Selebritas
Selebritas Hollywood Ngungsi ke Australia, Warga Protes Para bintang film Thor terlihat di sebuah pesta di Sydney. (Foto: bbc.com)

SELAMA pandemi, tampaknya separuh Hollywood telah melarikan diri ke Australia, negara yang dianggap bebas COVID-19. Karena hidup baik-baik saja di negara yang sebagian besar telah bebas virus, orang bisa menikmati pantai, bar, dan klub malam.

Kedatangan para selebritas Hollywood ke 'Negeri Kanguru' dimulai dengan Zac Efron. Kemudian Mark Wahlberg ikut terbang, Matt Damon masuk, dan lusinan selebritas lain mengikuti. Semuanya bermukim sementara di Australia. Kemudian baru-baru ini, Julia Roberts menyusul. Dia akan membuat film di sana bersama George Clooney pada akhir 2021. Filmnya berjudul Ticket to Paradise.

BACA JUGA:

Garbage Umumkan Album Ketujuh dan Single Terbaru

Sebagian besar pendatang selebritas ada di sana untuk bekerja. Pemerintah Australia telah memikat para produser film, seperti Thor, dengan keringanan pajak. Para bintang film Thor, Chris Hemsworth, Idris Elba, dan Matt Damon kemudian terlihat di sebuah pesta di Sydney.

Ada Idris Elba juga muncul di panggung konser. Bintang lain seperti Natalie Portman tampak membeli bahan makanan di Bondi. Chris Pratt berpesta di sebuah hotel. Sementara itu, Efron muncul untuk makan siang di restoran barbekyu Korea di Chinatown.

Daftar selebritas pengunjung Australia juga termasuk Awkwafina, Ed Sheeran, Jane Seymour, Melissa McCarthy, Michelle Ye, Paul Mescal, Rita Ora, Ron Howard, Taika Waititi, Tessa Thompson, Tilda Swinton, Tom Hanks, dan Lord Alan Sugar.

selebritas
Aussiewood, sebutan untuk Australia yang tengah dibanjiri bintang Hollywood. (bbc.com)

Ada juga bintang Australia yang pulang kampung, seperti Nicole Kidman, Keith Urban, Kylie dan Danni Minogue, Rose Byrne, serta Isla Fisher dan suaminya yang berkebangsaan Inggris Sacha Baron Cohen. "Mereka menyebutnya Aussiewood," kata seorang reporter hiburan lokal kepada BBC (2/4). Itu plesetan kata Hollywood.

Banjir bintang Hollywood ini tidak membuat orang senang. Satu tahun sejak Australia menutup perbatasannya, setidaknya masih ada 40.000 warga Australia yang terdampar di luar negeri. Banyak yang mengatakan mereka secara efektif diblokir untuk kembali ke rumah. Bahkan diberitakan, satu kelompok telah mengajukan pengaduan hak asasi manusia ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Tidak ada negara lain yang menghalangi pemulangan warganya dengan cara ini," kata Sabrina Tiasha, warga Australia yang pulang dari Inggris bulan lalu.

Melanggar Hak Asasi

selebritas
Penerbangan repatriasi bagi warga negara Australia masih langka. (sbs.com.au)

Pembatasan perbatasan Australia secara efektif membuat banyak warga negara tidak bisa terbang pulang. Pemerintah tahun lalu memberlakukan 'batas perjalanan' pada kedatangan internasional, yang bertujuan untuk mengurangi risiko wabah.

Artinya penerbangan ke Australia, dalam banyak kasus, dikurangi menjadi hanya membawa 40 penumpang. Pembatasan tersebut telah menaikkan biaya penerbangan dan menyebabkan maskapai penerbangan memprioritaskan penumpang bisnis dan kelas satu.

Pemerintah mengatakan telah mengatur lebih dari 100 penerbangan repatriasi atau pemulangan kembali orang ke tanah airnya, termasuk 20 penerbangan tahun ini. Namun, dengan puluhan ribu warga Australia masih belum bisa pulang, kemarahan atas kurangnya dukungan pemerintah telah meningkat.

Lebih dari selusin warga negara yang terdampar di luar negeri mengatakan kepada BBC bahwa mereka hanya menerima sedikit bantuan dari otoritas Australia.

Margaret dan David Sparks ialah pasangan berusia 70-an yang sedang berlibur di Inggris ketika pandemi melanda. Mereka terjebak selama hampir setahun.

"Orang-orang sangat stres dan takut mereka akan membayar berapa pun untuk pulang. Tapi sebagai pensiunan, kami benar-benar harus berpikir panjang dan keras tentang biayanya," kata Sparks kepada BBC awal tahun ini.

selebritas
Sejumlah film yang syutingnya berlangsung di Australia selama pandemi. (newsapi.com.au)

Mereka telah membatalkan penerbangan tiga kali sebelum mereka mendapatkan penerbangan repatriasi langka untuk pulang bulan lalu.

Beberapa percaya kebijakan pemerintah melanggar hak asasi manusia mereka. Hukum internasional mendikte bahwa warga negara memiliki hak untuk kembali - ini adalah prinsip yang paling sering digunakan dalam kasus pengungsi.

Sebuah kelompok bernama Stranded Australian Abroad telah mengajukan petisi ke Komite Hak Asasi Manusia PBB, memohon intervensi.(aru)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Netflix akan Lebarkan Sayap ke Industri Gaming?
Fun
Netflix akan Lebarkan Sayap ke Industri Gaming?

Netflix tak hanya sekadar berkecimpung di pasar streaming video, melainkan akan melebarkan sayapnya ke industri game

Visual Jadi Kunci Penting Bisnis Kuliner Daring
Fun
Visual Jadi Kunci Penting Bisnis Kuliner Daring

Demi menarik perhatian konsumen.

 Tips Mengenali Tanda Ketidakcocokan Perawatan Wajah
Fun
Tips Mengenali Tanda Ketidakcocokan Perawatan Wajah

Ketika memilih produk untuk perawatan wajah tak melulu seseorang cocok dengan sebuah produk. Karena itu, jangan sembarangan dalam memilih produk dan kenali tanda-tanda ketidakcocokan.

SEVENTEEN Gelar Konser Offline?
ShowBiz
SEVENTEEN Gelar Konser Offline?

Dalam konser tersebut, grup ini akan tampil dengan 11 anggotanya.

Mitos atau Fakta Minum Kopi Membuat Tetap Terjaga
Fun
Mitos atau Fakta Minum Kopi Membuat Tetap Terjaga

Kafein sendiri adalah Zat atau kandungan utama dalam kopi

Ismawanty, Jagoan Bagi Anjing Terlantar
Hiburan & Gaya Hidup
Ismawanty, Jagoan Bagi Anjing Terlantar

Namun, peristiwa 12 tahun silam, mengubah sikapnya terhadap anjing.

'Tamvan' Bermodalkan Busana Made in Negeri Aing
Fun
'Tamvan' Bermodalkan Busana Made in Negeri Aing

Brand busana negeri aing gak kalah keren dengan luar negeri.

Gerombolan Indik-Indik Pasti Hapal Jenis Camilan Kolong Meja Ngilmu Negeri Aing
Hiburan & Gaya Hidup
Gerombolan Indik-Indik Pasti Hapal Jenis Camilan Kolong Meja Ngilmu Negeri Aing

Begitu guru meleng, set! Makanan akan berpindah ke mulut mereka.

Restoran di Rusia Ini Terlihat Seperti Rumah Kusam
Fun
Restoran di Rusia Ini Terlihat Seperti Rumah Kusam

Tempat itu terlihat dalam keadaan kusam parah.