Selatan Bantul Berpotensi Gempa 8,8 SR, Ini Imbauan BPBD Ilustrasi foto alat pendeteksi gempa seismograf. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

MerahPutih.com - Wilayah selatan Bantul berpotensi gempa dengan mencapai 8,8 Skala Richter dan menimbulkan tsunami. Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengharapkan masyarakat tidak panik

Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan dengan siaran pers dari Badan Penelitian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tentang potensi gempa di selatan Bantul mencapai 8,8 Skala Richter itu kalau dilihat dari sisi ilmu pengetahuan memang betul dilakukan berdasarkan kajian ilmiah.

Baca Juga: BNPB: 584 Desa di Jawa Rawan Tsunami dan Gempa

Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto (Foto ANTARA/Hery Sidik)

"Sehingga yang perlu kita perhatikan terkait dengan informasi itu harapan kita masyarakat tidak perlu panik menanggapi kajian yang sudah disampaikan oleh Dokter Wijokongko, ahli gempa bumi tsunami (dari BPPT, red.) tersebut," ujarnya

Namun demikian, kata dia, informasi itu haruslah menjadi peringatan bagi masyarakat dan semua pihak untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi segala ancaman maupun potensi kejadian alam di wilayah Kabupaten Bantul.

"Dengan demikian kita tidak boleh lengah, tidak boleh lalai terkait dengan potensi itu, sehingga masyarakat akan semakin siap, masyarakat akan semakin siaga terkait dengan informasi-informasi itu," tegasnya.

Baca Juga: BMKG: Dikepung Patahan Aktif, Jakarta Berpotensi Diguncang Gempa Besar

Dwi juga mengatakan informasi itu sekiranya bisa menjadi pembelajaran yang paling berharga bagi para pihak terkait bahwa suatu penelitian gempa bumi bisa dilakukan untuk melihat potensinya, namun tidak bisa diprediksi kapan terjadinya kejadian tersebut.

"Sehingga masyarakat tidak perlu panik, tetapi yang penting mari kita siapkan seluruh komponen masyarakat untuk tetap siaga dan waspada," ucapnya

Dia mengatakan kesiapan pemerintah daerah menanggapi potensi tersebut, akan semakin rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang rawan terdampak bencana, termasuk mitigasi bencana agar masyarakat bisa evakuasi mandiri ketika ancamam terjadi.

Ilustrasi Foto Gempa Bumi. foto: Istockphoto
Ilustrasi Foto Gempa Bumi. foto: Istockphoto

Baca Juga: Syarat Bangun Rumah Tahan Gempa

"Juga melakukan pelatihan-pelatihan untuk selalu menjaga emosional raga tetap terjaga tidak terlalu ketakutan berlebihan, sepanjang kita siap dan paham dan mampu mengatasi permasalahan itu insyaallah tidak terjadi masalah bagi kita," pungkasnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH