Seluruh Prajurit TNI AD Selesai Divaksin COVID-19 pada April Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat menjalani vaksinasi COVID-19 di Mabesad, Jakarta, Selasa (2-3-2021). (ANTARA/HO-Dispenad)

MerahPutih.com - Prajurit TNI AD bakal menjalani vaksinasi COVID-19 serentak. Diharapkan pada akhir bulan April 2021, seluruh personel TNI Angkatan Darat telah menerima vaksinasi COVID-19.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus menjelaskan, selain di Mabesad, vaksinasi ini juga dilaksanakan secara serentak dan tersebar di seluruh Komando Utama (Kotama) dan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) jajaran TNI AD.

Dibagi dalam beberapa gelombang atau sesi, dengan jumlah penerima vaksin yaitu 353.647 personel.

Baca Juga:

Hanya Andalkan Vaksin Tak Jaminan Lolos dari Infeksi COVID-19

Kegiatan ini merupakan kelanjutan vaksinasi tahap I yang dikhususkan bagi tenaga kesehatan TNI AD sejumlah 20.565 orang.

"Vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah guna mencegah penyebaran COVID-19 serta untuk meningkatkan imunitas prajurit," kata dia kepada wartawan, Rabu (3/3).

Ilustrasi vaksin.(Arsip Antaranews)
Ilustrasi vaksin.(Arsip Antaranews)

Untuk gelombang pertama, dimulai 2 Maret 2021 sejumlah 61.054 personel, diperuntukkan bagi penegak disiplin protokol kesehatan dan personel Kodam Jaya serta Balakpus.

"Selanjutnya gelombang kedua dimulai 15 Maret 2021 sejumlah 80.000 personel, diperuntukkan bagi personel Satuan Kostrad, Kopassus dan personel di 15 Kodam seluruh Indonesia," kata Nefra Firdaus.

Baca Juga:

Jemaah Haji 2021 Diwajibkan Vaksin COVID-19

Kemudian untuk gelombang ketiga dimulai 1 April 2021 sejumlah 100.000 personel, diperuntukkan seluruh Kodam kecuali Kodam Jaya.

Terakhir gelombang keempat dimulai 16 April 2021 berjumlah 92.028 personel, diperuntukkan bagi seluruh personel yang belum mendapatkan vaksinasi.

Adapun fasilitas kesehatan (faskes) yang akan menggelar kegiatan vaksinasi secara serentak berjumlah 500 terdiri dari 248 faskes setingkat Rumah Sakit (RS) dan 252 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) setingkat poliklinik. (Knu)

Baca Juga:

Indro Warkop Sempat Ditolak Vaksinasi Karena Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Tugas Khusus Sandiaga Uno dari Jokowi dan Ma'ruf Amin
Indonesia
Ini Tugas Khusus Sandiaga Uno dari Jokowi dan Ma'ruf Amin

Sandiaga Uno angkat bicara soal penunjukkan dirinya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pegawai Nonaktif KPK Surati Jokowi
Indonesia
Pegawai Nonaktif KPK Surati Jokowi

Sebanyak 57 pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi yang tak lolos tes wawasan kebangsaan sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara menyurati Presiden Joko Widodo.

Pandemi COVID-19 Jadi Jalan Erick Thohir Rapihkan BUMN
Indonesia
Pandemi COVID-19 Jadi Jalan Erick Thohir Rapihkan BUMN

Pemerintah memiliki 143 BUMN namun deviden hanya disetor oleh 10 BUMN. Saat ini diciutkan jadi menjadi 41 BUMN dan dari 27 klaster menjadi 12 klaster.

[Hoaks Atau Fakta]: Jadi Ketum Demokrat, Moeldoko Masih Kader Partai Hanura
Indonesia
[Hoaks Atau Fakta]: Jadi Ketum Demokrat, Moeldoko Masih Kader Partai Hanura

Setelah ditelusuri Mafindo, Moeldoko telah berhenti menjadi kader Partai Hanura sejak 2018 lalu karena ingin fokus dengan mandatnya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan.

Polda Metro Jaya Sekat Setiap Jalan Masuk Menuju Jakarta saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Polda Metro Jaya Sekat Setiap Jalan Masuk Menuju Jakarta saat Malam Tahun Baru

"Kami akan melakukan penyekatan di pintu-pintu masuk kota Jakarta," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo

PT DKI Potong Hukuman Djoko Tjandra Jadi 3,5 Tahun Penjara
Indonesia
PT DKI Potong Hukuman Djoko Tjandra Jadi 3,5 Tahun Penjara

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta mengabulkan permohonan banding yang diajukan Djoko Soegiarto Tjandra.

Begini Tanggapan Pemprov DKI Influencer Terima Vaksin Ketiga di DPRD
Indonesia
Begini Tanggapan Pemprov DKI Influencer Terima Vaksin Ketiga di DPRD

Pemprov DKI Jakarta menanggapi polemik soal adanya seorang influencer yang mengaku telah mendapatkan jatah vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster Moderna di gedung DPRD.

[HOAKS atau FAKTA]: Air Nanas Panas Bisa Membunuh Sel Kanker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Air Nanas Panas Bisa Membunuh Sel Kanker

Akun Instagram bernama @sehatyuks.id membagikan sebuah foto yang berisi informasi terkait manfaat air nanas panas yang dihasilkan dari rendaman potongan buah nanas dalam secangkir air panas yang dikatakan mampu menyembuhkan dan membunuh sel kanker.

Kapolda Metro Jaya Sebut Petamburan Jadi Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Sebut Petamburan Jadi Klaster Baru COVID-19

"Telah terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Jakarta yakni klaster akad nikah di Petamburan dan klaster Tebet," ujar Fadil

Stok Vaksin COVID-19 di Indonesia Berlimpah, Keterisian Rumah Sakit Menurun
Indonesia
Stok Vaksin COVID-19 di Indonesia Berlimpah, Keterisian Rumah Sakit Menurun

Program vaksinasi secara nasional terus berjalan dan secara bertahap Indonesia juga kedatangan sejumlah vaksin COVID-19.