Semarak Anak-Anak Jalanan Kibarkan Merah Putih di Kolong Jembatan Sejumlah warga mengikuti lomba panjat pinang di Jakarta, Kamis (17/8) (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

MerahPutih.Com - Kemeriahan dan Keramaian peringatan HUT Ke-72 RI tidak saja berlangsung di Istana atau lapangan upacara. Hampir seluruh pelosok tanah air hari ini bersuka cita merayakan kemerdekaan. Tak terkecuali di kolong jembatan.

Di ibu kota negara Jakarta, semarak 17 Agustus bukan monopoli Istana Merdeka atau sejumlah pusat keramaian lainnya, tapi lihatlah pemandangan di kolong jembatan, kawasan Jakarta Utara.

Ratusan anak penghuni kolong jembatan, merayakan HUT Ke-72 RI dengan menggelar upacara bendera dan rangkaian hiburan. Anak-anak itu meski datang dari tempat kumuh tapi semangat dan rasa cinta mereka terhadap NKRI tak pernah pudar. Mereka tetap bergembira meski negara terasa tak adil terhadap mereka sebab sudah 72 tahun merdeka, hidup anak-anak kolong jembatan masih berkubang derita.

Upacara bendera di kolong jembatan digelar Yayasan Bina Matahari Bangsa (YBMB). Sekitar 200 peserta, terdiri atas anak-anak Jakarta Utara dan para pegiat hak anak.

Peringatan yang dilaksanakan di ruko Mitra Bahari 2, Penjaringan Jakarta Utara tersebut dimulai dengan upacara bendera, janji anak jalanan dan pentas seni oleh mereka. salah satunya adalah pentas musik kaleng rombeng, yakni musik perkusi dengan menggunakan barang-barang bekas.

Ketua Umum YBMB Tian Bahtiar menegaskan bahwa peringatan HUT RI ini untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air.

"Kemerdekaan adalah hak seluruh warga termasuk anak-anak yang tinggal di kolong jembatan atau pinggir rel kereta api," katanya.

Anak-anak tersebut umumnya tidak memiliki dokumen kependudukan sehingga tidak mendapat fasilitas Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Atas kondisi itulah YBMB bersama sejumlah komunitas pegiat hak anak menyelenggarakan fasilitas pendidikan dan kesehatan sendiri. YBMB yang didirikan sejak 5 tahun lalu, kini membina sekitar 100 anak, sebagian dari mereka tinggal di panti YBMB karena tidak mempunyai orang tua dan tempat tinggal.

Upacara pengibaran bendera di kolong jembatan juga diikuti anak-anak dari sejumlah rumah singgah dan komunitas perlindungan anak antara lain, Sanggar Anak Harapan Plumpang, Umbrella Mangga Dua, Dreamworks dan Beautifull mind fullnes.

Selain pentas seni, acara juga diisi edukasi bahaya narkoba dan penyuluhan hak anak dari Polsek dan Kelurahan Penjaringan.

Apa arti kemerdekaan jika anak-anak pemilik masa depan bangsa merayakannya di kolong jembatan dan lokasinya tepat didepan pelupuk mata penguasa, Jakarta.(*)

Sumber : https://antaranews.com/


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH