Selama Dua Hari, Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Naik Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Kasus aktif COVID-19 di DKI Jakarta mengalami kenaikan selama dua hari berturut-turut. Pada Selasa (30/11), kasus aktif naik 17 pasien dan hari ini bertambah 20 kasus.

Kasus aktif adalah pasien positif COVID-19 yang harus menjalani perawatan di rumah sakit atau dilakukan karantina terkendali difasilitas pemerintah.

Baca Juga

Satgas COVID-19 Minta Masyarakat Pikir Ulang untuk Liburan Nataru

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 18.878 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.423 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 70 positif dan 16.353 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 54.738 orang dites, dengan hasil 8 positif dan 54.730 negatif. Hasil tes Antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 99.319 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 694.668 per sejuta penduduk," terangnya.

Baca Juga

Antisipasi Lonjakan COVID-19, PGI Minta Gereja Tak Pasang Tenda saat Perayaan Natal

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 20 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 462 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 864.017 kasus. Dari jumlah tersebur total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 849.979 dengan tingkat kesembuhan 98,4 persen, dan total 13.576 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,7 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (Asp)

Baca Juga

Puluhan Siswa Positif COVID-19, Pemkot Yogyakarta Tetap Lanjutkan Sekolah Tatap Muka

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Prabowo Digugat Anak Buahnya, Riza Patria Minta Kader Taat Aturan
Indonesia
Prabowo Digugat Anak Buahnya, Riza Patria Minta Kader Taat Aturan

"Kita sebagai kader harus patuh dan taat atas keputusan yang diambil partai (DPP). Partai sendiri belum mengambil kebijakan keputusan, ya kita harus ikut," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (20/7). 

PKS Tolak Kenaikan PPN
Indonesia
PKS Tolak Kenaikan PPN

Ini seolah membuka kotak pandora

4 Orang Kaya Baru Forbes 50 Indonesia, 3 di Antaranya Meroket Bersama Salim
Indonesia
4 Orang Kaya Baru Forbes 50 Indonesia, 3 di Antaranya Meroket Bersama Salim

Perusahaan Otto, mendongkrak kekayaan bersih Anthoni Salim yang meningkat 44 persen menjadi USD 8,5 miliar atau tercatat kembali menjadi orang terkaya ke-3 di Indonesia.

PT KAI Gandeng JakPro Kelola Kawasan TOD Stasiun LRT
Indonesia
PT KAI Gandeng JakPro Kelola Kawasan TOD Stasiun LRT

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani nota kesepahaman bersama (MOU) untuk merealisasikan kerjasama pembangunan dan pengelolaan Transit Oriented Development atau lebih dikenal dengan sebutan TOD di stasiun LRT Jabodebek yang ada di Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Hepatitis Akut pada Anak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Hepatitis Akut pada Anak

Beredar informasi sebuah video di media sosial Facebook tentang pernyataan seorang pria mengklaim bahwa vaksin COVID-19 menyebabkan hepatitis akut pada anak.

PHRI Dorong Pemerintah Segera Buka Wisata Pantai Selatan DIY
Indonesia
PHRI Dorong Pemerintah Segera Buka Wisata Pantai Selatan DIY

Okupansi atau tingkat hunian biasanya ikut terdongkrak

Tidak Jadi di Monas, Penetapan Sirkuit Formula E Masih Dalam Proses
Indonesia
Tidak Jadi di Monas, Penetapan Sirkuit Formula E Masih Dalam Proses

Orang nomor dua di Jakarta ini pun meminta kepada masyarakat untuk bersabar terkait sirkuit Formula E. Semua lokasi yang nantinya dipilih akan sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku.

Eks Bupati Lamteng dan Walkot Tanjungbalai Jadi Saksi Sidang Azis Syamsuddin
Indonesia
Eks Bupati Lamteng dan Walkot Tanjungbalai Jadi Saksi Sidang Azis Syamsuddin

Mantan Ketua Banggar DPR ini diduga menyuap Robin dan Advokat Maskur Husain

Legislator Ingatkan Audit Industri Sawit Jangan Jadi Macan Ompong
Indonesia
Legislator Ingatkan Audit Industri Sawit Jangan Jadi Macan Ompong

“Jangan sampai, hasil audit hanya menjadi macan ompong atau bahkan jadi alat tawar menawar kepentingan penguasa dan oligarki sawit," katanya

Fokus Lolos Parlemen, Partai Bekas Petinggi PKS Belum Pikirkan Capres
Indonesia
Fokus Lolos Parlemen, Partai Bekas Petinggi PKS Belum Pikirkan Capres

Partai Gelora juga tidak muluk-muluk menargetkan perolehan suara di Pemilu 2024 mendatang.