Selain HTI, Pengamat Politik: Pemerintah Juga Harus Bubarkan Sekte Yehuwa Boni Hargens (ketiga kiri) saat menjelaskan penyakit yang dideritanya di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/7). (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Pengamat Politik Boni Hargens menjelaskan bahwa selain Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), pemerintah juga harus berani membubarkan berbagai sekte atau ormas keagamaan yang meresahkan di Indonesia, seperti sekte Yehuwa, yang melakukan evangelisasi secara agresif di Indonesia.

"Saya melihat, Saksi Yehuwa sudah meresahkan banyak orang karena melakukan evangelisasi di tempat umum dan berusaha merekrut pemeluk agama lain untuk bergabung dengan sekte keyakinan mereka," kata Boni di Jakarta, Rabu (19/7).

Menurut Boni, kehadiran Perppu Ormas tidak hanya ditujukan untuk kelompok ormas radikal seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tetapi juga sekte keagamaan yang bertentangan dengan Pancasila.

Boni menilai, Saksi Yehuwa telah bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama yang dijamin dalam UUD 1945 dan yang menjadi prinsip awal Ketuhanan dalam Pancasila.

"Saya susah membayangkan, di negara beragama seperti Indonesia ada kelompok agama yang memaksa pihak lain untuk mengikuti sekte mereka. Ini melanggar prinsip beragama di Indonesia," tandasnya.

Oleh karena itu, menurut Boni, pemerintah harus segera menertibkan sekte atau ormas keagamaan seperti Yehuwa ini. Pasalnya, jika dibiarkan bisa berpotensi menciptakan ketidaknyamanan pemeluk agama lain dan mengusik kehidupan beragama orang lain.

"Perppu Ormas jangan hanya menyasar HTI atau ormas lain," katanya.

Di Rusia, Pengadilan Mahkamah Agung (MA) Rusia telah menyatakan aliran Saksi Yehuwa sebagai organisasi ekstremis, yang sama dengan kelompok negara Islam atau ISIS. Dan pada Kamis (20/4/ 2017), Saksi Yehuwa resmi dilarang beroperasi di seluruh Rusia.

Seperti diketahui, Saksi Yehuwa adalah suatu denominasi Kristen, milenarian, restorasionis yang dahulu bernama Siswa-Siswa Alkitab hingga pada tahun 1931.

Agama ini diorganisasi secara internasional, lebih dikenal di dunia Barat sebagai Jehovah's Witnesses atau Jehovas Zeugen, yang mencoba mewujudkan pemulihan dari gerakan kekristenan abad pertama yang dilakukan oleh para pengikut Yesus Kristus. (Pon)

Baca berita terkait pembubaran HTI lainnya di: Nusron Wahid: Pembubaran HTI Pahit, Tapi Harus Dilakukan



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH