Selisih Angka Kesembuhan COVID-19 Indonesia dengan Global Lebih dari 7 Persen Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. ANTARA/Muhammad Zulfikar/aa.

Merahputih.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan selisih angka kesembuhan Indonesia dengan global sebesar 7,24 persen, sementara angka kesembuhan nasional mencapai 80,84 persen.

"Satu bulan yang lalu kita masih berada di bawah rata-rata angka kesembuhan global, nah hari ini selisih kita dengan global itu mencapai 7,24 persen," ujar Doni dalam konferensi pers virtual yang diadakan di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10).

Baca Juga

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 25 November 2020

Peningkatan angka kesembuhan tersebut tentunya juga berkat kerja keras dari tim dokter yang ada di seluruh rumah sakit-rumah sakit COVID-19, rumah sakit darurat serta beberapa fasilitas lainnya yang disiapkan oleh pemerintah baik di pusat maupun di daerah.

Persentase kasus aktif COVID-19 yang semula cukup tinggi tetapi saat ini telah mengalami penurunan, bahkan angka kasus COVID-19 Indonesia sekarang berada jauh di bawah kasus aktif global yaitu berada pada posisi di 15,74 persen.

"Saat ini di beberapa negara sedang mengalami penambahan kasus sementara di negara kita alhamdulillah bisa stabil bertahan walaupun beberapa provinsi menunjukkan gejala peningkatan," beber Doni.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Foto: BNPB

Doni mengakui, memang angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia masih relatif lebih tinggi dari global.

"Namun, kita yakini bahwa kerja keras dari para dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang semakin bertambah pengalaman semakin bertambah pengetahuan untuk menangani pasien kita harapkan bisa semakin baik lagi," ujarnya.

Doni mengatakan pasien COVID-19 dengan gejala ringan bisa disembuhkan dengan persentase 100 persen. Apabila kondisi pasien bergeser ke gejala sedang, maka angka kematiannya bertambah yaitu 2,6 persen, sedangkan untuk gejala yang berat, angka kematian mencapai 6-7 persen. Pada keadaan kritis, angka kematian sangat besar yaitu 67 persen.

Dia mengatakan dengan pengalaman dan pengetahuan para dokter dan tenaga medis lain yang semakin bertambah, maka diharapkan gejala para pasien tidak sampai melonjak ke kondisi berat.

Selain itu, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk segera melakukan pemeriksaan jika melakukan kontak dekat dengan orang positif COVID-19 untuk mengetahui apakah terinfeksi COVID-19 atau tidak. Dengan mengetahui kondisi klinis lebih cepat, maka penanganan dan pengobatan dapat dilakukan dengan dini sehingga tidak sampai jatuh pada kondisi berat yang dapat menurunkan potensi kesembuhan pasien.

Baca Juga

Angka Kesembuhan Makin Tinggi, Penanganan Corona Tanah Air Miliki Harapan Cerah

Yang memiliki kontak dekat, sebagaimana dikutip Antara, juga harus melakukan karantina atau isolasi mandiri agar tidak terjadi penyebaran kepada orang lain.

"Terutama yang harus kita jaga adalah kelompok yang sangat rentan yaitu lansia dan mereka yang punya komorbid seperti halnya hipertensi kemudian diabet, penyakit jantung, ginjal dan beberapa penyakit paru lainnya," ujarnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ridwan Kamil Tawarkan Kerja Sama Pertanian Hingga Pariwisata ke Bupati Sorong
Indonesia
Ridwan Kamil Tawarkan Kerja Sama Pertanian Hingga Pariwisata ke Bupati Sorong

Ridwan Kamil akan menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021

Akhir Tahun Ini Pra Konstruksi ITF Sunter Segera Dimulai
Indonesia
Akhir Tahun Ini Pra Konstruksi ITF Sunter Segera Dimulai

ITF Sunter mampu mengolah sampah 2.200 ton per hari

KPK: RUU Perampasan Aset Berikan Efek Jera bagi Koruptor
Indonesia
KPK: RUU Perampasan Aset Berikan Efek Jera bagi Koruptor

KPK menyambut baik langkah PPATK meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mendorong ditetapkannya RUU Perampasan Aset Tindak Pidana sebagai RUU prioritas.

18 Juta Warga India Terpapar COVID-19
Dunia
18 Juta Warga India Terpapar COVID-19

Kasus positif COVID-19 di India semakin mengkhawatirkan. Data pada Kamis (29/4), sebanyak 18 juta warga negeri Bollywood itu terpapar virus Corona.

Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata
Dunia
Israel Masih Sempat Sekali Merudal Gaza saat Hitungan Mundur Gencatan Senjata

Baik Israel atau Hamas sama-sama mengklaim siap membalas pelanggaran gencatan

Rahayu Janjikan Badan Usaha Milik RW Dengan Bantuan Rp100 Juta
Indonesia
Rahayu Janjikan Badan Usaha Milik RW Dengan Bantuan Rp100 Juta

"Bantuan dana aspirasi Rp 100 juta/RW/tahun dan Rp 1 juta/RT/bulan sebenarnya tidak banyak, tetapi bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan warga" ujarnya.

Pulihkan Penjualan UMKM, Bandung Gelar Pasar Kreatif Selama 2 Bulan
Indonesia
Pulihkan Penjualan UMKM, Bandung Gelar Pasar Kreatif Selama 2 Bulan

Tahun lalu, sekitar 212 pelaku usaha yang terlibat. Tahun ini meningkat menjadi 252 dengan lebih bervariasi komoditasnya tidak hanya fesyen dan kerajinan.

Upaya Kapolri Bentuk Polri Humanis Tak Hanya Berhenti di Fit and Proper Tes
Indonesia
Upaya Kapolri Bentuk Polri Humanis Tak Hanya Berhenti di Fit and Proper Tes

Apalagi tradisi zaman dulu-dulu itu cenderung ada sifat self defense

Kasus Intoleran Perusakan Makam, Kapolresta Surakarta: Jangan Sampai Terprovokasi
Indonesia
Kasus Intoleran Perusakan Makam, Kapolresta Surakarta: Jangan Sampai Terprovokasi

Sebanyak 12 nisan makam di TPU Cemoro Kembar dirusak oleh 10 anak di bawah umur.

DKI Mulai Vaksinasi Tenaga Kesehatan dan Tokoh Masyarakat Jumat Pagi
Indonesia
DKI Mulai Vaksinasi Tenaga Kesehatan dan Tokoh Masyarakat Jumat Pagi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut untuk wilayah ibu kota akan memulai vaksinasi COVID-19 pada Jumat (15/1) mendatang.