Optimisme Menpora dan Paskibraka Laksanakan Upacara HUT RI Saat Pandemi Latihan Paskibraka saat pandemi COVID-19. (Foto: setkab.go.id)

MerahPutih.com- Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, tinggal hitungan hari. Kementerian Pemuda dan Olahraga terus mematangkan pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendara Merah Putih di Istana.

Para anggota Paskibraka yang dipilih dari anggota tahun 2019 lalu, sudah menjalani pemusatan latihan sejak 6 Agustus 2020.

Latihan gabungan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020 bersama TNI dan POLRI di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON), Jakarta Timur, sudah dimulai sejak Selasa (12/8).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali pun, melakukan pengecekan latihan ini, bersama Kasgartap I/Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Syafruddin, dan Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam.

Menpora melihat langsung bagaimana proses latihan penaikan dan penurunan bendera dan memastikan kondisi delapan anggota paskibraka dalam keadaan sehat. "Selamat pagi, bagaimana sehat semua ? Saya ingin adik-adik semua jaga kesehatan dengan baik," kata Menpora RI.

Baca Juga:

17 Agustus, Pemerintah Beri Kado UMKM Rp2,4 Juta

Pelaksanaan latihan gabungan, cukup ketat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Delapan anggota Paskibraka tahun 2020 yang terlibat langsung dalam proses latihan semua menjalani protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga kebersihan dan jaga jarak.

"Dengan protokol kesehatan yang ketat, menggunakan masker, jaga jarak dan jaga kebersihan, para anggota Paskibraka menjalani latihan seperti biasa meskipun dengan jumlah yang berbeda dari tahun sebelumnya. Dan semua juga dibatasi," kata Menpora RI

Ia menegaskan, jika tahun sebelumnya normal, Untuk saat ini karena pandemi maka dibatasi. Kendati begitu, pihaknya tetap semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia.

"Untuk pelaksanaannya kita sesuaikan dengan kondisi yang ada. Tapi kita harus optimis dan semangat. Pak presiden dalam arahannya kepada kami bahwa tidak boleh ada satu kementerian pun yang kedor jadi kita harus optimis, harus semangat untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia ini," tambahnya.

Sementara Kasgartap I/Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Syafruddin menyampaikan, secara teknis latihanya tidak ada yang berubah, hanya jumlah orangnya yang terlibat di lapangan agak berkurang.

"Dan selama menjalani proses latihan, semua menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," kata Syafruddin.

Menpora Zainuddin Amali
Menpora Zainuddin Amali

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020 mengaku jik latihan untuk pengibaran dan penurunan bendara tahun ini, jauh berbeda dari tahun lalu. Jumlah anggota Paskibraka pada tahun ini juga dibatasi menjadi delapan orang dari yang tahun sebelumnya berjumlah 68 orang.

"Dulu bangun jam lima terus peregangan (pemanasan) sama-sama. Kali ini peregangan sendiri-sendiri, terus jaga jarak dua meter," kata salah satu Anggota Paskibraka asal SMAN 1 Bireuen, Aceh, Indrian Puspita Rahmadhani.

Ia menegaskan, pandemi COVID-19 menjadikan latihan yang dilalui oleh para anggota Paskibraka 2020 harus berdisiplin tinggi terhadap protokol kesehatan untuk keselamatan dan kenyamanan bersama.

Indri yang sudah memulai pemusatan latihan di Cibubur sejak 6 Agustus 2020 lalu, mengatakan, merasa senang dan bangga dapat kembali dipercaya untuk menjalankan tugas negara meski dengan suasana yang serba berbeda.

"Pastinya senang karena terpilih dua kali. Enggak menyangka, kok bisa Paskibraka nasional dua kali terpilihnya. Pasti harus waspada juga karena keadaannya lagi begini," tuturnya.

Sylvia Kartika Putri yang merupakan perwakilan asal SMA Swasta Kartika I-4, Pematang Siantar, Sumatera Utara menegaskan, kesiapannya untuk kembali mengemban tugas di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2020 mendatang dan berjanji memberikan yang terbaik agar pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dapat terlaksana dengan sempurna.

"Harapan saya bisa menyukseskan pengibaran dan penurunan bendera dan bisa juga menjadi contoh yang baik buat adik-adik yang ingin mencoba tahun depan," ujarnya.

Baca Juga:

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Indonesia Samai Rata-rata Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Satgas COVID-19 Ingatkan Pemda Satu Narasi Soal Larangan Mudik
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan Pemda Satu Narasi Soal Larangan Mudik

"Pemerintah sepakat untuk meniadakan mudik apapun bentuknya. Mohon jajaran pemerintah daerah, dan masyarakat untuk dapat menjadi agen promosi kesehatan yang baik," ujar Wiku.

Kasus Benur, KPK Sita Uang dari Petinggi Perusahaan Prabowo Subianto
Indonesia
Kasus Benur, KPK Sita Uang dari Petinggi Perusahaan Prabowo Subianto

Prabowo Subianto tercatat sebagai pemilik saham mayoritas di PT Gardatama Nusantara

Vaksinasi COVID-19 Bakal Bikin Orang Berani Belanja
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Bakal Bikin Orang Berani Belanja

Pemerintah telah melakukan persiapan vaksinasi COVID-19 dengan melakukan simulasi vaksinasi di Puskesmas yang ditinju langsung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Jawa Barat.

Mendag Klaim Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD11,05 Miliar
Indonesia
Mendag Klaim Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD11,05 Miliar

Mendag mengatakan neraca perdagangan Indonesia di masa pandemi COVID-19 mengalami surplus mencapai USD 11,95 miliar.

Warga Panik, Gempa Nias Barat 7,2 M Terasa Sampai Sumbar
Indonesia
Bansos DKI Bertuliskan 'Dibiayai APBD DKI', DPRD DKI: Rakyat Harus Tahu
Indonesia
Bansos DKI Bertuliskan 'Dibiayai APBD DKI', DPRD DKI: Rakyat Harus Tahu

Memang pada kenyataannya, kata Suhaimi, bansos tersebut bersumber dari APBD, yang berarti uang rakyat yang dikelola Pemprov DKI.

Antisipasi Tindakan Anarkistis, Belasan Ribu Personel TNI-Polri Jaga Demo PA 212 cs
Indonesia
Antisipasi Tindakan Anarkistis, Belasan Ribu Personel TNI-Polri Jaga Demo PA 212 cs

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana menyebut pihaknya menuturkan ada belasan ribu polisi dan TNI.

POSPERA Tuntut Anak Buah Erick Thohir Minta Maaf
Indonesia
POSPERA Tuntut Anak Buah Erick Thohir Minta Maaf

"Pernyataan Arya Sinulingga menurut kami merupakan pernyataan yang tendensius, mengandung unsur kebencian, adu domba dan fitnah tanpa dasar yang bisa di benarkan," kata Ketua LBH POSPERA Sarmanto Tambunan

Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain meninggal dunia

Salah Ketik UU Cipta Kerja Dinilai Kesalahan Fatal Pemerintah
Indonesia
Salah Ketik UU Cipta Kerja Dinilai Kesalahan Fatal Pemerintah

"Ini bisa berdampak luas dan bersifat fatal. Karena hal ini telah menyebabkan Kegaduhan di tengah kita melawan Pandemi," kata Bintang