Semua Jemaah Tabligh Masjid Jami Kebon Jeruk ODP, Dikarantina di RS Wisma Atlet Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Net

Merahputih.com - 73 jemaah Masjid Jami Kebun Jeruk, Taman Sari, Jakarta Barat menjalani rapid test virus Corona. Hasilnya, 33 jemaah rapid test positif, 1 jemaah pemeriksaan swab positif, dan sisanya 39 jemaah negatif rapid test.

Kasudinkes Jakarta Barat, Kristi Wathini mengatakan seluruh jemaah menjalani masa isolasi di RS Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran.

Baca Juga

13 Kecamatan Jakarta yang Jumlah Warganya Paling Tinggi Terjangkit Corona

"Jadi saat ini hanya satu yang confirm positif COVID-19 dan semua jemaah yang ada di masjid itu ODP. Ini harus dilakukan isolasi mandiri supaya memutus mata rantai penularan, makanya dipindahkan ke Wisma Atlet," ucap Kristi kepada wartawan, Rabu (8/4).

Menurut Kristi, ada beberapa tahapan bila seseorang dinyatakan positif rapid test. Mereka yang positif rapid test akan di test swab lagi guna mengetahui secara menyeluruh kondisi pasien.

Sejumlah peralatan medis di Wisma Atlet Kemayoran
Sejumlah fasilitas medis sudah disiapkan di Wisma Atlet untuk perawatan pasien corona (MP/Kanu)

Dari swab tersebut dokter memutuskan pasien positif COVID-19 atau tidak. "Ketika rapid test positif, masih harus dikonfirmasi lagi dengan pemeriksaan swab yang specimennya dikirim ke laboratorium seperti Litbangkes, labkesda, lab Eijkman, dll dengan pemeriksaan swab sebagai hasil final," ucap Kristi.

Komandan Satuan Tugas Kesehatan RSD Wisma Atlet Kemayoran, Brigjen TNI dr Agung Hermawanto, menyatakan, 33 orang tersebut dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test. Perlu ada pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah mereka terinfeksi COVID-19 atau tidak.

Baca Juga

Bank DKI Sumbangkan APD untuk Tenaga Medis di Pulau Tidung

Agung mengimbau, masyarakat berhati-hati karena virus Corona bisa menyerang siapa saja, tanpa terkecuali. Para jemaah di Masjid Jami Kebon Jeruk awalnya diisolasi setelah tiga orang terinfeksi Covid-19.

Data pemerintah setempat, total ada 183 jemaah saat itu. Sebanyak 78 orang diantaranya merupakan warga negara asing dari berbagai negara. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH