Selandia Baru Cabut Pembatasan PM Jacinda Ardern mendemonstrasikan bagaimana membuat improvisasi pada masker (ANTARA/Facebook/Jacinda Ard/JACINDA ARDERN)

MerahPutih.com - Selandia Baru akan mencabut pembatasan akibat COVID-19 di seluruh negeri pada 21 September. Hal itu dikecualikan untuk kota terbesar Auckland yang merupakan pusat gelombang kedua infeksi.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan, pembatasan Auckland akan ditinjau minggu depan.

Dia juga mengatakan untuk segera memperlonggar semua persyaratan jarak fisik di pesawat dan transportasi umum lainnya.

Baca Juga:

Tiongkok Uji Coba Vaksin COVID-19 Semprotan Hidung

Dikutip Antara, sekelompok besar massa melakukan protes di Auckland, Selandia Baru, pada Sabtu, untuk menentang aturan pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah terkait wabah COVID-19, setelah bulan lalu kembali muncul kasus infeksi corona di wilayah itu.

Laporan berita televisi menunjukkan terjadinya kerumunan masyarakat yang padat, kebanyakan tak mengenakan masker, dengan perkiraan jumlah peserta yang bervariasi--antara seribu hingga beberapa ribu orang.

PM Selandia Baru Jacinda Ardenrn. (Foto: MP/Instagram @ jacindaarderna)
PM Selandia Baru Jacinda Ardenrn. (Foto: MP/Instagram @ jacindaarderna)

"Kami semua di sini pada hari ini karena percaya bahwa kami harus berdiri untuk hak-hak kami," ujar Jami-Lee Ross, pemimpin partai politik Advance New Zealand yang menjadi salah satu pengelola protes tersebut, dikutip dari laporan Television New Zealand (TVNZ).

"Kami semua di sini pada hari ini karena percaya bahwa inilah waktu untuk berdiri dan mengatakan: 'kami ingin mendapatkan kembali hak dan kebebasan kami'," kata dia menambahkan.

Baca Juga:

Hampir Sebulan Tanpa Transmisi Lokal, Tiongkok Deteksi 15 Kasus Impor COVID-19

Belum ada laporan mengenai penangkapan oleh pihak berwenang.

Selandia Baru sempat berhasil menghentikan penularan COVID-19 pada masyarakatnya dengan nihil kasus baru selama tiga bulan. Agustus lalu, muncul kembali kasus positif COVID-19 di Auckland, sehingga pemerintah menerapkan karantina wilayah di kota terbesar di negara itu. (*)

Baca Juga:

Kematian akibat COVID-19 Lebih 900.000 Jiwa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menguji Kesaksian Terdakwa Bansos di Hadapan Eks Mensos Juliari
Indonesia
Menguji Kesaksian Terdakwa Bansos di Hadapan Eks Mensos Juliari

Matheus akan bersaksi untuk terdakwa mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara

Polisi Ungkap Dugaan Sementara Kebakaran SPBU MT Haryono
Indonesia
Polisi Ungkap Dugaan Sementara Kebakaran SPBU MT Haryono

Kebakaran melanda SPBU Pertamina di Jalan Letjen MT Haryono, Tebet Barat, Jakarta Selatan, Selasa (1/12) pukul 11.30 WIB.

Pelanggaran Prosedural Riset Vaksin Nusantara Berdampak Pada Sistem Pengawasan Obat
Indonesia
Pelanggaran Prosedural Riset Vaksin Nusantara Berdampak Pada Sistem Pengawasan Obat

Modal utama BPOM adalah kepercayaan segenap pihak baik dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga jika satu-satunya modal itu terganggu, maka bukan tidak mungkin timbul efek domino yang merugikan masyarakat.

Data Peserta BPJS Kesehatan Bocor, Menko PMK Minta Warga Tidak Khawatir
Indonesia
Data Peserta BPJS Kesehatan Bocor, Menko PMK Minta Warga Tidak Khawatir

"Persoalan dugaan kebocoran data dipastikan tidak akan berdampak kepada peserta BPJS Kesehatan, termasuk pelayanan," kata Muhadjir.

Bukan Anies, Ini Sosok yang Dinilai Tepat Terima Penghargaan Transportasi Terbaik Dunia
Indonesia
Bukan Anies, Ini Sosok yang Dinilai Tepat Terima Penghargaan Transportasi Terbaik Dunia

Pemberian penghargaan tingkat dunia Sustainable Transport Award (STA) untuk Pemprov DKI mengundang kritikan.

Pemprov DKI Tak Larang Warga Gelar Lomba 17 Agustus, Tapi...
Indonesia
Pemprov DKI Tak Larang Warga Gelar Lomba 17 Agustus, Tapi...

17 Agustusan kalau bisa dilakukan dengan cara online

Kubu Moeldoko Diyakini 'Bedol Desa' Gabung Partai Lain
Indonesia
Kubu Moeldoko Diyakini 'Bedol Desa' Gabung Partai Lain

Kubu Moeldoko dimungkinkan bergabung dengan partai politik lain, setelah Kemenkumham menolak Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Ketua IDI Bali dan Sejumlah Ahli Diperiksa Buntut 'Kacung WHO' JRX
Indonesia
Ketua IDI Bali dan Sejumlah Ahli Diperiksa Buntut 'Kacung WHO' JRX

Dia berharap Jerinx dapat datang dalam pemanggilan yang kedua pada Kamis (6/8) besok

PSBB Diberlakukan di Jawa-Bali, Bansos Harus Segera Cair
Indonesia
PSBB Diberlakukan di Jawa-Bali, Bansos Harus Segera Cair

Berkaca pada pembatasan pada pertengahan September hingga November 2020, jumlah kasus aktif menurun dari 67.000 menjadi 54.000.

Urai Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Bakal Buka Rute Poin To Poin
Indonesia
Urai Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Bakal Buka Rute Poin To Poin

Kapasitas penumpang KRL selama masa pandemi ini dibatasi maksimal 35—45 persen untuk memenuhi ketentuan jaga jarak.