Selundupkan 40 Kg Sabu ke Medan, Bandar Narkoba Dapat Upah Hingga Rp200 Juta Ilustrasi sabu-sabu (ANT)

Merahputih.com - Polrestabes Medan, membongkar kasus penyelundupan narkoba jaringan Malaysia-Aceh-Medan. Pelaku membawa sabu-sabu seberat 40 kilogram ke kota tersebut.

"Sabu tersebut disembunyikan di mobil tepatnya di tempat penyimpanan ban serep yang sudah dimodifikasi," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko dalam keterangan persnya, Selasa (25/5).

Baca Juga:

Kapolri Copot Wadir Narkoba Polda Kalbar Pembawa Sabu

Dari pengungkapan itu, Polisi menyita barang bukti satu unit mobil Toyota Innova. Empat bandar dan kurir itu masing-masing Muhammad Herry (37) warga Batang Kuis, (kurir), Eko Susilo (34) warga Karya Medan, Muhammad Joni (33) Aceh dan Irwan Syahputra (41) warga Aceh.

“Barang haram yang disita itu diperoleh dari Aceh Utara,” ucapnya.

sabu
Ilustrasi: Barang bukti sabu-sabu. Foto: Antara

Mereka mengendarai mobil BK 1208 DO di Jalan Binjai KM 15 Medan. Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap mobil itu didapat dalam box ban yang sudah dimodifikasi 40 kilogram sabu bungkus teh Tiongkok.

“Selanjutnya barang bukti itu dibawa untuk diproses lebih lanjut,” paparnya.

Menurut Riko, pelaku Muhammad Herry yang disebut sebagai kurir ini mengaku mendapatkan upah sekali antar dalam 1 kilogramnya 10 juta. Sehingga pelaku ini mendapatkan keuntungan dalam sebulan sebanyak Rp 200 juta.

Baca Juga:

BNN Ikut Garap Kasus Pesta Sabu Andi Arief

Polrestabes Medan, mengharapkan kepada masyarakat, berperan aktif memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di Kota Medan. "Kita tidak segan menembak mati gembong narkoba di Medan," tandasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Sampai saat ini petugas kami masih melakukan pengembangan untuk mengejar tersangka yang lain," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tekan Penyebaran COVID-19, Jurnalis dan Polisi Bagikan Masker di Kawasan Pasar Baru
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Jurnalis dan Polisi Bagikan Masker di Kawasan Pasar Baru

Kedepan, Polres Jakarta Pusat akan memperbanyak lokasi pembagian masker

Kasus COVID-19 Melonjak, Sejumlah Destinasi Wisata DIY Tutup di Akhir Pekan
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Sejumlah Destinasi Wisata DIY Tutup di Akhir Pekan

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup sejumlah destinasi wisata pada saat akhir pekan.

Begini Hasil Proses Pengawasan Pesawat Sriwijaya Air Sebelum Terbang
Indonesia
Begini Hasil Proses Pengawasan Pesawat Sriwijaya Air Sebelum Terbang

Ditjen Perhubungan Udara, telah dilaksanakan pemeriksaan korosi pada kompresor tingkat 5 (valve 5 stages engine due corrosion) pada 2 Desember 2020.

Detik-Detik Rizieq Shihab Digiring ke Penjara Bareskrim Polri
Indonesia
Detik-Detik Rizieq Shihab Digiring ke Penjara Bareskrim Polri

Bukan dengan mobil tahanan, HRS dibawa menuju Rutan Bareskrim Polri memakai mobil SUV jenis Isuzu Mux berkelir hitam.

Usai Temui Rizieq, PKS Tegaskan Siap Bersinergi Wujudkan Revolusi Akhlak Bangsa
Indonesia
Usai Temui Rizieq, PKS Tegaskan Siap Bersinergi Wujudkan Revolusi Akhlak Bangsa

Indonesia akan kuat jika dibarengi dengan akhlak yang juga kuat

Demo di Depan Kedubes Prancis Berimbas ke Penutupan Jalan MH Thamrin
Indonesia
Anies Minta Pedagang yang Terdata Mau Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Anies Minta Pedagang yang Terdata Mau Disuntik Vaksin COVID-19

Tahapan kedua pun sudah dimulai hari ini Rabu (17/2)

Bentuk Perda, DPRD Optimalkan Pengawasan Kerja Anies Tangani COVID-19
Indonesia
Bentuk Perda, DPRD Optimalkan Pengawasan Kerja Anies Tangani COVID-19

Bapemperda DPRD DKI Jakarta mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan COVID-19.

Pegawai KPK Lengkapi Bukti Judicial Review ke MK
Indonesia
Pegawai KPK Lengkapi Bukti Judicial Review ke MK

Sehingga, putusan MK tersebut dapat dimanfaatkan, berguna, dan tidak sia-sia

Ribuan Personel Gabungan Jaga Demo Buruh di Dekat Istana
Indonesia
Ribuan Personel Gabungan Jaga Demo Buruh di Dekat Istana

Ribuan personel gabungan TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut.