Sempat Dikandangkan karena Iklan Konten Vulgar, 59 Bus Zhongtong TransJakarta Kembali Beroperasi TransJakarta melintas di Bundaran Hotel Indonesia. ANTARA/Katriana/am.

MerahPutih.com - PT TransJakarta kembali mengizinkan 59 bus TransJakarta merek Zhongtong asal Tiongkok beroperasi di jalanan Ibu Kota. Bus Zhongtong sempat dikandangkan karena menayangkan sebuah iklan dengan model wanita berpakaian tak senonoh.

Direktur Utama (Dirut) PT TransJakarta Agung Wicaksono mengatakan, pihaknya bersama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) telah melakukan pemeriksaan kepada seluruh armada yang sempat bermasalah itu.

Baca Juga:

Pemprov DKI Minta Masyarakat Tak Ragu Gunakan TransJakarta Zhongtong

"Sudah diperiksa semua. Dinyatakan sudah siap dijalankan," ujar Agung kepada wartawan, Jumat (15/11).

Petugas Transjakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras)
Petugas Transjakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras)

Meski demikian, Agung meminta kepada seluruh operator bus untuk mematuhi kontrak terkait pemasangan iklan di bus yang telah disepakati sebelumnya.

Kesepakatan yang dibuat itu, kata dia, yaitu semua operator bus Zhongtong dilarang untuk menyalakan iklan di papan iklan elektronik yang berada di dalam bus.

"Sementara ini, seluruh operator dilarang menyalakan iklan. Tiga, TransJakarta yang akan menyeleksi seluruh konten iklan," papar dia.

Baca Juga:

Tayangkan Video Tak Senonoh, TransJakarta Kandangkan 59 Bus Zhongtong

Sebelumnya, PT Transjakarta mengembalikan 59 bus Zhongtong kepada Perum PPD selaku operator bus. Hal tersebut karena Perum PPD telah melakukan kecerobohan menayangkan iklan video dengan konten vulgar.

Bus Zhong Tong yang beroperasi di koridor 1 jurusan Blok M- Kota melintasi Halte Bundaran HI, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)
Bus Zhong Tong yang beroperasi di koridor 1 jurusan Blok M- Kota melintasi Halte Bundaran HI, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

Menurut Agung, jika bus Zhongtong itu terlalu lama dikandangkan, maka akan menghambat operasional Transjakarta.

"Kebutuhan untuk pelayanan pelanggan yang diutamakan," tutup Agung. (Asp)

Baca Juga:

Pengamat Nilai Pengoperasian Bus Zhongtong Tergesa-gesa


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH