Selain Rencanakan 'Amaliah', 12 Terduga Teroris di Jatim Sudah Siapkan Jalur Pelarian Densus 88 Antiteror (MP/Win)

Merahputih.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan sejumlah senjata api (senpi) rakitan, amunisi berupa peluru dan senjata tajam dengan berbagai jenis dalam penangkapan 12 terduga teroris di wilayah Jawa Timur.

"Telah diamankan barang bukti berupa lima puluh butir peluru 9 mm, satu pistol rakitan berjenis FN," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (1/3).

Baca Juga

Densus 88 Perlu Gunakan Instrumen UU Terorisme Proses Dugaan Keterlibatan Oknum FPI

Semua senjata itu disimpan dengan rapi di salah satu markas terduga teroris. "Pisau delapan, samurai ada dua, golok tiga buah dan senjata tajam lainnya berbentuk busur kurang lebih 23 yang dijadikan barang bukti," ujar Rusdi.

Densus juga mengamankan sejumlah bendera daulat berwarna hitam dan putih. Setidaknya, dalam penangkapan itu ada empat bendera dengan warna hitam dan putih yang dijadikan barang bukti.

Rumah seorang terduga teroris di Jalan Medokan Sawah Nomor 121, Rungkut, Surabaya yang diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

12 terduga teroris yang ditangkap di beberapa wilayah ini menyimpan senjata-senjata tersebut di sebuah bunker. Densus juga menemukan jalur pelarian yang disiapkan oleh para terduga teroris itu jika usai melakukan aksi teror yang telah dipersiapkannya.

"Tentunya mereka telah melakukan aktivitas-aktivitas berupa latihan beladiri dan mereka juga sudah merancang bunker yang akan digunakan untuk kegiatan pembuatan senjata maupun bom rakitan," ucap Rusdi.

Adapun ke-12 terduga teroris itu adalah, UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, MI. Mereka diduga berafiliasi dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Baca Juga

Densus 88 Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Jawa Timur

Menurut Rusdi, 12 terduga teroris tersebut merupakan anggota Jamaah Islamiah (JI) yang terafiliasi ke jaringan Al Qaeda.

"Dan yang perlu dicatat oleh kita semua, mereka juga telah berencana melakukan amaliah yang tentunya ini perlu kita perhatikan, dan rencana amaliah dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dari Densus 88 antiteror Polri," tutup Rusdi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Tambah Pasukan di Pos Penyekatan Saat Idul Adha
Indonesia
Polri Tambah Pasukan di Pos Penyekatan Saat Idul Adha

Ini semuanya total ada 1.038 lokasi penyekatan

Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Garuda Langsung Dipenjara di Rutan Salemba
Indonesia
Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Garuda Langsung Dipenjara di Rutan Salemba

Kejaksaan Agung menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan dan sewa pesawat di PT Garuda Indonesia Tbk.

Jalani Laga Perdana Sore Ini, 30 Skuat Dewa United FC Siap Menggebrak Liga 2
Olahraga
Jalani Laga Perdana Sore Ini, 30 Skuat Dewa United FC Siap Menggebrak Liga 2

Tangsel Warrior, julukan Dewa United FC akan menjadi tuan rumah dalam laga perdana yang digelar di Stadion Madya Senayan Jakarta Pukul 15.30 WIB

Terapkan PPKM Level 2, Warga Cirebon Diminta Tetap Disiplin Prokes
Indonesia
Terapkan PPKM Level 2, Warga Cirebon Diminta Tetap Disiplin Prokes

Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengapresiasi keras keras semua pihak dalam menanggulangi pandemi COVID-19 di Kota Cirebon.

Ikut Tes SKD CPNS Diharuskan Sudah Divaksin Dosis Pertama
Indonesia
Ikut Tes SKD CPNS Diharuskan Sudah Divaksin Dosis Pertama

Totalnya, sebanyak 25.663 peserta dijadwalkan ikut SKD di Surabaya dengan rincian 24.529 peserta tes CPNS dan 1.034 peserta tes PPPK non-guru.

KPK Korek Keterangan Deputi BPOKK Partai Demokrat dalam Kasus Dugaan Suap Bupati PPU
Indonesia
KPK Korek Keterangan Deputi BPOKK Partai Demokrat dalam Kasus Dugaan Suap Bupati PPU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Deputi II Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Jemmy Setiawan, Rabu (30/3).

Komnas HAM Indikasikan Aksi Polisi 'Smackdown' Mahasiswa Demo Langgar HAM
Indonesia
Komnas HAM Indikasikan Aksi Polisi 'Smackdown' Mahasiswa Demo Langgar HAM

Berpotensi melanggar hak asasi manusia dan juga potensial melanggar protap di kepolisian.

2 Panglima Daerah di Papua Pimpin Langsung Seleksi Calon Taruna TNI
Indonesia
2 Panglima Daerah di Papua Pimpin Langsung Seleksi Calon Taruna TNI

Dengan seleksi yang bagus dan profesional maka akan mendapatkan calon perwira TNI yang berkualitas sehingga menepis stigma buruk yang menganggap bahwa untuk menjadi seorang prajurit TNI membutuhkan biaya.

Jalani Isoman 15 Hari, Gibran Mengaku Positif COVID-19 Sekaligus DBD
Indonesia
Jalani Isoman 15 Hari, Gibran Mengaku Positif COVID-19 Sekaligus DBD

"Saya juga kena penyakit demam berdarah. Itu yang membuat saya lama sembuh dari COVID-19," katanya.

Banyak Warga di Stasiun Rawa Buaya Pulang akibat Pengetatan Aturan
Indonesia
Banyak Warga di Stasiun Rawa Buaya Pulang akibat Pengetatan Aturan

MerahPutih.com - Banyak masyarakat yang terpaksa tak diizinkan masuk ke Stasiun Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat lantaran tidak menunjukkan surat aturan PPKM.