Sembilan Orang Jadi Korban Tewas Kebrutalan KKB Satgas Operasi Nemangkawi mengevakuasi korban penembakan KKB di Kuala Kencana, Timika, Papua, Senin (31/3/2020). ANTARA/Dok Satgas Humas Ops Nemangkawi/pri.

MerahPutih.com - Polri mencatat terdapat 46 kasus kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil dan anggota TNI-Polri di Papua selama 2020.

Karopenmas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, sembilan orang meninggal dunia dalam peristiwa di tersebut.

"Untuk korban meninggal dunia sebanyak sembilan orang, yakni lima orang warga sipil, dua anggota TNI, dan dua anggota Polri," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/9).

Baca Juga:

KKB Joni Botak Kembali Berulah, Tembaki WNA Pekerja Freeport Hingga Meninggal

Korban yang mengalami luka-luka ada sebanyak 23 orang, terdiri dari 10 warga sipil, tujuh anggota TNI, dan enam anggota Polri.

Kasus terbaru adalah dua pengemudi ojek yang mengalami penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada 14 September 2020.

Personel Brimob BKO dari Polda Bengkulu diberangkatkan ke Tembagapura untuk membantu memperkuat Polsek Tembagapura yang mendapat serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (2/3/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)
Personel Brimob BKO dari Polda Bengkulu diberangkatkan ke Tembagapura untuk membantu memperkuat Polsek Tembagapura yang mendapat serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (2/3/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)

Korban atas nama Laode Anas (34) dan Fatur Rahman (23) ditembaki dalam waktu berbeda, namun di lokasi yang sama yakni Kampung Mamba. Keduanya sedang mengantar penumpang melewati wilayah tersebut.

Laode Anas melintas pada pukul 11.15 WIT dan ditembaki sebanyak tujuh kali. Timah panas menembus tangan kanannya. Sementara Fatur Rahman melintas pukul 11.20 WIT.

Baca Juga:

Pasca Penembakan Karyawan Freeport oleh KKB, Begini Kondisi Mimika Saat Ini

Dia mengalami luka tembak di bagian perut dan cedera akibat sabetan senjata tajam di dahi dan hidung.

"(Fatur) ditembaki dari arah ketinggian dan dianiaya oleh KKB. Mengetahui peristiwa tersebut, tim gabungan TNI-Polri yang sedang bertugas segera mengamankan saudara FR dan membawanya ke Puskesmas Bilogai," jelas Awi. (Knu)

Baca Juga:

TNI Kontak Tembak dengan KKB di Pegunungan Bintang



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH