Selain Mrapen, Ini 5 Api Abadi Lainnya di Indonesia Instagram/ijenvolcano.tour

API abadi memang menjadi salah satu fenomena alam langka. Pasalnya, api ini tak akan pernah padam walaupun diguyur hujan sekalipun. Nah dari sekian banyaknya negara di dunia hanya ada beberapa yang memiliki api abadi, salah satunya adalah Indonesia.

Pada Asian Games 2018 ini selain api dari India, Api Abadi Mrapen digunakan untuk menyalakan obor untuk ajang olahraga bergengsi se-Asia ini. Api Abadi Mrapen juga digunakan untuk acara besar lain seperti pesta olahraga internasional Ganefo pada 1 November 1963 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI 23 Agustus 1996.

Tapi sebenarnya api abadi yang dimiliki oleh Indonesia bukan hanya Mrapen saja. Ada lima lokasi lainnya yang memiliki api abadi. Penasaran dimana saja itu? Berikut ulasannya.

Api Abadi Kayangan Api

Instagram/mohammadfernando_r_prakasa
Instagram/mohammadfernando_r_prakasa

Api abadi ini terletak di kawasan hutan lindung di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Munculnya api abadi di tempat ini karena adanya gas alam yang keluar dari dalam tanah. Tapi masyarakat setempat percaya kalau api abadi adalah tempat bersemayamnya Empu Supa atau Mbah Pandhe dari Kerajaan Majapahit.

Lokasi Kayangan Api tak begitu jauh dari Bojonegoro yakni sekitar 15 km ke arah selatan. Karena lokasinya di kawasan hutan lindung, tentu pemandangan di sana sangat indah dan asri. Beberapa fasilitas juga sudah disediakan seperti pendopo, tempat jajanan dan lain sebagainya.

Api Abadi Bekucuk

Masih di daerah Jawa Timur, Api Abadi Bekucuk juga menjadi api yang tak pernah padam lainnya. Api Abadi Bekucuk berada di Dusun Bekucuk, Tempuran, Mojokerto. Semenjak ditemukan di tahun 1993, api abadi ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Meski demikian masyarakat setempat percaya kalau api ini sudah ada sejak berabad-abad lamanya.

Api Abadi Bekucuk letaknya tak jauh dari pusat Kota Mojokerto yakni hanya berjarak 3 kilometer saja. Waktu yang tepat untuk melihat keindahan api abadi ini adalah di malam hari. Karena di waktu tersebut kobaran api sangat terlihat jelas.

Api Tak Kunjung Padam

Instagram/@wand3r.lust__
Instagram/@wand3r.lust__

Madura juga memiliki api abadi. Api yang bernama Api Tak Kunjung Padam atau sering juga disebut Api Abadi Pamekasan itu terletak di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Ketika hujan deras api ini akan padam, namun setelah berhenti api tersebut kembali menyala.

Konon api ini muncul karena tongkat sakti seorang bernama Ki Moko. Jarak Api Tak Kunjung Padam tak jauh dari pusat Kota Pamekasan yakni hanya 4 kilometer atau sekitar 15 menit. Dari Tol Suramadu, kamu membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk sampai ke lokasi.

Api Abadi Tanjung Api

Instagram/efekrumahtanggaa
Instagram/efekrumahtanggaa

Dari sekian api abadi, Api Abadi Tanjung Api adalah salah satu yang unik. Pasalnya api yang tak pernah padam itu berada di pinggir pantai. Tanjung Api berlokasi di Teluk Tomini, Ampana, Sulawesi Tengah.

Keunikan lainnya adalah jika kamu menggali sekitar 5 sampai 10 cm di sepanjang tanjung ini, maka gas alam akan keluar. Lokasi ini Tanjung Api bisa ditempuh selama 5 jam menggunakan perahu biasa atau 20 menit dengan speed boad.

Api Abadi Kawah Ijen

Instagram/kobevanhecke
Instagram/kobevanhecke

Kawah Ijen Banyuwangi, Jawa Timur memang paling dikenal dibandingkan dengan lokasi api abadi lainnya. Selain itu, api abadi di Kawah Ijen cukup unik karena berwarna biru seperti halnya api di kompor gas.

Selain api abadi di Kawah Ijen juga dikenal sebagai danau dengan air sangat asam terbesar di dunia. Birunya Api Abadi Kawah Ijen bisa dilihat sekitar pukul 2 dini hari hingga 4 pagi.

Kredit : yani

Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH