Sempat Terlewat, Akhirnya Band Japanese Breakfast Tampil Memukau di Jakarta Japanese Breakfast berhasil menghibur penggemar di Jakarta (Foto: Side.id/Febrian Adi)

HARI yang ditunggu penggemar datang juga, unit indie rock asal AS, Japanese Breakfast, akhirnya menggelar tur konsernya di Asia. Tak lupa mampir ke Indonesia kali ini, Jakarta menjadi kota kedua setelah Singapura yang didatangi band tersebut dalam rangkaian Japanese Breakfast Asia Tour pada 15 Mei 2019.

Menaiki lantai empat ruko Rossi Fatmawati terasa berbeda malam itu, khususnya untuk para penggemar. Pasalnya, Japanese Breakfast sebelumnya pernah melakukan tur asia namun Indonesia tidak masuk dalam rangkaian tur tersebut. Akhirnya malam itu, kekecewaan penggemar seakan terobati.

Dibuka dengan penampilan dari unit indie rock asal Brookyln, New York, yang terbentuk di akhir dekade 2000-an, Jirapah. Kemiripan musik yang diusung oleh kedua band menjadikan Jirapah band yang sempurna untuk membuka penampilan utama, Japanese Breakfast.

Setelah beberapa lagu dibawakan oleh Jirapah, waktu menunjukan pukul sembilan malam saat Michelle Zauner alias Japanese Breakfast naik ke atas panggung kala itu. Tampil dengan berpakaian serba putih dimulai dari blazer hingga celana yang dikenakan, penggemar yang menantikan penampilannya pun mulai bersorak riang.

Sempat Terlewat, Akhirnya Band Japanese Breakfast Tampil Memukau di Jakarta
Kali pertama Japanese Breakfast tampil di Jakarta (Foto: Side.id/Febrian Adi)

Zauner mulai mengambil gitar Fender Jazzmaster andalannya dan memulai penampilannya. Setelah lagu pembuka selesai ia mainkan, Lagu In Heaven yang menjadi hit dari Japanese Breakfast pun dibawakan. Setelah lagu kedua selesai ia mulai menyapa penonton dan mengungkapkan rasa terima kasihnya “Terimakasih, this is my first time in Jakarta.” ungkapnya.

Suasana makin memanas, Zauner yang memakai blazer putih kala itu akhirnya membukanya, tampak tanktop hijau terang yang menjadi ciri khasnya di setiap penampilannya yang ia pakai. Setelah nyaman dengan pakaiannya, Japanese Breakfast langsung melanjutkan penampilan mereka dengan membawakan lagu Machinist.

Atmosfer penonton semakin terasa membara ketika single terbaru Japanese Breakfast yang berjudul Essentially juga dibawakan. Penampilan dilanjutkan dengan lagu Till Death yang bercerita tentang pernikahan dan seketikapun suasana menjadi hening ditemani dengan suara denting keyoboard khas Japanese Breakfast.

Tak terasa hampir satu jam Japanese Breakfast berhasil menghibur para penggemarnya di Indonesia. Diving Woman dipilih sebagai lagu penutup dari penampilannya di rangkaian Japanese Breakfast Asia Tour 2019. (far)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH