Seluruh Karyawan di 23 Pusat Perbelanjaan Kota Bandung Sudah Divaksin Vaksinasi COVID-19. (Foto: Humas Kota Bandung)

MerahPutih.com - Pemkot Bandung mengungkap ribuan orang pegawai ritel di Kota Bandung baik perkulakan, supermarket, mini market dan departemen store sudah divaksin COVID-19, kecuali penyintas dan komorbid.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pun optimis aktivitas ekonomi di Kota Bandung bisa segera normal dengan adaptasi baru. Semakin banyak warga masyarakat Kota Bandung yang divaksin khususnya karyawan ritel dan pusat perbelanjaan, pandemi COVID-19 bisa segera selesai.

Baca Juga:

Wali Kota Surabaya Sebut Bisa Vaksinasi Seluruh Warga Dalam 20 Hari

"Insyaallah bisa kembali melakukan aktivitas ekonomi dan sosial serta beberapa hal hampir normal. Tapi dengan adaptasi kebiasaan baru salah satunya dengan bermasker, cuci tangan dan pola hidup bersih," ucap Yana,di Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/8).

Yana berpesan meski sudah mendapatkan vaksin lengkap, disiplin protokol kesehatan tetap harus dilakukan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan berperilaku hidup bersih.

"Jadi setelah divaksin, prokes tetap harus dijaga. Karena nanti jika pandemi telah selesai, mungkin COVID-19 ini menjadi endemi. Yaitu suatu jenis penyakit yang selalu ada seperti flu, tapi tentu selain daya tahan tubuh baik, tentu prokes juga menghindari kita menularkan atau tertular,” tuturnya.

Ia mewanti-wanti masyarakat yang telah divaksin agar tidak euforia. Seraya mencontohkan kasus Covid-19 di Amerika di mana jangkauan vaksinasinya sudah lebih dari 90 persen tapi karena euforia dan abai prokes, maka di negeri Paman Sam itu saat ini mengalami penambahan kasus sebanyak 140.000 per hari.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah memastikan, seluruh pegawai ritel di Kota Bandung baik perkulakan, supermarket, mini market dan departemen store sudah semuanya divaksin kecuali penyintas dan komorbid.

Vaksinasi. (Foto: Humas Kota Bandung)
Vaksinasi. (Foto: Humas Kota Bandung)

"Pegawai ritel di Kota Bandung ini semuanya kurang lebih ada 25.000 dan Yogya Group ini adalah perusahaan ritel terakhir yang menyelenggarakan vaksin bagi karyawannya. Jadi untuk di Kota Bandung, karyawan ritel, toko swalayan maupun di 23 pusat perbelanjaan semuanya karyawannya sudah divaksin,” ungkap Elly, di tempat yang sama.

Chief Public Relations Yogya Group, Anton mengatakan, selain vaksin bagi karyawan, Yogya Group juga membuka kesempatan vaksinasi bagi warga sekitar. Untuk sasaran warga sekitar, pihaknya berkoordinasi dengan aparat Kewilayahan yaitu Kecamatan Lengkong dan PKM Cijagra Lama.

"Kecamatan yang mendata, ada 7 kelurahan di kumpulkan oleh kecamatan baru datanya disampaikan kepada kami sekitar 300 warga yang ikut. Jadi total keseluruhan 4.500 orang," katanya.(Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Masuk Markas Polisi di Jatim Wajib Scan Barcode Vaksinasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas Pamtas Bagikan Tas Sekolah di Pegunungan Bintang Papua
Indonesia
Satgas Pamtas Bagikan Tas Sekolah di Pegunungan Bintang Papua

pendistribusian tas sekolah tersebut dilakukan secara langsung kepada dewan guru dan anak-anak yang diawali penyerahan secara simbolis lalu dibagikan tas sekolah satu persatu kepada anak-anak di SD Inpres Dimbalib Serambakon.

Tiga Usulan KPK dalam Penguatan Upaya Pemberantasan Korupsi Global
Indonesia
Tiga Usulan KPK dalam Penguatan Upaya Pemberantasan Korupsi Global

CoSP membahas sejumlah isu kunci di antaranya mengenai tinjauan pelaksanaan konvensi, pemulihan aset, kerja sama internasional, pencegahan, serta bantuan teknis dalam upaya pemberantasan korupsi.

Aksi DPC Gerindra Jaktim Tuntut Pemecatan M Taufik Berbuntut Panjang
Indonesia
Aksi DPC Gerindra Jaktim Tuntut Pemecatan M Taufik Berbuntut Panjang

Manuver politik DPC Gerindra Jaktim yang menggugat Prabowo lantaran tidak segera mendepak Taufik dari partai tidak beralasan.

Prospek Suram Penyaluran Kredit Perbankan
Indonesia
Prospek Suram Penyaluran Kredit Perbankan

Pejabat Fed mengisyaratkan pada Jumat (15/7) kemungkinan akan tetap dengan kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli.

Dana Abadi Pendidikan Hampir Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Dana Abadi Pendidikan Hampir Capai Rp 100 Triliun

Rincian dana abadi sebesar Rp99,1 triliun tersebut meliputi dana abadi pendidikan Rp 81,1 triliun, dana abadi penelitian Rp 8 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp 7 triliun dan dana abadi kebudayaan Rp 3 triliun.

Geram Anies Sering Mangkir Paripurna, Fraksi PDIP Ungkit Gaji Gubernur
Indonesia
Geram Anies Sering Mangkir Paripurna, Fraksi PDIP Ungkit Gaji Gubernur

Sikap Anies dinilai tidak mencerminkan jabatannya sebagai Gubernur DKI.

Anies Tegaskan Tindakan Brutal Anggota PPSU yang Aniaya Pacar tidak Bisa Ditolerir
Indonesia
Anies Tegaskan Tindakan Brutal Anggota PPSU yang Aniaya Pacar tidak Bisa Ditolerir

Menurutnya, tidak ada ruang bagi kekerasan dan pelecehan di seluruh lingkungan kerja Pemprov DKI Jakarta.

Polda Jateng Tindak Tegas Pelaku Perang Sarung Selama Ramadan
Indonesia
Polda Jateng Tindak Tegas Pelaku Perang Sarung Selama Ramadan

Ia mengatakan selama dua pekan Ramadan pihaknya telah menindak sejumlah warga yang mengisi Ramadan dengan budaya bakar petasan, perang sarung, dan balapan liar. Jajaran kepolisian sudah menangani banyak kasus terkait mercon dan ditindak tegas.

Indonesia Harus Waspadai Krisis Pangan Seperti Terjadi di Sri Lanka
Indonesia
Indonesia Harus Waspadai Krisis Pangan Seperti Terjadi di Sri Lanka

Data produksi beras pada masa pandemi tahun 2020 hanya mencapai 31,33 juta ton, sedangkan di tahun 2021 sebanyak 31,69 juta ton.

PKS Soroti Harga Pangan yang Kian Melambung
Indonesia
PKS Soroti Harga Pangan yang Kian Melambung

Menurutnya, persoalan kenaikan harga pangan bukan hanya persoalan Kementerian Pertanian.