Seluruh Calon Sekjen KPK Tak Lolos Seleksi Jubir KPK Febri Dianaysah. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Enam calon Sekretaris Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi (Sekjen KPK) yang mengikuti tahap wawancara atau seleksi tahap akhir dinyatakan gagal.

Hal ini diketahui berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi yang disampaikan melalui situs jpt.kpk.go.id. Pengumuman itu ditandatangani Ketua KPK, Agus Rahardjo tertanggal 6 Februari 2019.

"Berdasarkan hasil konsultasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara, maka dengan ini Panitia Seleksi mengumumkan bahwa belum ada kandidat yang dapat diusulkan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Kabinet Republik Indonesia untuk dapat ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal pada Komisi Pemberantasan Korupsi," demikian bunyi pengumuman Panitia Seleksi yang diakses MerahPutih.com, pada Rabu (13/2).

Keenam calon telah melewati proses seleksi yang cukup panjang dan menyingkirkan ribuan pesaing. Pada gelombang pertama terdapat 4.480 pelamar. Sementara pada gelombang kedua tercatat 1.372 orang yang melamar.

Mereka yang mengikuti tahap wawancara dengan pimpinan KPK pada 7 Januari 2019 yakni Sekda Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Zeet Hamdy Assovie; advokat, dosen dan mantan Direktur Utama Perum Peruri, Prasetyo; mantan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Kepala UKP3R, Roby Arya Brata.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

Kemudian mantan Kepala Bappeda DKI Jakarta, Tuty Kusumawaty; mantan Direktur Keuangan PT Pelindo III dan mantan Komisaris Utama PT Portek Indonesia, U. Saefuddin Noer; serta Guru Besar Universitas Hasanuddin dan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian LH dan Kehutanan, Winarni Dien Monoarfa.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan, pihaknya menghargai dan berterima kasih kepada seluruh calon yang pernah mendaftar dan mengikuti serangkaian tes selama tahun 2018 lalu.

"Semoga apapun hasil seleksi ini, harapan KPK tetap tidak mengecilkan semangat pemberantasan korupsi para calon dan dukungan terhadap kerja-kerja KPK," ucap Febri.

Selanjutnya, kata Febri, pihaknya akan membahas lebih lanjut apa saja yang akan dilakukan untuk mengisi posisi Sekjen KPK.

"Memang KPK sangat berharap, Sekjen yang terpilih benar-benar dapat menjalankan fungsi yg krusial dari unit Kesekjenan yang bertugas memberikan dukungan penuh pada seluruh pelaksanaan tugas KPK sebagaimana diatur di UU No. 30 Tahun 2002 tentang KPK," pungkasnya. (Pon)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH