Sempat Menyala Minggu Malam, Sebagian Jakarta Mati Listrik Lagi Ilustrasi

MerahPutih.com - Pada Minggu (4/8) malam sebagian wilayah Jabodetabek yang mengalami listri padam secara berangsur kembali pulih. Namun, pemadaman kembali terjadi pada Senin (5/8) dini hari WIB.

Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya kembali mengalami pemadaman listrik seperti Grogol, Cengkareng dan Kalideres. Di wilayah tersebut listrik menyala pukul 22.27 WIB, tetapi kembali padam 23.45 sampai pagi ini.

Baca Juga: Terjadi Pemadaman 10 Jam, Jokowi Pagi Ini Datangi Kantor Pusat PLN

Selain itu, di wilayah Cibinong, Bogor, listrik sempat nyala pada malam hari. Namun, beberapa menit kemudian kembali mati hingga saat ini.

Sementara sebelumnya, PLN menyatakan meminta maaf atas kejadian mati listrik yang dialami warga Jabodetabek sejak Minggu siang hingga malam lewat pukul 20.00 WIB tersebut.

Ilustrasi

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan"Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka.

Baca Juga: Pasokan Listrik Bandara-Bandara di Pulau Jawa dan Bali Masih Normal

Matinya listrik disebabkan akibat gangguan yang terjadi pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV, yang mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami pemadaman. Selain itu terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat.

Baca Juga: PLN Tegaskan Tak Bisa Nyalakan Listrik Secara Serentak

“sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal” Tutup Made. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
New Normal di Solo, Anak dan Pelajar Dilarang ke Mal dan Tempat Wisata
Indonesia
New Normal di Solo, Anak dan Pelajar Dilarang ke Mal dan Tempat Wisata

Anak-anak dan pelajar tersebut rawan tertular virus corona atau COVID-19.

Influencer Bicara Penanganan COVID-19 Cenderung Menyampaikan Informasi Sesat
Indonesia
Influencer Bicara Penanganan COVID-19 Cenderung Menyampaikan Informasi Sesat

Influencer tersebut bisa dikenakan pasal 28 ayat 1 UU No 11 Tahun 2008 soal Transaksi Elektronik.

Skandal Djoko Tjandra, PPATK Telusuri Aliran Transaksi Mencurigakan Jaksa Pinangki
Indonesia
Skandal Djoko Tjandra, PPATK Telusuri Aliran Transaksi Mencurigakan Jaksa Pinangki

PPATK juga tak menutup kemungkinan bakal menelusuri aliran duit ke Jaksa Pinangki.

Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas
Indonesia
Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas

Gubernur Anies pun meminta kepada siapa saja yang pernah ketemu dengannya untuk tes COVID-19 di puskesmas tedekat.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Gratis Hanya untuk Peserta BPJS Kesehatan Aktif
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Gratis Hanya untuk Peserta BPJS Kesehatan Aktif

Akun Facebook Ainul Mustofa membagikan sebuah gambar yang berisi narasi menyebut Jokowi akan gratiskan vaksin hanya kepada peserta BPJS Kesehatan yang aktif.

 KPK dan Kemendes PDTT Bangun Sistem Pengawasan Dana Desa
Indonesia
KPK dan Kemendes PDTT Bangun Sistem Pengawasan Dana Desa

"Kita diskusikan supaya kami mendapat pendampingan KPK di Deputi Pencegahan khususnya supaya manfaatkan dana desa semakin optimal," ujarnya.

 Bertambah Dua, Kini Jumlah Penderita Corona di Indonesia Jadi Empat
Indonesia
Bertambah Dua, Kini Jumlah Penderita Corona di Indonesia Jadi Empat

"Kondisi kasus No 3 dan 4 suhu tubuhnya 37,6 derajat dan 37,7 derajat, ada keluhan batuk, keluhan pilek, tapi tidak ada keluhan sesak nafas dan kita harap kondisi intervensi agar bisa baik," ucap Yurianto.

Dilema Sri Mulyani Ambil Keputusan Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Dilema Sri Mulyani Ambil Keputusan Saat Pandemi COVID-19

Pemerintah perlu membantu masyarakat secara cepat, namun mungkin akurasinya yang inclusion exclusion error datanya belum sempurna.

 Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 24 April 2020
Indonesia
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 24 April 2020

"1 Ramadhan 1441 H jatuh pada Jum'at Kliwon, 24 April 2020 M," kata Haedar dalam keterangannya, Minggu (8/3).

Abdul Malik Fadjar di Mata Din Syamsuddin
Indonesia
Abdul Malik Fadjar di Mata Din Syamsuddin

Bahkan, pikiran Malik Fadjar banyak mewarnai langkah Muhammadiyah, khususnya dalam bidang Pendidikan.