Sempat Ditunda, The 1975 Akhirnya Rilis Album “Notes on Conditional Form” Pembuatan album ini dibantu oleh beberapa rekan musisi lainnya. (Foto Insider)


KABAR baik bagi kamu penggemar band rock asal Inggris, The 1975. Band digawangi Matthew Healy tersebut akhirnya merilis album bertajuk Notes on Conditional Form. Album diklaim merupakan curahan beragam emosi dan genre musik band tersebut sempat ditunda perilisan pada April 2020.

Baca juga: Mural Raksasa di Swiss Mengirim Pesan Harapan



Notes on Conditional Form merupakan album keempat band dengan genre indie rock ini. Uniknya, album terdiri dari 22 lagu ini memiliki nada berbeda satu sama lain. Album tersebut sebenarnya dijadwalkan rilis pada Jumat (24/5/2020) malam. Namun setelah melakukan beberapa pertimbangan, Matty Healy dan kawan-kawan akhirnya merilis album ini pada Jumat (22/5/2020).


1975
Terdiri dari 22 lagu. (Foto Twitter Banquet Records)




Mengutip laman Pitch Fork, album baru ini menampilkan banyak lagu sebenarnya telah dibagikan menjelang rilis, termasuk “The 1975”, “People”, “Guys”,, “The Birthday Party”, “Jesus Christ 2005 God Bless America”, dan “Me & You Together Song”.

Meski begitu, beberapa lagu baru justru memberi nuansa lain dan patut mendapat apresiasi.

Album ini juga dibantu beberapa musisi, seperti Phoebe Bridgers dan FKA Twigs. Bahkan, aktivitas iklim Greta Thunberg juga muncul di salah satu lagunya.

Sang vokalis Matty Healy mengatakan album baru 1975 merupakan cara bandnya mengekplorasi berbagai gaya musik. Bukan menjadi hal asing lagi mengingat selera budaya Matty pun dikenal luas.

“Saya selalu memasukkan (berbagai hal baru). Sejak kami mulai membuat album pertama, saya tidak suka menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak membuat saya cemburu atau tidak informatif dalam beberapa hal,” ujar sang vokalis seperti dilansir dari laman Pitch Fork.

1975
Lagu-lagu sebelumnya berisi tentang isu yang pernah terjadi. (Foto Happy Mag)





Healy menjelaskan inspirasinya berasal dari hal-hal kecil, seperti saat menonton debat politik di YouTube, menulis musik baru, hingga membersihkan hewan peliharaannya. Sama seperti di album teranyarnya, lagu-lagu diciptakan sebelum juga terkenal menyuarakan isu, mulai dari perubahan iklim hingga membahas kesehatan mental dan adiksi.

Baca juga: Rumah Cermin di Pegunungan Alpen Swiss ini Sangat Indah, Hampir Sempurna


“Saya harus membuatnya tidak berkilauan, karena semua hal yang benar-benar saya tangani, seperti kecanduan narkoba atau kesehatan mental, tidak glamor,” ucap Matty. (and)

Baca juga: Puncak Matterhorn Di Swiss Menyala Saat Lockdown


Tags Artikel Ini

Yudi Anugrah Nugroho

LAINNYA DARI MERAH PUTIH