Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Seminggu menjelang perayaan Tahun Baru Imlek pada tanggal 16 Februari 2018, seluruh Klenteng di Indonesia bersolek menyambut kemeriahan perayaan tersebut, salah satunya Klenteng Hok Tek Bio yang berlokasi di Ciampea, Bogor, Kamis, (8/2). Klenteng Hok Tek Bio Ciampea dibangun sejak tahun 1793 dan merupakan salah satu Klenteng tertua di wilayah Bogor, Jawa Barat. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejumlah pengurus Klenteng Hok Tek Bio Ciampea, Bogor, tengah membersihkan bagian Klenteng dan memandikan beberapa Kimsin (patung). Ritual Ji Si Siang Ang merupakan upacara pembersihan Klenteng yang diyakini bahwa Dewa tengah naik ke atas langit dengan meninggalkan Kimsin (patung). Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejak pukul 08.00 Wib pagi hari para pengurus tengah disibukkan membersihkan seluruh bagian Klenteng Hok Tek Bio Ciampea, Bogor. Sebelum melakukan pembersihan, pengurus melakukan sembahyang sebagai bentuk izin membersihkan seluruh Klenteng kepada Dewa. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Seorang pengurus Klenteng tengah mengecat salah satu papan nama yang berada di Klenteng Hok Tek Bio, Ciampea, Bogor. Proses pembersihan Klenteng dilakukan setahun sekali, pada 7 hari menjelang Tahun Baru Imlek, mulai dari membersihkan hingga mengecat bagian Klenteng. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Pengurus Klenteng Hok Tek Bio tengah membersihkan salah satu Kimsin (patung) Budha, beberapa tahap cara membersihkan Kimsin (patung) dimulai dengan menghilangkan debu atau kotoran dengan kuas, kemudian dibasuh dengan kain basah lalu dimandikan dengan air kembang setaman (5 macam kembang) dan terakhir dioleskan parfum melati khusus pada Kimsin tersebut. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kimsin (patung) dimandikan dengan air kembang setaman (kembang 5 macam) yang dicampur dengan parfum khusus melati keraton. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Parfum khusus melati keraton yang digunakan dalam proses memandikan Kimsin (patung) di Klenteng Hok Tek Bio Ciampea, Bogor. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sekitar 30 Kimsin (patung) dimandikan saat ritual Ji Si Siang Ang yang dilaksanakan pengurus Klenteng Hok Tek Bio Ciampea, Bogor.

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Setelah dibasuhkan dengan air kembang setaman, kemudian Kimsin (patung) dikeringkan menggunakan handuk dan dipercantik penampilannya dengan jubah baru. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Usai membersihkan altar Klenteng, sejumlah pengurus Klenteng Hok Tek Bio mengembalikan Kimsin (patung) ketempat semula. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Setelah seluruh bagian Klenteng bersih dan proses pengecatan usai, Kimsin (patung) dikembalikan pada posisi semula, dan perwakilan pengurus kembali melakukan sembahyang dengan bertanya pada Dewa menggunakan Ciam Si untuk memastikan seluruh Kimsin (patung) diposisi yang benar. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kredit : rizkifitrianto