Sempat Dilarang, PPKK Izinkan Salat Id di Jalan Benyamin Sueb Ilustrasi Salat ANTARA FOTO/M N Kanwa

MerahPutih.Com - Rencana warga Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran mengelar salat Id di Jalan Benyamin Sueb sempat terhalang izin dari pengelola Kompleks Kemayoran. Dalam surat edaran tertanggal 26 Mei 2018, Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran Nomor 749 Tentang Penolakan Ijin Jalan bagi Kegiatan ibadah.

Menurut Direktur Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKk) Dwi Nugroho pelarangan tersebut karena persoalan jalan umum. Bahkan wilayah Kebon Kosong atau Kemayoran telah mempunyai Masjid Akbar yang bisa menampung hampir 10-15 ribu jamaah.

"Mari kita betulkan yang salah, selama ini terjadi pembiaran bahwa fungsi jalan harus kita kembalikan sebagaimana mestinya sesuai perundangan fungsi jalan bagi publik," kata Dwi Nugroho.

Namun melalui proses negosiasi dan musyawarah antara tokoh masyarakat dengan pihak pengelola, akhirnya warga diperbolehkan melaksanakan salat Id di Jalan Benyamin Sueb.

Surat persetujuan dari PPKK
Surat persetujuan dari PPKK (Foto: Ist)

Persetujuan itu tertuang dalam surat pada tanggal 31 Mei 2018 yang ditujukan kepada Achmad Zubair Ketua Yayasan Mesjid Al-Huda. Dengan hal ijin penggunaan pemakaian Jalan H. Benyamin Sueb untuk salat Idul Fitri pada prinsipnya Pusat Pengelolah Kemayoran dapat menyetujui.

Persetujuan itu tertuang dalam surat pada tanggal 31 Mei 2018 yang ditujukan kepada Achmad Zubair Ketua Yayasan Mesjid Al-Huda. Terkait izin penggunaan pemakaian Jalan H. Benyamin Sueb untuk salat Idul Fitri pada prinsipnya Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran dapat menyetujui.

Namun diharapkan sebelum hari pelaksanaan acara tersebut saudara agar berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak keamanan setempat dan menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan sehingga aset-aset PPK Kemayoran dapat terjaga dengan baik.

"Akhirnya surat perijinan, didapat Alhamdulillah," kata Lurah Kemayoran Bangun Manulang kepada merahputih.com, Kamis (31/5).

Bangun pun berterima kasih kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kemayoran, pihak Camat, dan Polsek dan Danramil Kemayoran yang dapat menyelesaian persoalan ini.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: CEAPAD ke-2, Indonesia Dorong Rekonstruksi dan Pemulihan Ekonomi Palestina

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH