Sempat Dilarang, Anies Akan Perbolehkan Pengajian dan Kebudayaan di Monas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) di Balai Kota Jakarta. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan berencana memperbolehkan kembali kegiatan keagamaan dan kebudayaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Menurut Anies, pihaknya akan melakukan perubah peraturan gubernur, supaya nantinya kegiatan keagamaan maupun Kebudayaan bisa tetap diselenggarakan di Monas.

"Ya sekarang itu tidak boleh kegiatan kebudayaan, kegiatan kesenian tidak boleh, kegiatan pengajian juga tidak boleh jadi bukan hanya kegiatan agama saja. Karena itu, nanti akan ada perubahan Pergub," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/11).

Sebelumnya, di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kawasan Monas menjadi kawasan steril bagi kegiatan keagamaan ataupun kebudayaan.

Ahok beralasan, larangan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Nasional) dan SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Reklame Dalam Bentuk Baliho, Umbul-umbul, dan Spanduk di DKI Jakarta. (Asp)

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH