Selama PSBB Transisi, Angkutan Umum di Jakarta Beroperasi hingga Pukul 10 Malam MRT Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta mengatur jam operasional dan kapasitas masing-masing jenis sarana transportasi selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Pengaturan ini ditetapkan dalam Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 105 Tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi untuk Pencegahan COVID-19 pada masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Baca Juga

Polisi Analisis Kebijakan Ganjil Genap di DKI Selama PSBB Masa Transisi

Keputusan ini ditandatangan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo bertanggal 5 Juni 2020.

MRT
MRT Jakarta. Foto: MP/Rizki Fitrianto

Pada diktum Kedua dari Keputusan Dishub ini menyatakan, pengendalian kapasitas angkut bagi pengguna moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang diatur dengan ketentuan:

a. dilakukan dengan pembatasan jumlah orang maksimal 50 persen dari kapasitas angkut pada setiap jenis sarana transportasi dengan batasan jumlah orang sebagaimana tercantum dalam Lampiran keputusan ini.

b. pengaturan umum jam operasional pada masing-masing moda sebagai berikut:

1. Transjakarta : 05.00-22.00 WIB

2. Angkutan Umum Reguler : 05.00-22.00 WIB

3. Moda Raya Terpadu (MRT) : 05.00-21.00 WIB

4. Lintas Raya Terpadu (LRT) : 05.30-21.00 WIB

5. Angkutan Perairan : 07.00-15.00 WIB

Baca Juga

Aturan Ganjil Genap Motor dan Mobil di PSBB Masa Transisi DKI

Dalam lampiran Keputusan Dishub DKI tersebut, diatur jumlah maksimal orang yang dapat diangkut tiap jenis sarana transportasi. Berikut pengaturannya:

1. Mobil Penumpang Perseorangan: 1 baris 2 orang (kecuali berdomisili di alamat yang sama)

2. Tranjakarta

- Articulated bus: 60 orang per bus

- Maxi bus: 40 orang per bus

- Single bus: 30 orang per bus

- Medium bus: 15 orang per bus

- Micro bus: 7 orang per bus

3. Angkutan Umum Reguler

- Bus besar: 1 baris 2 orang, dipisahkan oleh gang

- Bus sedang: 1 baris 2 orang, dipisahka oleh gang

- Bus kecil (kursi berhadapan): 7 orang

- Bus kecil berkursi kurang dari 3 baris: 2 orang di depan, 2 orang pada setiap baris berikutnya

- Bajaj: 2 orang

4. Taksi atau angkutan sewa khusus berkursi 2 baris: 4 orang (2 orang di depan, 2 orang di belakang)

5. Taksi atau angkuran sewa khusus berkursi 3 baris: 6 orang

6. Kapal penyeberangan kepulauan seribu: 1 baris 2 orang

7. MRT: 70 orang per kereta

8. LRT: 30 orang per kereta

9. Kendaraan angkutan barang: 1 baris 2 orang

10. Sepeda motor: 2 orang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta
Indonesia
Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta

Wilayah ibu kota saat ini menjadi episentrum atau pusat penyebaran virus corona di Indonesia.

Ade Armando Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Anak-Anak WNI Eks ISIS
Indonesia
Ade Armando Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Anak-Anak WNI Eks ISIS

Ade hanya berharap, pemerintah memikirkan nasib anak-anak anggota ISIS tersebut yang masih memiliki masa depan.

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia
Dunia
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak tutup usia pada usia 91 tahun.

Berikan Arahan Personel di Ambon, Panglima TNI Bicara Stabilitas Keamanan Indonesia
Indonesia
Berikan Arahan Personel di Ambon, Panglima TNI Bicara Stabilitas Keamanan Indonesia

Sebagai dua institusi dengan kekuatan yang besar, kata Hadi, sinergitas antara TNI dan Polri sangat penting guna menjaga stabilitas keamanan nasional.

 Tiga Isu Prioritas Rakernas PDIP: Ilmu Pengetahuan, Rempah dan Lingkungan
Indonesia
Tiga Isu Prioritas Rakernas PDIP: Ilmu Pengetahuan, Rempah dan Lingkungan

Hasto meyakini kekayaan minyak aromaterapi, pameran teknologi terapan, obat-obatan herbal, dan berbagai bentuk ekonomi gotong royong akan membuka mata masyarakat akan pentingnya rempah-rempah nusantara.

PDIP Batal Umumkan Rekomendasi Awal Maret, Gibran: Nunggu Arahan Saja
Indonesia
PDIP Batal Umumkan Rekomendasi Awal Maret, Gibran: Nunggu Arahan Saja

Gibran tidak mepermasalahkannya rekomendasi belum diturunkan DPP dan tetap melakukan aktivitas blusukan.

Sambut Idul Adha, Daop 6 Operasikan Kembali 3 KA Jarak Jauh
Indonesia
Sambut Idul Adha, Daop 6 Operasikan Kembali 3 KA Jarak Jauh

ketiga KA jarak jauh ini sempat berhenti beroperasi akibat mewabahnya virus Corona.

84.388 Pelaku UMK di DKI Jakarta Belum Punya Izin IUMK
Indonesia
84.388 Pelaku UMK di DKI Jakarta Belum Punya Izin IUMK

Lanjut Benni, jumlah 84.388 itu akan menjadi targer PTSP untuk mempunyai IUMK hingga akhir bulan Agustus mendatang.

Caleg PDIP Harun Masiku dan  Misteri 'Raibnya' Para Tersangka KPK
Indonesia
Caleg PDIP Harun Masiku dan Misteri 'Raibnya' Para Tersangka KPK

Misteri raibnya tersangka KPK bukan kali pertama terjadi dalam kasus tersangka Caleg PDIP Harun Masiku

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin: Ini Kejahatan Berencana Terhadap Agama
Indonesia
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin: Ini Kejahatan Berencana Terhadap Agama

Polri diminta tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila