Selama Gedung Ditutup, Anggota DPRD DKI Libur DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup kembali selama 7 hari dimulai Senin (3/8) kemarin sampai Minggu (9/8) mendatang. Keputusan itu diambil menyusul ada satu anggota Dewan Kebon Sirih dari Fraksi PKS meninggal dunia karena COVID-19.

Selama 7 hari tersebut, wakil rakyat DKI tidak mempunyai jadwal kegiatan. Gedung itu sesekali dilakukan seterilisasi guna mencegah penularan penyebaran virus corona yang lebih meluas.

Baca Juga:

Benarkah Dany Anwar Meninggal karena COVID-19? Ini Kata Ketua DPRD DKI

"Ya kosong enggak ada acara apa-apa di gedung DPRD," kata Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Hadameon Aritonang di Jakarta, Selasa (4/8).

Dame mengaku, hingga kini belum ada agenda kerja DPRD dengan jarak jauh melalui rapat virtual. Ia juga belum mendapat arahan dari untuk menggelar kerja dengan secara daring.

"Belum ada perintah untuk rapat online sih. Bisa saja emang misalnya pakai Zoom, tapi belum," cetusnya.

Gedung DPRD DKI Jakarta (dprd-dkijakartaprov.go.id)
Gedung DPRD DKI Jakarta (dprd-dkijakartaprov.go.id)

Selama gedung DPRD DKI ditutup sementara untuk seterilisasi, tidak ada kegiatan rapat komisi atau pun fraksi.

Gedung DPRD yang terbagi dua antara lama dan baru pernah juga ditutup selama lima hari pada Rabu 29 Juli hingga sampai Minggu 2 Agustus 2020.

Baca Juga:

Selain Dany Anwar, Satu Anggota DPRD dari PAN juga Positif COVID-19

Dame menerangkan, anggota Parlemen Kebon Sirih bisa menggelar rapat online, namun hal itu dirapatkan dahulu di Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. Rerja online urung juga dilakukan karena rapat Bamus tak bisa terlaksana lantaran gedung tak beroperasi.

"Ya nanti setelah dibuka kembali, Minggu depan kita rapat Bamus. Kalau satu minggu ini, agenda rapat kosong semua," tutup Dame. (Asp)

Baca Juga:

Satu Anggota Dewan Meninggal Akibat Corona, Ketua DPRD Inspeksi Gedung DPRD DKI

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH