Sekuel 'Spider-Man: Into the Spider-Verse' Resmi Diumumkan Fans dapat melihat kelanjutan cerita Miles Morales di tahun 2020 nanti (Foto: WallpaperCave)

SONY Pictures secara resmi mengumumkan tanggal perilisan sekuel film animasi Spider-Man: Into the Spider-Verse. Menurut kabar yang disampaikan lewat akun Twitter @Spider-Verse, sekuel Spider-Verse akan dirilis tanggal 8 April 2022. Cuitan tersebut dilengkapi dengan emoticon berbentuk laba-laba dan video logo Spider-Man yang terlihat glitchy.

Seri animasi Spider-Verse memang sukses meningkatkan kepopuleran nama Spider-Man dan Sony. Film pertamanya berhasil mendapatkan penghargaan Oscar sebagai film animasi terbaik, mengalahkan Incredibles 2, Isle of Dogs, Mirai, dan Ralph Breaks the Internet. Dengan meraih penghasilan hingga USD 375,5 juta atau setara Rp 5,2 triliun.

Baca juga:

Sony Dikabarkan Akan Garap Film Spider-Gwen Live-Action

Bagaimana tidak? Dengan gaya penggambarannya yang luar biasa. Cerita dan karakter Miles Morales yang menarik dan berbeda dari film-film Spider-Man sebelumnya. Ditambah kehadiran Spider-Man dari beragam dimensi. Tak heran banyak orang yang menjadikan Spider-Verse sebagai film Spider-Man terfavorit mereka.

Sekuel 'Spider-Man: Into the Spider-Verse' Resmi Diumumkan
Kedua karakter ini pun tengah sukses dalam industri perfilman (Foto: Instagram @ellejart)

Tapi Spider-Verse bukan satu-satunya seri Spider-Man yang pernah meraih kesuksesan besar. Salah satunya yaitu Spider-Man versi Tom Holland yang kabar kelanjutannya sempat jadi perbincangan hangat. Begitu juga dengan seri Venom yang juga merupakan karya Sony Pictures. Jika ingin dilihat secara lebih luas lagi, video game Marvel's Spider-Man karya Insomniac Games pun juga sukses di pasaran.

Ternyata ada alasan di balik ketenaran dari pahlawan laba-laba yang satu ini. Dilansir dari laman ScreenRant, Spider-Man memang dari awal didesain oleh Stan Lee dan Steve Ditko sebagai 'Every-man Hero', Apa sih maksudnya?

Adalah pahlawan yang lahir dari orang biasa. Tak seperti manusia super seperti Thor, Superman atau orang kaya dengan teknologi canggih seperti Iron-Man dan Batman. Spider-Man hanya 'tetanggamu yang ramah dan baik hati' seperti istilah friendly neighborhood Spider-Man.

Saat sedang tidak bertugas, Spider-Man biasanya digambarkan melanjutkan kehidupan seperti orang biasa. Dialog-dialog yang dilontarkannya pun ringan dan terkadang terkesan sedang bergurau. Ini lah yang membuat kita merasa lebih dekat dengan Spider-Man dibanding dengan superhero lain. Hal ini juga lah yang mungkin menjadi kesuksesan brand Spider-Man di dunia hiburan. (sep)

Baca juga:

Action Figure Spider-Man Kece dari Sideshow dan PCS Collectibles



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH