Selain Setia Kepada Pancasila, Menag: FPI Janji Tak Langgar Hukum Lagi Menteri Agama Fachrul Razi saat memberikan keterangan seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dan Mendagri Tito Karnavian.

Salah satu agenda pertemuan ketiga menteri tersebut yakni membahas masalah ormas Front Pembela Islam (FPI).

Baca Juga:

Bukan Kegiatan Politik, Polisi Pastikan Reuni 212 Murni Aksi Agama

Mahfud mengatakan, FPI punya hak untuk berkumpul berserikat menyampaikan pendapat bersatu untuk menggalang kesamaan aspirasi.

Ormas FPI berjanji akan setia kepada Pancasila dan NKRI
Massa Front Pembela Islam (FPI) dalam sebuah aksi di Jakarta (Foto: screenshot NETTV)

"FPI sudah mengajukan permohonan untuk perpanjangan surat keterangan terdaftar dan ternyata masih ada hal yang perlu didalami. Dan Menteri Agama nanti akan mendalaminya dan akan melakukan pembahasan yang lebih dalam lagi," kata Mahfud di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi melanjutkan ada langkah maju FPI telah membuat pernyataan setia pada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Termasuk tidak akan melanggar hukum lagi kedepan," kata Fachrul.

Baca Juga:

Bakal Ada Aksi 212, Mendagri Tito Klaim Iklim Politik Indonesia Kondusif

Namun, Fachrul meminta kepada FPI untuk membuktikannya dengan membuat surat pernyataan resmi.

"Tentu saja kami mencoba dalami lebih jauh sesuai pernyataan itu pernyataan yang dibuat dibawah dengan materai dan itu akan kami dalam lagi dalam waktu dekat seperti yang disampaikan pak Menko. Makasih," pungkas Menag Fachrul Razi.(Knu)

Baca Juga:

Terkait Nasib Rizieq Shihab, Moeldoko Minta Pemerintah Tidak Disudutkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
179.213 Warga DKI Jalani Rapid Tes, Reaktif COVID-18 6.623 Orang
Indonesia
179.213 Warga DKI Jalani Rapid Tes, Reaktif COVID-18 6.623 Orang

Untuk reaktif rapid test, lanjut Ani, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR

Riza Akan Ikuti Arahan Pemerintah Pusat Tangani Corona bila Terpilih Jadi Wagub
Indonesia
Riza Akan Ikuti Arahan Pemerintah Pusat Tangani Corona bila Terpilih Jadi Wagub

Riza akan membantu Gubernur Anies dan pemerintah dalam mengatasi virus corona bila terpilih jadi Wagub DKI.

RSPI Sulianti Suroso tak Lagi Terima Pasien Rujukan Virus Corona
Indonesia
RSPI Sulianti Suroso tak Lagi Terima Pasien Rujukan Virus Corona

Sebab, kata dia, saat ini RSPI sudah penuh.

  Tempat Karantina Over Kapasitas Pemudik ODP, Pemkot Solo Pulangkan Sebagian Penghuni
Indonesia
Tempat Karantina Over Kapasitas Pemudik ODP, Pemkot Solo Pulangkan Sebagian Penghuni

"Kondisi over kapasitas ini dikeluhakan pemudik yang dilarantina. Bahkan, ada peserta karantina yang satu lantai antara pria dengan peserta wanita," ujar Ahyani.

Politisi PDIP Minta Rizieq Hentikan Kegiatan yang Undang Kerumunan Massa
Indonesia
Politisi PDIP Minta Rizieq Hentikan Kegiatan yang Undang Kerumunan Massa

Rahmad meminta Rizieq Shihab menahan diri dari keinginan mengadakan kegiatan yang mengundang banyak orang, karena itu berpotensi menimbulkan kerumunan dan sangat berbahaya di masa pandemik ini.

 Ketua DPC PDIP Solo Ubah Lirik Lagu Didi Kempot "Pamer Bojo", Sindir Gibran?
Indonesia
Ketua DPC PDIP Solo Ubah Lirik Lagu Didi Kempot "Pamer Bojo", Sindir Gibran?

'Dudu klambi abang sing mbok simpen neng atimu (bukan baju merah yang kamu simpan di hatimu). Nanging klambi anyar sing mbok pamerke neng aku (tapi baju baru yang kamu pamerkan kepadaku).

Virus Corona Ancam Jurnalis, Perusahaan Media Wajib Patuhi Protokol Kesehatan WHO
Indonesia
Virus Corona Ancam Jurnalis, Perusahaan Media Wajib Patuhi Protokol Kesehatan WHO

Reno menilai, jurnalis disarankan tidak memaksakan diri untuk bekerja, jika dirasa ada gejala demam, sesak nafas, pusing, flu, atau batuk.

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk, Lampung Diminta Persiapkan Diri
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk, Lampung Diminta Persiapkan Diri

Cuaca buruk juga berpotensi terjadi di wilayah Indonesia tengah dan timur

Luhut: Kapal Asing Ngapain Ditenggelamin?
Indonesia
Luhut: Kapal Asing Ngapain Ditenggelamin?

Menurut Luhut, kapal asing yang telah menerima putusan incracht berarti telah resmi jadi milik Indonesia sehingga tak alasan untuk tidak dimanfaatkan.

Ancaman Pidana Menanti Pihak yang Sebarkan Identitas Pasien Virus Corona
Indonesia