Selandia Baru Beri Penghargaan Dua Pahlawan dalam Tragedi Masjid Christchurch Seorang perempuan menangis di memorial sementara di luar mesjid Al-Noor di Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (23/3/2019). (REUTERS/EDGAR SU)

MerahPutih.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memberi penghargaan dua petugas polisi dalam peristiwa Christchurch, pada Rabu (16/10).

Mereka diberi penghargaan atas keberanian mempertaruhkan nyawa saat menangkap seorang pria yang membantai 51 orang di Masjid Christchurch Maret lalu.

Baca Juga:

PM Selandia Baru Jacinda Ardern Bersumpah Tak Mau Sebut Nama Teroris Penembak Jamaah Masjid

Seusai penembakan massal terhadap jemaah muslim di dua masjid, tersangka hendak menuju masjid ketiga ketika petugas berhasil menabrak mobilnya dan meringkusnya.

 Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern melambaikan tangan saat hadir dalam salat Jumat pertama pasca penembakan di Hagley Park luar masjid Al-Noor, di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (22/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/ama.
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern melambaikan tangan saat hadir dalam salat Jumat pertama pasca penembakan di Hagley Park luar masjid Al-Noor, di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (22/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/ama.

"Semua petugas takjub bagaimana mereka merespons saat dihadapkan dengan keputusan per sekian detik yang mengancam nyawa mereka," kata presiden Persatuan Polisi Selandia Baru, Chris Cahill, melalui pernyataan, seperti dikutip Antara.

"Dua petugas ini menjawab pertanyaan tersebut melalui respons dengan keberanian luar biasa, yang melindungi banyak orang lainnya dari bahaya."

Warga berkebangsaan Australia Brenton Tarrant, tersangka supremasi kulit putih, mengaku tidak bersalah atas 92 dakwaan dari kasus pembantaian tersebut.

Baca Juga:

MUI Serukan Umat Islam Salat Gaib untuk Korban Penembakan Selandia Baru

Tindakan petugas tersebut, yang identitasnya diperintahkan pengadilan tak diungkap sambil menunggu persidangan, membantu menyelamatkan banyak nyawa, saat pria bersenjata itu hendak melanjutkan aksi keji lainnya di kota tersebut.

   Petugas medis dan keamanan Selandia Baru mengevakuasi jamaah masjid yang terkena serangan teroris (Foto: kiwistar.com)
Petugas medis dan keamanan Selandia Baru mengevakuasi jamaah masjid yang terkena serangan teroris (Foto: kiwistar.com)

Petugas penerima penghargaan mengaku mereka merupakan bagian dari operasi besar yang berujung penangkapan.

"Dalam menjalankan tugas, kami mewakili seluruh staf Kepolisian di seluruh negara yang menempatkan diri mereka dalam posisi berbahaya setiap harinya," kata keduanya dalam satu pernyataan yang dirilis Kepolisian. (*)

Baca Juga:

Sikapi Teror di Masjid Selandia Baru, Indonesia Keluarkan Tujuh Pesan Serius

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Harga Minyak Anjlok, Pertamina Dituntut Turunkan Harga BBM
Indonesia
Harga Minyak Anjlok, Pertamina Dituntut Turunkan Harga BBM

Pertamina harus segera menurunkan semua harga BBM, baik yang non-subsidi maupun subsidi.

Motif Pelaku Sebarkan Azan 'Jihad' di Medsos
Indonesia
Motif Pelaku Sebarkan Azan 'Jihad' di Medsos

H bertujuan membuat video ini didengar oleh masyarakat.

Polisi Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes di Bar Kawasan Menteng
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes di Bar Kawasan Menteng

Adapun jumlah barang bukti yang polisi sita dalam kasus itu antara lain 93 struk transaksi pembayaran

Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat
Indonesia
Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat

Sigit mengharapkan dukungan Rabithah Alawiyah, agar bisa menyampaikan pesan-pesan Harkamtibmas kepada umat dengan bahasa-bahasa umat atau dengan arti lain melalui dakwah dan ceramah.

Penembakan Warga Kulit Hitam oleh Polisi Kembali Terjadi di AS
Indonesia
Penembakan Warga Kulit Hitam oleh Polisi Kembali Terjadi di AS

Blake tengah mencoba menurunkan ketegangan insiden rumah tangganya ketika polisi menembak dia pertama kali dengan pistol kejut listrik.

Sembuh dari COVID-19, Presiden Brazil Lepas Masker di Depan Umum
Dunia
Sembuh dari COVID-19, Presiden Brazil Lepas Masker di Depan Umum

Peristiwa itu beberapa hari setelah dia menyatakan telah pulih dari COVID-19 dan menurutnya tidak berdampak serius pada kesehatan.

BEM SI Nyatakan Mosi tidak Percaya kepada Pemerintah dan DPR
Indonesia
BEM SI Nyatakan Mosi tidak Percaya kepada Pemerintah dan DPR

“Maka dalam kesempatan ini, kami Aliansi BEM Se-Indonesia menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan seluruh wakil rakyat Indonesia,” tutupnya.

Enam Pegawai Diperiksa Dugaan Pidana Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Enam Pegawai Diperiksa Dugaan Pidana Kebakaran Gedung Kejagung

Keenamnya akan diperiksa di gedung Bareskrim Polri

Blusukan di Jakarta, Cara Risma Naikkan Popularitas
Indonesia
Blusukan di Jakarta, Cara Risma Naikkan Popularitas

Pengamat politik, Ray Rangkuti menilai, apa yang dilakukan Risma bisa saja berhubungan dengan menaikan popularitas terutama di media sosial

Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek
Indonesia
Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek

KBM juga berterimakasih kepada relawan di lapangan