Selama Lebaran, Arus Pergerakan Warga di Jabodetabek Dinilai Terkendali Juru bicara Kemenhub Adita Irawati (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Upaya untuk memperketat pengawasan terhadap pengendalian transportasi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 baik yang keluar masuk maupun di dalam Jabodetabek, khususnya pada hari pertama Idul Fitri 1441 H dilaporkan berjalan dengan baik dan terkendali.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim gabungan di lapangan, dilaporkan pengendalian transportasi umum maupun kendaraan pribadi di Jabodetabek pada hari raya Idul Fitri dapat dikendalikan dengan baik,” demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati di Jakarta, Minggu (24/5).

Baca Juga:

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Perayaan Idulfitri 1441 H Berbeda dari Tahun-Tahun Sebelumnya

Adita menjelaskan, semua perjalanan transportasi keluar masuk Jabodetabek baik itu lewat transportasi darat, laut, udara, kereta api, termasuk penyeberangan, semuanya dapat dikendalikan dengan baik.

Lalu, dipastikan transportasi yang beroperasi adalah transportasi yang mengangkut penumpang dengan kriteria dan syarat sesuai dengan ketentuan di SE Gugus Tugas serta transportasi barang/logistik.

Jubir Kemenhub Adita Irawati
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati (Foto: antaranews)

Pemberlakuan protokol kesehatan diawasi dengan ketat di simpul transportasi, baik di prasarana (terminal, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara) maupun di dalam sarana transportasi.

Adita mengatakan, Pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan mudik, baik untuk keluar masuk Jabodetabek maupun antar kawasan Jabodetabek.

Hal ini penting dilakukan demi mencegah semakin menyebarnya Covid-19 di tengah suasana Idul Fitri yang biasanya menjadi momentum masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga dan kerabat.

Untuk mengantisipasi hal itu, pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H tepatnya tanggal 24 dan 25 Mei 2020, sejumlah operasional angkutan umum di wilayah Jabodetabek sudah dibatasi.

Contohnya PT KCI membatasi perjalanan KRL dengan jam operasional mulai pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari dan kemudian dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari untuk seluruh lintas perjalanan.

Di luar waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup. Begitupun dengan jam operasional TransJakarta, pada hari Minggu, 24 Mei 2020, hanya pada pukul 10.00 s.d. 18.00 WIB.

Sedangkan pada Lebaran hari kedua, Senin (25/5), TransJakarta akan beroperasi mulai pukul 06.00 sampai 18.00.

Sementara itu waktu operasional angkutan umum regular di Bodetabek (di luar DKI Jakarta) tetap sama seperti di awal penerapan PSBB yaitu pada pukul 05.00 wib sampai 19.00 WIB.

Penerapan protokol kesehatan berupa penerapan physical distancing dengan pengaturan tempat duduk tetap berlaku. Adapun jumlah penumpang kendaraan pribadi dan angkutan umum maksimal 50 % dari kapasitas penumpang, sedangkan untuk kereta api perkotaan (KRL) maksimal 35 %.

Sebelumnya Kemenhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) di Jabodetabek yang telah menyatakan akan turut mengantisipasi kegiatan mudik di wilayah Jabodetabek atau yang disebut mudik lokal.

Baca Juga:

Solo KLB COVID-19, Warga Tetap Adakan Salat Idul Fitri di Masjid

Tidak mudik bukan berarti tidak bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Dengan memanfaatkan teknologi seperti Video Call, silaturahmi tetap dapat dilakukan tanpa harus bertemu fisik.

"Cara itulah yang paling tepat untuk dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19 ini untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus ke orang-orang yang kita sayangi,” tutup Adita.(Knu)

Baca Juga:

Jokowi Akui Lebaran 2020 Terasa Berat Lantaran Ada Pandemi Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Camat Tanah Abang Sebut Ratusan Pedagang yang Ditertibkan Tak Pernah Takut Corona
Indonesia
Camat Tanah Abang Sebut Ratusan Pedagang yang Ditertibkan Tak Pernah Takut Corona

Para petugas melakukan tindakan tegas lantaran para pedagang telah melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

 Respons KPK Soal Sayembara MAKI Cari Harun Masiku Berhadiah Iphone 11
Indonesia
Respons KPK Soal Sayembara MAKI Cari Harun Masiku Berhadiah Iphone 11

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menilai sayembara yang dilakukan MAKI adalah hal positif sebagai penggugah masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya memberantas korupsi.

Kerja Dalam Senyap, Pujian Mahfud Pada Yasonna Bawa Buronan Kakap
Indonesia
Kerja Dalam Senyap, Pujian Mahfud Pada Yasonna Bawa Buronan Kakap

Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif dengan nilai sebesar Rp1,2 Triliun.

Buntut 'Kacung WHO', Polisi Layangkan Panggilan Kedua Buat JRX
Indonesia
Pekan Depan, Bareskrim Garap Jenderal Penerima Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Pekan Depan, Bareskrim Garap Jenderal Penerima Suap Djoko Tjandra

Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Mabes Polri menetapkan JST (Joko Soegiarto Tjandra) dan (TS) Tomy Sumardi sebagai pemberi suap.

Bamsoet Minta 'New Normal' Tak Bikin Kegaduhan
Indonesia
Bamsoet Minta 'New Normal' Tak Bikin Kegaduhan

Protokol kesehatan new normal telah dipersiapkan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

 PSI Usul Pemerintah Terbitkan Perppu untuk Libatkan Swasta Dalam Penanganan COVID-19
Indonesia
PSI Usul Pemerintah Terbitkan Perppu untuk Libatkan Swasta Dalam Penanganan COVID-19

Saat ini kita tidak bisa bergantung sepenuhnya pada pemerintah untuk menanggulangi dampak tersebut. Seluruh kalangan masyarakat, termasuk pengusaha, sudah seharusnya bergerak bersama.

Mendagri Ultimatum Kepala Daerah Relokasi Anggaran untuk COVID-19 dalam Sepekan
Indonesia
Mendagri Ultimatum Kepala Daerah Relokasi Anggaran untuk COVID-19 dalam Sepekan

Refocusing itu harus sudah dilakukan paling lambat tujuh hari sejak diterbitkannya Instruksi Mendagri.

 Kemenkumham Bentuk Tim Independen Usut Keberadaan Caleg PDIP Harun Masiku
Indonesia
Kemenkumham Bentuk Tim Independen Usut Keberadaan Caleg PDIP Harun Masiku

Menurut Jhoni, dibentuknya tim gabungan yang bersifat independen ini dalam rangka untuk menelusuri dan mengungkapkan fakta-fakta yang sebenarnya mengenai masuknya tersangka Harun Masiku dari Singapura ke Indonesia.

KPK "Incar" Mafia di Pengadaan Proyek Penanggulangan COVID-19 Senilai Triliunan Rupiah
Indonesia
KPK "Incar" Mafia di Pengadaan Proyek Penanggulangan COVID-19 Senilai Triliunan Rupiah

Diketahui, anggaran proyek penanggulangan COVID-19 mencapai Rp405 triliyun.