Selama Sepekan, Merapi Belasan Kali Luncurkan Guguran Lava Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Kalitengah, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (30/6/2021). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pri)

MerahPutih.com - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan aktivitas dalam beberapa pekan belakangan.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava sebanyak 13 kali selama pengamatan 26 Agustus hingga 1 September 2022.

"Pada pekan ini guguran lava teramati sebanyak 13 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter," kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso di Yogyakarta, Sabtu (3/9).

Baca Juga:

Dalam 6 Jam Gunung Merapi Mengalami 20 Kali Gempa Guguran

Ia mengatakan, berdasarkan analisis morfologi dari foto udara dengan drone pada 29 Agustus 2022 di stasiun kamera Tunggularum, Deles5 dan Ngepos, teramati adanya pertumbuhan pada kubah lava di bagian barat daya Merapi.

"Pada kubah barat daya teramati adanya pertumbuhan kubah, volume kubah terhitung sebesar 1.624.000 meter kubik. Sedangkan untuk kubah tengah sebesar 2.772.000 meter kubik," katanya, seperti dikutip Antara.

Intensitas kegempaan Merapi selama sepekan terakhir, menurut dia, dominan berupa gempa vulkanik dalam (VTA) sebanyak 589 kali yang mengindikasikan adanya aktivitas magmatik di kedalaman lebih dari 1,5 km dari puncak.

Sementara itu, deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada pekan ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,4 cm per hari.

"Pada pekan ini tidak dilaporkan terjadi lahar hujan maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi," kata Agus Budi.

Baca Juga:

Merapi Luncurkan Guguran Panas 2,5 Kilometer, Status Tetap Level III

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima km) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh km).

Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga km) dan Sungai Gendol (sejauh lima km), demikian Agus Budi Santoso. (*)

Baca Juga:

Hujan Deras di Puncak Merapi, Dua Truk Pasir Terjebak Lahar Dingin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Nyatakan Belum Terikat Koalisi dengan NasDem
Indonesia
PKS Nyatakan Belum Terikat Koalisi dengan NasDem

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih terbuka koalisi dengan semua partai untuk menatap Pilpres 2024.

Anies Pantau Kasus Cacar Monyet Pertama di Jakarta
Indonesia
Anies Pantau Kasus Cacar Monyet Pertama di Jakarta

"Kita sedang monitoring itu," ucap Anies di Jakarta, Senin (22/8).

Tito Nyatakan 2.500 Pilkades Berlangsung Aman di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Tito Nyatakan 2.500 Pilkades Berlangsung Aman di Tengah Pandemi COVID-19

Sebanyak 2.500 pemilihan kepada desa (pilkades) serentak pada tahun 2021 dilangsungkan saat pandemi COVID-19, khususnya varian Delta.

Wagub DKI Tanggapi 3 Nama Calon Pj Gubernur Pengganti Anies
Indonesia
Wagub DKI Tanggapi 3 Nama Calon Pj Gubernur Pengganti Anies

Tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan telah diserahkan DPRD kepada Kementerian Dalam Negeri.

Data Terbaru, 3 Ruas Jalan dan 7 RT di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Data Terbaru, 3 Ruas Jalan dan 7 RT di Jakarta Terendam Banjir

Banjir yang mengepung sejumlah wilayah Jakarta terus bertambah, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda Jakarta hingga Kamis (17/11) siang.

Menhan Prabowo Jalin Kerja Sama dengan UEA di Bidang Pertahanan
Indonesia
Menhan Prabowo Jalin Kerja Sama dengan UEA di Bidang Pertahanan

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan UEA menandatangani protokol kerja sama pengembangan industri pertahanan, di Kementerian Pertahanan UEA, Kamis, (30/6).

Albertina Ho Dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK
Indonesia
Albertina Ho Dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK

Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Albertina Ho dilaporkan ke lembaganya sendiri lantaran diduga telah melanggar etik. Laporan itu dilayangkan oleh seorang pegawai KPK berinisial DW yang telah dijatuhi sanksi etik oleh Dewas KPK akibat terbukti berselingkuh dengan pegawai KPK lain berinisial SK.

Pola Kenaikan Kasus Konfirmasi COVID-19 Terlihat Dalam 20 Sampai 25 Hari Usai Lebaran
Indonesia
Pola Kenaikan Kasus Konfirmasi COVID-19 Terlihat Dalam 20 Sampai 25 Hari Usai Lebaran

Upaya monitoring dilakukan terhadap varian baru yang ada di dunia sebab lonjakan kasus terjadi kalau ada varian baru SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

PKS DKI Tegaskan Interpelasi Formula E Cuma Buang-Buang Waktu
Indonesia
PKS DKI Tegaskan Interpelasi Formula E Cuma Buang-Buang Waktu

Yani menilai, hanya buang-buang waktu bila agenda interpelasi Formula E digulirkan lagi. Sebabnya, semua penjelasan soal ajang balap mobil listrik itu sudah disampaikan seluruhnya.

9 Capres Jagoan PSI: Jenderal Andika Sampai Sri Mulyani, Minus Anies
Indonesia
9 Capres Jagoan PSI: Jenderal Andika Sampai Sri Mulyani, Minus Anies

Ada sembilan nama capres yang diajukan PSI.