Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memergoki sebuah bus AKAP yang beroperasi dengan menggunakan stiker Kementerian Perhubungan (Kemenhub) palsu. ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, selama 29 hari penyekatan dilakukan, sebanyak puluhan ribu kendaraan coba keluar Jadetabek guna mudik. Jumlah ini terhitung sejak 24 April-22 Mei 2020.

"Total 30.900 kendaraan coba keluar Jadetabek selama 28 hari," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu (23/5).

Baca Juga

Di Tengah Pandemi Corona, Bandar Narkoba Selundupkan 1 Ton Sabu di Serang

Jika dirinci, paling banyak warga coba keluar Jadetabek lewat Pintu Tol Cikarang Barat. Di titik ini tercatat ada 14.116 kendaraan coba keluar.

Disusul jalur arteri terbanyak dengan jumlah 14.116 kendaraan. Yusri mengatakan, sebanyak 5.095 kendaraan lainnya coba keluar lewat Pintu Tol Bitung/Cikupa.

Ysuri
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Foto: ANTARA

Yusri mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 volume arus kendaraan tak banyak meningkat. Tapi pada H-5 dan H-4 Lebaran mulai terjadi peningkatan arus kendaraan. Puncaknya pada 21 Mei lalu yang mencatat sebanyak 4.112 kendaraan lebih diputarbalikan.

"Memang sepertinya orang memaksakan diri untuk tetap (mudik) walaupun ada imbauan pemerintah larangan mudik. Sempat melonjak cukup tinggi dalam sehari bisa 4ribu (kendaraan) lebih dan tadi malam juga sama," kata dia.

Selain itu, dia mengklaim kalau anggota di lapangan semakin tegas dalam menerapkan aturan larangan mudik. Buktinya, masyarakat yang keluar Jakarta dengan alasan untuk bekerja sudah tidak akan diterima.

Sebab, saat ini sudah memasuki hari libur dan tidak ada perkantoran yang beroperasi.

"Bagi orang-orang yang mudik yang kemarin beralasan saya kerja di tempat (tujuan) tersebut, saya pulang kerja, sekarang karena tidak ada kerja maka siapapun yang keluar dari wilayah kota Jakarta akan kita kembalikan semuanya," katanya lagi.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya bersama TNI terus melakukan penyekatan kendaraan yang nekat mudik ataupun masuk ke dalam wilayah Ibu Kota dan sekitarnya selama pandemi virus corona atau COVID-19 masih terjadi.

Saat arus balik nanti, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada warga terkhusus yang dari kampung. Mereka yang tak punya keterampilan akan dilarang masuk ke wilayah Ibu Kota dan sekitar.

Hal itu disebabkan lantaran pandemi COVID-19 masih terjadi. Belum lagi masih diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

"Kami harapkan adanya penyekatan arus balik dari berbagai polda penyekatan arus balik. Artinya masyarakat yang tak punya keterampilan khusus atau tidak punya keahlian diharapkan tak ke Jakarta. Karena kita dalam kondisi corona dan di Jakarta diperpanjang PSBB-nya," ujar Argo.

Titik penyekatan arus balik telah disiapkan semisal di wilayah, Jawa Tengah, penyekatan dilakukan di Exit Tol Sragen KM 528 dan Gate Tol Banyumanik KM 421.

Untuk jalur arteri, ada di empat daerah yakni Rembang, Blora, Wonogiri, dan Sragen. Sementara untuk penyekatan arus balik antar kota ada 10 titik. Lalu di Polda Jawa Timur, ada penyekatan antar tol di wilayah Sragen, yakni KM 679.000.

"Ada di arteri, ada tujuh di Tuban, Situbondo, Cemoro Sewu, sampai Ngawi, Sragen. Ada juga penyekatan antar kota, di Pantura ada delapan, di jalur tengah ada sembilan, dan selatan ada enam," katanya.

Baca Juga

DPR Desak Jokowi Masukkan Protokol Kesehatan di Perppu COVID-19

Kemudian, di Polda Jawa Barat, sambung Argo, penyekatan dilakukan di tol lima kota yaitu Tegal Karang, Plumbon, Ciperna Timur, Kanci, dan Cileduk, yang merupakan indikator GT Palimanan Utama. Sementara untuk jalur tol indikator Cikarang Utama ada lima lokasi dan GT Kalimata tiga lokasi penyekatan.

"Di Japek ada tiga itu di KM 47. Sedang di arteri ada di Sukabumi, Cirebon, Kuningan, Banjar, Ciamis. Untuk Polda Banten ada sembilan lokasi penyekatan arus balik," kata Argo. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH