Selama Libur Lebaran, RS Polri Kramat Jati Cuma Buka Layanan IGD Layanan IGD Rumah Sakit Polri Kramat Jati terlihat sepi meskipun membuka layanan kesehatan pada libur Lebaran, Jumat (14/5/2021). (ANTARA/Anisyah Rahmawati)

MerahPutih.com - Pengelola Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengarahkan seluruh layanan kesehatan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama libur Lebaran sejak Kamis-Minggu (13-16 Mei 2021).

"Untuk layanan poliklinik kami tutup semua, semua diarahkan ke IGD selama libur Lebaran," kata Humas RS Polri, Kartika, ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (14/5).

Baca Juga:

Cegah Ledakan COVID-19, Publik Diimbau Jangan Ziarah Kubur dan Liburan Dulu

Menurut Kartika, seluruh layanan RS Polri akan aktif normal kembali pada Senin (17/5). Untuk sementara ini, lanjut dia, apabila ada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat memanfaatkan fasilitas IGD.

Kartika menambahkan IGD RS Polri tidak hanya menyediakan layanan dokter dan perawat, tetapi juga tersedia jasa Apotek. "Kami buka 24 jam penuh termasuk apotek," tegas Humas RS Polri itu, dilansir Antara.

RS Polri
Layanan IGD Rumah Sakit Polri Kramat Jati terlihat sepi meskipun membuka layanan kesehatan pada libur Lebaran, Jumat (14/5/2021). (ANTARA/Anisyah Rahmawati)

Pantauan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jumat siang, terlihat sepi sebagian pedagang juga ada yang tutup serta hanya ada beberapa petugas parkir dan satpam yang berjaga di sekitar rumah sakit dan juga beberapa pengunjung yang berlalu lalang.

Meski sedang libur lebaran RS Polri tetap memberikan layanan kesehatan melalui IGD yang buka selama 24 jam. Area parkiran juga terlihat lengang hanya nampak beberapa kendaraan.

"Kalau hari biasa sih parkiran penuh, bisa memuat sampai 200 mobil," kata M.Yusuf, juru parkir Rs Polri, sambil menambahkan hanya 30 persen saja dari kapasitas parkir yang bisa dipakai saat ini. (*)

Baca Juga:

DKI Batasi Operasional Angkutan Umum Saat Libur Lebaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri
Indonesia
Khofifah Ajak NU Wujudkan Komitmen Kebangsaan Lewat Santri

Santri akan menjadi pemimpin masa depan

Periksa Petinggi Bank Panin, KPK Sita Barbuk Kasus Suap Pajak
Indonesia
Periksa Petinggi Bank Panin, KPK Sita Barbuk Kasus Suap Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan.

KPU Depok Gencarkan Ajakan Memilih Pada Milenial
Indonesia
KPU Depok Gencarkan Ajakan Memilih Pada Milenial

Lebih dari 50 persen pemilih milenial yang tercantum dalam daftar pemilih pada pilkada tahun ini.

Pemkot Solo Longgarkan Aturan PPKM Mikro, Anak 5 Tahun Boleh Ngemal
Indonesia
Pemkot Solo Longgarkan Aturan PPKM Mikro, Anak 5 Tahun Boleh Ngemal

"Anak 5 tahun ke atas sekarang boleh masuk mal. Aturan sebelumnya 15 tahun. Mal boleh buka pukul 10.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Pelonggaran aturan ini untuk mengakomodir asosiasi pengusaha mal di Solo dan ritel," ucap dia.

Dalam Proses Rekrutmen dan Propaganda, Kelompok Intoleran Benturkan Agama dan Negara
Indonesia
Duit Rp430 Juta Warga Pelanggar PSBB DKI Transisi Masuk Kantong Pemprov
Indonesia
Duit Rp430 Juta Warga Pelanggar PSBB DKI Transisi Masuk Kantong Pemprov

Duit ratusan juga itu berasal dari sanksi denda 1.380 pelanggar PSBB Transisi.

Tolak Tes COVID-19 di DKI Jakarta Siap-Siap Kena Sanksi Rp5 Juta
Indonesia
Tolak Tes COVID-19 di DKI Jakarta Siap-Siap Kena Sanksi Rp5 Juta

Regulasi ini bakal segera disahkan dalam waktu dekat

Dikabarkan Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terkini Hamzah Haz
Indonesia
Dikabarkan Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terkini Hamzah Haz

“Barusan komunikasi dengan ajudan Pak Hamzah Haz. Masih diruang ICU dan masih sadar,” kata Arsul Sani

Cara Satgas Jamin Pengungsi Gempa Sulbar Tak Terpapar COVID-19
Indonesia
Cara Satgas Jamin Pengungsi Gempa Sulbar Tak Terpapar COVID-19

Doni juga meminta penanganan pengungsi yang tergolong kelompok rentan dipisahkan dengan kelompok usia muda

[HOAKS ATAU FAKTA] Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA] Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI

Polda Lampung menetapkan pasal berlapis terhadap tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian