD dibuka ke publik.

“Pertama, Kita berharap keterbukaan dari Menko Polhukam terkait hasil survei. Survei apa dan oleh lembaga apa,” kata Filep dalam keterangannya, Jumat (29/4).

Baca Juga:

Pembahasan 3 RUU Pemekaran Papua Dimulai 16 Mei

Menurut Filep, publikasi survei tersebut bisa menjadi jalan masuk untuk melihat kebenaran di lapangan. Pasalnya, pro kontra pemekaran sudah terlihat jelas di masyarakat Papua.

“Situasi di Papua akhir-akhir ini menuju friksi yang cukup parah. Saya khawatir, sesama anak Papua akhirnya bertengkar jika pandangan Menko Polhukam ini dilemparkan begitu saja tanpa ada verifikasi data," ujarnya.

Apalagi, kata Senator Papua Barat ini, jika hasil survei tersebut terkesan dibuat-buat setelah penetapan Undang-Undang Pemekaran Wilayah.

Berkaitan dengan itu, Filep juga berpandangan bahwa pemerintah sedang “membangun” legitimasi terhadap upaya pemekaran di tanah Papua. Padahal menurutnya, upaya menyerap aspirasi secara down-top sangat diperlukan.

Baca Juga:

Majelis Rakyat Keberatan Perluasan Daerah Otonom di Papua

Filep menyatakan, mencari legitimasi tentang pemekaran melalui survei tidak dilarang. Yang dipersoalkan ialah jika survei itu tidak menampilkan aspek keterbukaan.

"Atau, jika mau lebih real dan membuat masyarakat menerima, saya mengusulkan supaya langsung diadakan referendum, agar bisa dilihat perbandingan yang menolak dan yang menerima pemekaran," ujarnya.

Lebih lanjut Filep mengungkapkan, referendum mengenai pemekaran Papua sudah seharusnya dilakukan. Menurutnya, ada dua alasan mengapa referendum harus dilakukan.

Pertama, karena referendum yang jujur dapat menunjukkan aspirasi yang sebenarnya; kedua, referendum dapat menampilkan pelibatan masyarakat Papua terhadap apa yang terjadi di negerinya sendiri.

"Momentum ini yang dinantikan masyarakat Papua, agar perpecahan ini tidak terus-menerus terjadi," tutup Filep. (Pon)

Baca Juga:

Fraksi Demokrat Minta RUU Pemekaran Papua Dikembalikan kepada Pengusul

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG Jelaskan Pemicu Gempa Magnitudo 5,2 di Banten
Indonesia
BMKG Jelaskan Pemicu Gempa Magnitudo 5,2 di Banten

Hingga pukul 17.35 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa susulan

SBY di Pemakaman Sudi Silalahi: Mohon Saling Mendoakan
Indonesia
SBY di Pemakaman Sudi Silalahi: Mohon Saling Mendoakan

"Mohon saling mendoakan ya," kata SBY.

Ketua DPRD Sebut Formula E Jadi Beban Gubernur Setelah Anies
Indonesia
Ketua DPRD Sebut Formula E Jadi Beban Gubernur Setelah Anies

Pemprov DKI Jakarta diminta memikir ulang kembali untuk menggelar mobil balap Formula E.

Legislator Golkar Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Pengaruhi APBN
Indonesia
Legislator Golkar Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Pengaruhi APBN

Perang Rusia-Ukraina dinilai bisa berimbas pada kenaikan harga Minyak dunia (crude) dan beberapa komoditi migas lainnya. Demikian disampaikan anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Mukhtarudin.

Partai Berkarya Versi Tommy Soeharto Menang Banding Lawan Menkumham
Indonesia
Partai Berkarya Versi Tommy Soeharto Menang Banding Lawan Menkumham

Partai Berkarya versi Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menang banding atas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly.

Kota Bandung Targetkan Setiap Kecamatan Miliki Kampung Kreatif
Indonesia
Kota Bandung Targetkan Setiap Kecamatan Miliki Kampung Kreatif

Sampai saat ini baru hadir 4 kampung kreatif di Kota Bandung. Ditargetkan hingga tahun 2023 sebanyak 8 kampung kreatif.

Kasus Aktif COVID-19 DKI Jakarta Tembus 12.974, 14 Persen Serang Anak-anak
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 DKI Jakarta Tembus 12.974, 14 Persen Serang Anak-anak

Lonjakan kasus COVID-19 di DKI Jakarta semakin mengkhawatirkan. Pada Kamis (8/7), tercatat ada 12.974 kasus harian baru yang terdeteksi.

Ratusan Warga Dekai Yahukimo Kembali ke Rumah Masing-masing
Indonesia
Ratusan Warga Dekai Yahukimo Kembali ke Rumah Masing-masing

Sekitar 200 orang warga Dekai yang sempat mengungsi ke Mapolres Yahukimo kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Apa Sih yang Disorot MKD dari Cekcok Arteria dan Ibunya dengan 'Anak Jenderal'?
Indonesia
Apa Sih yang Disorot MKD dari Cekcok Arteria dan Ibunya dengan 'Anak Jenderal'?

Arteria disarankan agar tidak memenuhi panggilan tersebut

KPK Siap Lawan Permohonan Kasasi Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Siap Lawan Permohonan Kasasi Edhy Prabowo

Politikus Partai Gerindra tersebut mengajukan upaya hukum kasasi atas vonis 9 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.