Sektor Pertanian Heronya Perekonomian saat Krisis akibat Pandemi Ilustrasi - Petani di Kabupaten Mukomuko melakukan uji coba program mina padi.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

MerahPutih.com - Kementerian Keuangan menilai bahwa pertanian menjadi salah satu sektor penahan tekanan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19.

"Sektor pertanian itu dari beberapa kali periode krisis memang menjadi shock absorber, dia semacam heronya perekonomian," ujar Staf Khusus Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi Kementerian Keuangan Masyita Crystalin dalam diskusi daring bertema Digital Transformation to Accelerate Indonesia's Economic Growth di Jakarta, Senin (23/11).

Ia mengatakan, saat terjadi perlambatan ekonomi di daerah urban, maka penduduk atau masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau pendapatannya mengalami penurunan akan kembali ke desa dan kembali masuk ke sektor pertanian.

Baca Juga:

Pertanian Tak Terpengaruh COVID-19, Mentan: Akselerasi Harus Ditingkatkan

Di sisi lain, lanjut dia, sektor pertanian juga merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja paling tinggi.

"Jadi ada tiga sektor yang menyerap tenaga kerja paling tinggi yaitu sektor pertanian, perdagangan dan juga sektor manufaktur," paparnya, dikutip Antara.

Menurut dia, sektor-sektor yang sifatnya shock absorber seperti itu perlu ditingkatkan value added dan daya saingnya agar mampu tumbuh lebih tinggi, sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di level selanjutnya.

Staf Khusus Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Kemenkeu, Masyita Crystalin dalam diskusi daring bertema "Digital Transformation to Accelerate Indonesia's Economic Growth" di Jakarta, Senin (23/11/2020). ANTARA/ Zubi Mahrofi.
Staf Khusus Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Kemenkeu, Masyita Crystalin dalam diskusi daring bertema "Digital Transformation to Accelerate Indonesia's Economic Growth" di Jakarta, Senin (23/11/2020). ANTARA/ Zubi Mahrofi

Dalam kesempatan itu, Masyita juga mengatakan, Indonesia sedang dalam usaha untuk menjadi negara maju pada 2045. Untuk menjadi negara maju, tentu pertumbuhan ekonomi harus lebih tinggi.

"Potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebelum pandemi itu sekitar 5 persen, dan bahkan lebih tinggi lagi. Untuk mencapai itu, kita harus meningkatkan produktivitas, value added di berbagai sektor dan di berbagai lini dan juga harus mencari sektor baru yang value added tinggi sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat lagi," ujarnya.

Baca Juga:

Atasi Krisis Pangan, Perempuan Tani HKTI Tanam Pohon Serentak se-Indonesia

Dalam jangka panjang, lanjut dia, pemerintah berusaha meningkatkan daya saing melalui infrastruktur, termasuk infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT).

"ICT akan menjadi sektor masa depan, sebenarnya sebelum pandemi ini perkembangan di Indonesia sudah cukup baik, selalu meningkat setiap tahunnya dan memang ini adalah salah satu megatren yang akan terjadi di dunia," ujarnya. (*)

Baca Juga:

Tagih Janji Jokowi, Ratusan Petani Tembakau Demo di Dekat Istana

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yang Akan Dilakukan Polisi Setelah Semua Pihak 'Kerumunan Petamburan' Diklarifikasi
Indonesia
1.500 Ojol di Solo Dapat Vaksinasi, Gibran: Ekonomi Harus Segera Pulih
Indonesia
1.500 Ojol di Solo Dapat Vaksinasi, Gibran: Ekonomi Harus Segera Pulih

Sebanyak 1.500 driver ojek online (ojol) mendapatkan vaksinasi Sinovac oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah di Balai Kota, Senin (22/3).

AIIB Beri Pinjaman Indonesia Buat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
AIIB Beri Pinjaman Indonesia Buat Vaksinasi COVID-19

Hutang untuk mendukung komunikasi dan koordinasi tanggap darurat serta distribusi vaksin termasuk penguatan sistem logistik dan manajemen vaksin

Kata Wali Kota Surabaya atas Tuntutan Hentikan Penyekatan dan Tes Swab Suramadu
Indonesia
Kata Wali Kota Surabaya atas Tuntutan Hentikan Penyekatan dan Tes Swab Suramadu

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui warga yang berdemo di Balai Kota, Senin (21/6).

KPK Korek Dua Saksi Kasus Suap Proyek SPAM Kementerian PUPR
Indonesia
KPK Korek Dua Saksi Kasus Suap Proyek SPAM Kementerian PUPR

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka LJP (Leonardo Jusminarta/Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian
Indonesia
Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian

Masalah pasok gula rafinasi saat ini adalah terlalu panjang jalur birokrasi perizinan import gula tersebut

Bongkar Hoaks Perawat RSD Wisma Atlet Meninggal, Polisi Dapat Penghargaan dari TNI
Indonesia
Bongkar Hoaks Perawat RSD Wisma Atlet Meninggal, Polisi Dapat Penghargaan dari TNI

Informasi hoaks ini muncul di tengah upaya pemerintah dan masyarakat melawan wabah virus corona

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Pasar Rebo
Indonesia
Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Pasar Rebo

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah rumah terduga teroris di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ditugasi Awasi Orang Makan di Warteg, Polda Metro: Bisa Habis Semua Polisi
Indonesia
Ditugasi Awasi Orang Makan di Warteg, Polda Metro: Bisa Habis Semua Polisi

"Kita masih terus melakukan operasi yustisi, kegiatan patroli, woro-woro. Misal warungnya ada seribu terus TNI-Polri nungguin seribu-nya orang makan satu-dua menit, lima menit, habis semua polisi itu lama-lama," kata Yusri

Alasan Novel Baswedan cs tak Lolos TWK: Dianggap Menentang Pimpinan dan Pemikiran Liberal
Indonesia
Alasan Novel Baswedan cs tak Lolos TWK: Dianggap Menentang Pimpinan dan Pemikiran Liberal

Direktur Pembinaan Jaringan Antarkomisi dan Instansi (PJAKI) KPK Sujanarko, menyebut salah satu pegawai tak lolos TWK karena dianggap bertentangan dengan pimpinan KPK.