Sempatkan Waktu untuk Mendongengkan Anak dan Rasakan Manfaatnya Mendongeng pada anak akan selalu mereka kenang. (Foto: Pixabay/zilaseger)

DONGENG sebelum tidur rasanya sudah sangat jarang lalu di kuping sang buah hati. Apalagi mereka yang tumbuh besar bersama orang tua di kota besar. Rasa capek acap kali menjadi alasan untuk tidak mendongengkan anak.

Tapi, tahukah kamu bahwa kebiasaan mendongengkan anak sebelum ternyata berdampak besar bagi tumbuh kembang anak, baik dari segi kecerdasan intelektual maupun emosional.

1. Mengembangkan Imajinasi Anak

Ketika sang buah hati berimajinasi. (Pixabay/picel2013)
Ketika sang buah hati berimajinasi. (Foto: Pixabay/picel2013)

Dikutip dari kompas.com, Efnie, psikolog anak menyatakan bahwa anak berusia 3 sampai 7 tahun cenderung memiliki dunia mereka sendiri. Nah, dengan terbiasa membacakan dongeng pengantar tidur setiap malam, kamu secara tidak langsung telah menstimulus perkembangan daya imajinasi yang positif dan efektif pada buah hati.

Lalu, apa manfaatnya jika si kecil memiliki imajinasi yang kuat? Ia akan lebih aktif dan efektif dalam mengkritisi hal-hal disekitarnya karena daya visualisasi otaknya telah dilatih sejak dini melalui penggambaran tokoh dan kejadian di dunia dongeng. Mengejutkan, bukan?

2. Meningkatkan Kemampuan Verbal

Meningkatkan Kemampuan Verbal. (Pixabay/Free-Photos)
Meningkatkan Kemampuan Verbal. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Jarang yang mengetahui bahwa salah satu manfaat membacakan dongeng bagi anak adalah meningkatnya perbendaharaan kata si kecil sehingga ia bisa berkomunikasi dengan lebih efektif. Terlebih lagi bagi kamu yang memiliki buah hati yang belum lancar bertutur kata.

Seperti dilansir Go-Dok, mendongeng setiap malam terbukti dapat menstimulus otak anak untuk merespon setiap unit wicara yang digunakan, mulai dari intonasi, struktur kalimat, hingga makna pragmatis tuturan.

3. Membangun Karakter Anak

Membangun Karakter Anak. (Pixalbay/Bess-Hamiti)
Membangun Karakter Anak. (Foto: Pixalbay/Bess-Hamiti)

Pada buku dongeng, biasanya terselip budi pekerti dan nilai moral yang dapat diambil. Oleh karena itu, daripada ngomel-ngomel dengan tujuan agar anak berkelakuan baik, kamu lebih baik mulai membiasakan diri untuk membacakan dongeng setiap malam hari.

Kenapa? Menurut Efnie, nilai positif yang diterapkan secara sukarela bersifat lebih efektif dibandingkan dengan nilai yang dipaksakan. Dengan menyimak dongeng yang Anda bacakan, buah hati dapat berfikir secara mandiri dalam memutuskan mana perilaku yang boleh dilakukan dan mana yang tidak. Hebat, bukan?

4. Membangun Ikatan Emosional

Membangun Ikatan Emosional. (Pixabay/edsavi30)
Membangun Ikatan Emosional. (Foto: Pixabay/edsavi30)

Tahukah unda, bahwa momen dimana bunda membacakan dongeng untuk anak dapat menjadi kenangan yang buah hati kenang hingga ia dewasa nanti? Fragmen-fragmen kenangan inilah yang membuat hubungan kamu dengan si kecil semakin dekat, tanpa peduli seberapa dewasa ia kelak.

Selain itu, emosi dan afeksi yang kamu berikan setiap kali mengajak si kecil menyelami dunia khayalan akan turut membentuk kepribadian anak sehingga ia akan tumbuh menjadi sosok penyayang. (zaim)

Baca Juga: Najwa Shihab Kerap Bacakan Dongeng Sebelum Tidur Bagi Buah Hati

Kredit : zaimul

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib