Sekwan DPRD DKI Sebut tidak Temukan Bukti Viani Gelembungkan Dana Reses Eks Politikus PSI, Viani Limardi. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Sekretaris DPRD DKI Jakarta menyebut tidak ada tindakan mark up dana yang dilakukan oleh anggota Legislatif Parlemen Kebon Sirih, Viani Limardi dalam kegiatan reses.

Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Augustinus mengatakan, pihaknya pasti meneliti, memeriksa dan memverifikasi uang reses yang digunakan dari setiap anggota DPRD DKI.

Baca Juga

PSI Akui Belum Kirim Surat Pemecatan Viani sebagai Anggota DPRD DKI

"Untuk reses pertama dari bu Viani itu kami tidak menemukan penggelembungan dana, jadi tidak ada penggelembungan dana reses," tegas Augustinus.

Aga panggilan akrab Augustinus mengaku, sampai saat ini belum ada laporan secara lisan maupun surat yang diterima DPRD dari PSI terkait pemecatan Viani Limardi.

Pada prinsipnya, kata Aga, Sekretaris DPRD tidak akan ikut mencampuri urusan internal PSI, karena tugasnya hanya memfasilitasi fungsi kedewanan.

Eks Politikus PSI, Viani Limardi. Foto: dprd-dkijakartaprov.go.id
Eks Politikus PSI, Viani Limardi. Foto: dprd-dkijakartaprov.go.id

Terkait pemecatan ini, pihaknya menunggu surat dari PSI yang nantinya akan dikirim ke Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

"Jadi kalau bu Viani akan adukan kembali kami juga belum ada apapun yang disampaikan ke kami," terangnya.

Berdasarkan verifikasinya juga, lanjut Aga, saat reses di bulan Maret 2021 lalu, sudah tak ada lagi dana reses lebih yang masih disimpan Viani.

"Bulan Maret itu sudah selesai. Artinya, Bu Viani mengembalikan. Tapi, secara rijit nominalnya saya harus cek dulu administrasinya," jelasnya. (Asp)

Baca Juga

PSI: Proses Pemecatan Viani dari Anggota DPRD DKI Masih Berjalan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepala BNPT Ibaratkan Penyebaran Paham Radikal bak COVID-19
Indonesia
Kepala BNPT Ibaratkan Penyebaran Paham Radikal bak COVID-19

Penyebaran paham radikalisme dinilai sama berbahaya dengan virus COVID-19.

Jumlah Warga Binaan Bandar Narkoba dan Teroris Naik Tajam Tahun Ini
Indonesia
Jumlah Warga Binaan Bandar Narkoba dan Teroris Naik Tajam Tahun Ini

Rumah tahanan (rutan) di Jatim mengalami over kapasitas dan peningkatan hingga 12 persen hingga Oktober 2021 dibanding tahun lalu.

BKN Pastikan Tak Asal Pindahkan ASN ke Ibu Kota Baru
Indonesia
BKN Pastikan Tak Asal Pindahkan ASN ke Ibu Kota Baru

Proses pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dilakukan dengan penilaian cepat atau quick assessment.

[HOAKS atau FAKTA]: WNA Calon Penghuni IKN Mulai Berdatangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WNA Calon Penghuni IKN Mulai Berdatangan

Narasi dalam video tersebut, “Warga negara asing WNA calon penghuni IKN sudah mulai berdatangan. mempergunakan Tradisi pakaian adat Dayak Kalimantan.”

 [HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Wajibkan Laki-Laki Berpoligami
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Wajibkan Laki-Laki Berpoligami

Negara juga mengatur adanya mekanisme yang harus ditempuh bagi seorang suami jika ingin menikah lagi namun dengan ketentuan yang ketat.

Waspada Ledakan Kasus COVID-19 Gelombang Ketiga, Gibran Mulai Rumuskan Penyekatan
Indonesia
Waspada Ledakan Kasus COVID-19 Gelombang Ketiga, Gibran Mulai Rumuskan Penyekatan

Pemkot tidak akan membatasi kegiatan masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru nanti dan untuk anggaran penanganan COVID-19 tahun depan pihaknya hanya menganggarkan dana sebesar Rp 40 miliar.

Pembangunan Jalur Puncak II di Cianjur Terbengkalai
Indonesia
Pembangunan Jalur Puncak II di Cianjur Terbengkalai

Pembangunan Jalur Puncak II ini diyakini menjadi solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Puncak utamanya pada akhir pekan dan musim liburan.

Polisi Selidiki Motif Anak Akidi Tio Hendak Beri Sumbangan Sampai Rp 2 Triliun
Indonesia
Polisi Selidiki Motif Anak Akidi Tio Hendak Beri Sumbangan Sampai Rp 2 Triliun

Hasil klarifikasi dengan Bank Mandiri dana tidak cukup

Langkah Kementan Tekan Penyebaran PMK
Indonesia
Langkah Kementan Tekan Penyebaran PMK

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan saat ini pemerintah tengah mengusahakan impor vaksin untuk menekan dan penularan PMK tersebut.

Tidak Diakui Singapura, Ahli Minta Warga Tetap Mau Disuntik Vaksin Sinovac
Indonesia
Tidak Diakui Singapura, Ahli Minta Warga Tetap Mau Disuntik Vaksin Sinovac

Tingkat kemanjuran/efikasi CoronaVac lebih rendah jika dibandingkan dengan vaksin buatan Pfizer dan BioNTech, Comirnaty/BNT162b2.