Selama PPKM Level 3, Mal Dilarang Adakan Perayaan Nataru hingga Pameran UMKM Ilustrasi - Pembukaan mal. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Satgas Penanganan COVID-19 siap menerapkan PPKM Level 3 mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Penerapan level yang berlaku seluruh daerah itu bertujuan mencegah lonjakan COVID-19 setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Beberapa aturan dibuat berdasarkan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021.

Dalam aturan tersebut, mal dan pusat perbelanjaan dilarang menggelar event perayaan Natal dan Tahun Baru, serta pameran UMKM.

Baca Juga:

Vaksinasi Menurun, Pemerintah Harus Waspadai Lonjakan Kasus Usai Nataru

Selanjutnya, mal juga dibolehkan melakukan perpanjangan waktu operasional yang semula 10.00–21.00 waktu setempat menjadi 09.00–22.00 waktu setempat.

"Untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu dan melakukan pembatasan dengan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas total pusat perbelanjaan dan mal,” demikian bunyi Inmendagri yang dikutip Rabu (24/11).

“Lalu penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat."

Baca Juga:

PPKM Level 3 Saat Nataru, PHRI DIY: Beri Kesempatan Kami Untuk Bernapas

Mal dan pusat perbelanjaan juga wajib memberlakukan protokol kesehatan yang lebih ketat, serta harus menerapkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit). Hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk.

Perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan. Termasuk melakukan kegiatan di lingkungan masing- masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

Sambil melakukan antisipasi menyiapkan diri dan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Aturan Inmendagri juga melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan. (Knu)

Baca Juga:

Pemda DIY Buka Lokasi Wisata Selama Libur Nataru 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bank Dunia: Utang Negara Miskin Terus Membengkak
Dunia
Bank Dunia: Utang Negara Miskin Terus Membengkak

Setengah dari negara-negara termiskin di dunia berada dalam kesulitan utang luar negeri atau berisiko tinggi.

Anak-Anak Bisa Jadi 'Korban' dari Orang Tua yang Nekat Mudik
Indonesia
Anak-Anak Bisa Jadi 'Korban' dari Orang Tua yang Nekat Mudik

Hal Ini tentu bisa berdampak pada psikologis anak

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan pada 12 April
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan pada 12 April

Kepastian ini disampaikan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin saat memimpin rapat persiapan Sidang Isbat Awal Ramadan 1442 H di Gedung Kemenag Thamrin, Jakarta.

Anies Minta Guru Aktif Tanya Kondisi Siswa Jika Dua Hari tidak Masuk Sekolah
Indonesia
Anies Minta Guru Aktif Tanya Kondisi Siswa Jika Dua Hari tidak Masuk Sekolah

Anies melanjutkan, jika saat menanyakan kabar, ada keluarga atau siswanya terpapar COVID-19 sudah kewajiban sekolah untuk melarangnya masuk.

MA Tak Terima 'Judicial Review' Moeldoko Cs, Kubu AHY Singgung Kedengkian dan Akal-akalan
Indonesia
MA Tak Terima 'Judicial Review' Moeldoko Cs, Kubu AHY Singgung Kedengkian dan Akal-akalan

AD/ART Parpol sesuai UU 12/2011 bukanlah peraturan perundang-undangan

Gibran Tegaskan Stok Vaksin di Solo Aman dan Melimpah
Indonesia
Gibran Tegaskan Stok Vaksin di Solo Aman dan Melimpah

Monggo yang mau ikut berbayar vaksin silahkan

Tiap Hari Pemkot Bandung Lakukan Pemutahiran Data Warga Miskin
Indonesia
Tiap Hari Pemkot Bandung Lakukan Pemutahiran Data Warga Miskin

Untuk pengusulan DTKS bisa dengan tiga cara. Pertama yakni cara klasik melalui kelurahan untuk kemudian diteruskan usulannya kepada Dinsos.

Pengamat Nilai Rotasi Pati Polri Harusnya Dilakukan dengan Penilaian Objektif
Indonesia
PPKM Darurat, Anggaran Kesehatan Kembali Naik Rp 11 Triliun
Indonesia
PPKM Darurat, Anggaran Kesehatan Kembali Naik Rp 11 Triliun

Kenaikan anggaran kesehatan, dibutuhkan untuk membiayai penanganan diagnostik seperti pengujian (testing), pelacakan (tracing), dan merawat pasien COVID-19 yang saat ini sekitar 236.340 pasien.

[HOAKS atau FAKTA]: Bupati Sukoharjo Etik Minta Sejumlah Uang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bupati Sukoharjo Etik Minta Sejumlah Uang

Beredar akun WhatsApp Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Akun tersebut menggunakan foto beserta nama Etik.