Sempat Diamankan, Jurnalis MerahPutih.com Dibebaskan Ponco Sulaksono. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Jurnalis MerahPutih.com, Ponco Sulaksono dibebaskan dari Polda Metro Jaya. Ponco sempat ditahan lebih dari 1x24 jam bersama ratusan massa lainnya yang diamankan dalam aksi demonstrasi UU Cipta Kerja, Kamis (8/10)

Ponco yang didampingi sejumlah rekan jurnalis lainnya keluar dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.30 WIB. Dia mengucapkan syukur bisa kembali pulang ke kediamannya.

"Alhamdulillah semua sehat, ini luka sedikit saja kena aspal," ujar Ponco di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10).

Baca Juga

5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers

Seperti diberitakan sebelumnya, Ponco sempat dinyatakan hilang saat bertugas meliput aksi massa tolak UU Cipta Kerja. Dia mengaku, ketika itu, ia berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Tetapi, pernyataan itu diacuhkan petugas, Ponco lantas dikumpulkan bersama massa unjuk rasa yang juga ditangkap di sekitar kawasan Monas. Pada Jumat (9/10) dini hari, Ponco ditempatkan bersama massa unjuk rasa di gedung tahanan titipan Polda Metro Jaya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Ponco kemudian dimintai keterangan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Ponco ditanya soal aktifitasnya dalam aksi kemarin.

Pada pukul 21.00 WIB, Ponco dikunjungi Deputi Penindakan KPK, Karyoto. Jenderal bintang satu itu kemudian menanyakan kondisi setelah bebas.

"Bagaimana sehat?," tanya Karyoto.

"Alhamdulillah pak, ini memar kena aspal," balas Ponco. (*)

Baca Juga

Mabes Polri Angkat Bicara soal Penangkapan Wartawan saat Liput Demo UU Cipta Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komisi A DPRD Beri Catatan Anies untuk Perketat Protokol Mal
Indonesia
Komisi A DPRD Beri Catatan Anies untuk Perketat Protokol Mal

Penerapan protokol kesehatan di mal-mal harus menjadi perhatian.

Dalam 6 Bulan, Defisit Anggaran Capai Rp257 Triliun
Indonesia
Dalam 6 Bulan, Defisit Anggaran Capai Rp257 Triliun

"Ini lebih dalam dari defisit tahun lalu yang yaitu 0,85 persen dari PDB," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Unair-TNI AD Klaim Temukan Obat Corona, DPR Ingatkan Potensi Terjadi Polemik
Indonesia
Unair-TNI AD Klaim Temukan Obat Corona, DPR Ingatkan Potensi Terjadi Polemik

Untuk menghindari polemik, Dasco mengusulkan dilakukan uji pembanding terhadap obat COVID-19 temuan Unair.

Polisi Sebut Proses Aborsi di Klinik Ilegal Cuma 15 Menit
Indonesia
Polisi Sebut Proses Aborsi di Klinik Ilegal Cuma 15 Menit

“Jadi pada saat proses pengambilan vakum atau melakukan aborsi itu estimasi hanya 15 menit saja,” tutur Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak

Nasib Miris Jurnalis Saat Pandemi COVID-19, Ancaman Kekerasan hingga PHK Massal
Indonesia
Nasib Miris Jurnalis Saat Pandemi COVID-19, Ancaman Kekerasan hingga PHK Massal

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mencatat ada tiga ancaman nyata yang dialami jurnalis di Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika

Beredar artikel di media sosial berjudul “Takut Dibunuh, Ahli Virus China Kabur ke AS: Saya Bersaksi COVID-19 Hasil Persekongkolan Jahat”.

Efek New Normal, Naik Ojol Harus Bawa Helm Sendiri
Indonesia
Efek New Normal, Naik Ojol Harus Bawa Helm Sendiri

Hal itu sebagai salah satu pemenuhan protokol kesehatan yang ditetapkan asosiasi tersebut.

Haji Lulung: Jangan Cari Kesalahan Anies Bentuk Pansus Banjir
Indonesia
Haji Lulung: Jangan Cari Kesalahan Anies Bentuk Pansus Banjir

Haji Lulung meminta anggota DPRD DKI tak mencari-cari kesalahan Gubernur Anies Baswedan dengan wacana pansus banjir.

CFD Jakarta Kembali Ditiadakan, DPRD DKI: Jangan Sampai Kurva COVID Naik Lagi
Indonesia
CFD Jakarta Kembali Ditiadakan, DPRD DKI: Jangan Sampai Kurva COVID Naik Lagi

Menurutnya, CFD yang digelar pada Minggu (21/6) kemarin cukup mengkhawatirkan lantaran menimbulkan kerumunan.

Erick Thohir Duga Ada Mafia yang Manfaatkan Upaya Pemerintah Perangi Corona
Indonesia
Erick Thohir Duga Ada Mafia yang Manfaatkan Upaya Pemerintah Perangi Corona

Mafia yang memanfaatkan situasi dan kondisi saat ini harus ditindak tegas dan dilawan agar tidak menyulitkan negara