Selama Tiga Hari, Pelanggar Ganjil Genap Belum Ditilang Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp).

MerahPutih.com - Sistem ganjil genap (Gage) di 25 ruas protokol Jakarta kembali diberlakukan pada Senin (3/8). Keputusan ini diambil setelah Gubernur Anies Baswedan memutuskan untuk perpanjangan PSBB Transisi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, selama tiga hari dari hari Senin, Selasa, dan Rabu, petugas kepolisian belum melakukan penindakan berupa penilangan bagi pelanggar aturan tersebut. Polda Metro hanya lakukan sosialisasi saja.

Baca Juga

Jakarta Kembali Terapkan Gage, TransJakarta Tambah 155 Armada

“Sesuai dengan keputusan Gubernur nomor 88 tahun 2019 ada beberapa ruas jalan yang diberlakukan kembali Ganjil Genap,” ujar Sambodo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/8).

Sambodo menyampaikan, waktu penerapan skema Gage tersebut pada Pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Dari hari Senin hingga Jumat.

“Salah satu point nya adalah pemberlakuan kembali ganjil genap,” papar dia.

Sejumlah anggota polisi membentangkan spanduk sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Senin (3/8/2020) di 25 ruas jalan Ibu Kota. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.
Sejumlah anggota polisi membentangkan spanduk sosialisasi pemberlakuan kembali ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Senin (3/8/2020) di 25 ruas jalan Ibu Kota. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Syafrin Liputo menambahkan, penerapan kembali Gage di ibu kota karena selama masa PSBB Transisi terjadi peningkatan volume kendaraan.

Dengan begitu, kata Syafrin, yang bisa mengantisipasi terjadinya kenaikan volume kendaraan di Jakarta hanya kebijakan Gage.

"Sebab itu pengaturan ini muaranya adalah prinsip jaga jarak apakah itu dilingkungan kantor, di pusat kegiatan itu tetap menjadi utama," ungkapnya.

Baca Juga

Ganjil Genap Berlaku Lagi, DKI Jakarta Optimalkan Angkutan Umum

Selama wabah COVID-19 Maret 2020 kemarin, Kepolisian Polda Metro bersama Pemprov DKI menghentikan sementara skema Gage. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH