Selandia Baru Tetapkan Pelaku Penembakan Masjid Christchurch sebagai Entitas Teroris PM Selandia Baru Jacinda Ardern pasca penembakan di Hagley Park luar masjid Al-Noor, di Christchurch. ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/ama.

MerahPutih.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah menetapkan Brenton Tarrant, pelaku serangan maut 2019 di dua masjid di Christchurch, sebagai entitas teroris. Demikian kata pemerintah dalam siaran pers, Selasa (1/9).

"Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan pelaku serangan teror Christchurch pada 15 Maret 2019 sebagai entitas teroris," isi siaran pers tersebut.

Baca Juga:

Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan Massal di Masjid Christchurch Divonis Seumur Hidup

Berdasarkan aturan hukum Selandia Baru, aset-aset entitas teroris harus dibekukan guna memastikan tidak dapat digunakan bagi pendanaan terorisme pada masa depan.

Dikutip Antara, dengan status tersebut, siapa pun yang berpartisipasi atau mendukung kegiatan entitas teroris akan dianggap melakukan tindak pidana.

"Penetapan pada pelaku itu merupakan bukti penting bahwa Selandia Baru mengutuk terorisme dan ekstremisme yang disertai dengan kekerasan dalam segala bentuk," bunyi siaran pers tersebut, yang mengutip ucapan Ardern.

Warga meletakkan bunga di depan Masjid Wellington, Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019). (ANTARA FOTO/Ramadian Bachtiar/pras./)
Warga meletakkan bunga di depan Masjid Wellington, Kilbirnie, Wellington, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019). (ANTARA FOTO/Ramadian Bachtiar/pras./)

Dengan penetapan status terhadap Tarrant itu, jumlah orang yang dianggap hukum Selandia Baru sebagai entitas teroris meningkat menjadi 20.

Pada 15 Maret 2019, Selandia Baru diguncang dua penembakan massal di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Center, di pusat kota Christchurch.

Baca Juga:

Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan Massal di Masjid Christchurch Mengaku Bersalah

Penembakan itu menewaskan 51 orang dan melukai 50 lainnya.

Si penyerang, warga negara Australia yang saat itu berusia 28 tahun, menyiarkan langsung pembantaian tersebut di Facebook, dan videonya kemudian muncul di platform daring lainnya.

Pekan lalu, Tarrant dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Hukuman seperti itu merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Selandia Baru. (*)

Baca Juga:

Selandia Baru Beri Penghargaan Dua Pahlawan dalam Tragedi Masjid Christchurch

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolda Metro Minta Jurnalis Jadi Garda Terdepan Penerapan Protokol Kesehatan
Indonesia
Kapolda Metro Minta Jurnalis Jadi Garda Terdepan Penerapan Protokol Kesehatan

Polisi akan melakukan operasi kemanusiaan guna menekan angka penyebaran COVID-19

Mabes Polri Usut Dugaan Keterlibatan Munarman di Jaringan Teroris Makassar
Indonesia
Mabes Polri Usut Dugaan Keterlibatan Munarman di Jaringan Teroris Makassar

Densus 88 segera menyampaikan perkembangan dari hasil penyidikan itu

Jakarta Lengang di Hari Pertama Pemberlakuan PPKM Darurat
Foto
Jakarta Lengang di Hari Pertama Pemberlakuan PPKM Darurat

Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat lengang pada hari pertama pemberlakuan PPKM Darurat, Sabtu, (3/7/2021). Sejumlah ruas jalan Ibukota Jakarta dilakukan penyekatan oleh aparat Kepolisian

Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta

Pemprov DKI Jakarta memberikan denda sebesar Rp50 juta akibat melanggar protokol kesehatan dalam acara pernikahan anaknya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (14/11).

PKB Nilai Glorifikasi Prestasi Anies Kurang Elok
Indonesia
PKB Nilai Glorifikasi Prestasi Anies Kurang Elok

Jika berhasil mengatasi masalah-masalah kesengsaraan rakyat, pada akhirnya pasti rakyat akan memberikan pujian yang tulus kepada Pak Gubernur

Jadi Saksi Korupsi PT DI, Sekjen DPR Dicecar Soal Pengadaan Helikopter di Setneg
Indonesia
Jadi Saksi Korupsi PT DI, Sekjen DPR Dicecar Soal Pengadaan Helikopter di Setneg

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menjadi saksi kasus dugaan korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tahun 2007-2017.

Moeldoko Diminta Segera Mundur dari Kursi KSP
Indonesia
Moeldoko Diminta Segera Mundur dari Kursi KSP

Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menyarankan Ketua Umum Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB), Moeldoko untuk segera mundur dari jabatan Kepala Kantor Staf Kepresiden (KSP).

Masuk Tahun Ketiga, Sompo Latih Puluhan Mahasiswa Sadar Lingkungan
Indonesia
Masuk Tahun Ketiga, Sompo Latih Puluhan Mahasiswa Sadar Lingkungan

Program magang yang dilakukan Sompo Environment Foundation diluncurkan pada 2020 di Jepang, telah menghasilkan lulusan 1.100 mahasiswa.

Seluruh Pegawai DKPP Jalani Tes Swab
Indonesia
Seluruh Pegawai DKPP Jalani Tes Swab

DKPP ingin memastikan pimpinan dan staf DKPP melakukan protokol kesehatan

Komnas HAM Cari Informasi Soal Tewasnya Sejumlah Anggota FPI
Indonesia
Komnas HAM Cari Informasi Soal Tewasnya Sejumlah Anggota FPI

Komnas HAM angkat suara soal adanya peristiwa baku tembak antara polisi dengan anggota FPI hingga beberapa di antaranya ada yang tewas.