Seluruh Pasien COVID-19 di Secapa AD Dinyatakan Sembuh Salah satu prajurit TNI dari klaster Secapa TNI AD tengah menjalani pemeriksaan swab lanjutan. (ANTARA/HO-Dispenad)

MerahPutih.com - Seluruh pasien COVID-19 di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD), Jawa Barat dinyatakan sembuh. Dari total 1.308 pasien positif COVID-19 di Secapa AD, pada hari ini tidak ada lagi yang positif.

Kepala Dinas Penerangan AD Brigjen TNI Nefra Firdaus menuturkan, ada empat pasien positif Corona yang dinyatakan sembuh hari ini. Keempat pasien itu merupakan pasien Corona terakhir di Secapa AD.

"Hasil lab PCR dari swab lanjutan pasien di Secapa AD, sampai hari ini (Sabtu, 15 Agustus), ada empat pasien lagi yang dinyatakan negatif," ujar Nefra kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (15/8).

Baca Juga:

Pandemi, Dividen BUMN di 2021 Dipatok Rp26,1 Triliun

Menurut dia, kepastian ini didapat melalui tes swab polymerase chain reaction (PCR). Berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir, empat siswa dinyatakan sembuh. Mereka menjadi penutup kasus COVID-19 yang mewabah di Secapa AD.

Sebelumnya, Sebanyak 1.308 siswa Secapa AD tercatat positif terinfeksi virus korona. Penyebaran COVID-19 di Secapa AD bermula dari keluhan dua siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira TNI AD, Cimahi, Jawa Barat.

Sejumlah langkah penanganan dilakukan pascakasus COVID-19 ditemukan di Secapa AD. Salah satunya dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Hegarmanah selama 14 hari terhitung sejak Selasa, 14 Juli 2020. (Knu)

Baca Juga:

Dukung Belajar Daring, FX Rudy Bagikan Handphone Gratis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peminat Rumah DP 0 Rupiah Tinggi, Pemprov DKI Andalkan Swasta dalam Pembangunan
Indonesia
Peminat Rumah DP 0 Rupiah Tinggi, Pemprov DKI Andalkan Swasta dalam Pembangunan

Program Rumah DP 0 persen yang diagungkan Gubernur Anies Baswedan pada kampanye 2017 lalu justru tinggi peminatnya saat pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 Jadi Alasan DPR Pangkas Pesangon di RUU Cipta Kerja
Indonesia
Pandemi COVID-19 Jadi Alasan DPR Pangkas Pesangon di RUU Cipta Kerja

Perubahan skala pesangon 19 kali gaji ditambah Jaminan Kehilangan Pekerjaan sebanyak 6 kali dengan perhitungan dan melihat kondisi pandemi saat ini.

Libur Nataru, Penumpang Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Diprediksi Anjlok
Indonesia
Libur Nataru, Penumpang Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Diprediksi Anjlok

"Kami memperkirakan jumlah penumpang pada akhir tahun khususnya Natal dan Tahun Baru 2021 akan turun akibat pandemi COVID-19," ujar Riyaman

Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis
Indonesia
Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis

RSKIA Kota Bandung menjadi pusat perhatian ketika Ariel Noah menjadi orang yang masuk kloter pertama vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat.

Update Corona DKI Selasa (26/5): Positif 6.721, Sembuh 1.678 Orang
Indonesia
Update Corona DKI Selasa (26/5): Positif 6.721, Sembuh 1.678 Orang

"Dan hingga sampai saat ini ada 508 orang meninggal dunia," kata Ani

Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen
Indonesia
Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen

Diketahui saat ini, antibodi dalam darah Ridwan Kamil meningkat hingga 99 persen.

Usai Dinyatakan Sehat, 188 ABK World Dream Jadi Duta Imunitas Corona
Indonesia
Usai Dinyatakan Sehat, 188 ABK World Dream Jadi Duta Imunitas Corona

Terawan meminta kepada seluruh ABK yang akan kembali menemui keluarga dan rekan-rekannya masing-masing agar bisa memberi tips kesehatan

Wapres Pastikan Sekolah Tak Akan Dibuka di Luar Wilayah Zona Hijau
Indonesia
Wapres Pastikan Sekolah Tak Akan Dibuka di Luar Wilayah Zona Hijau

Kebijakan kegiatan pembelajaran dengan tatap muka harus dipertimbangkan dengan cermat dan hati-hati menyesuaikan kondisi terkini di masing-masing daerah.

Jaksa Cecar Suami Pinangki Soal Penghasilannya
Indonesia
Jaksa Cecar Suami Pinangki Soal Penghasilannya

"Gaji sekitar Rp 7 juta tunjangan 6 sampai 7 juta. Jadi sekitar Rp14 juta sebulan," kata Yogi saat bersaksi untuk Pinangki