Sektor Otomotif Indonesia Bisa Jadi Yang Terbaik di ASEAN Mobil-mobil bekas yang dipasarkan di Bursa Mobil Bekas Mal Blok M, Jakarta, Jumat (22/4/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

MerahPutih.com - Kementerian Perindustrian menggalang kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif di Tanah Air.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier mengatakan, hasil kajian-kajian di sektor otomotif dari JICA diharapkan dapat diterapkan di industri otomotif Indonesia.

Baca Juga:

Teknologi Otomotif Hadir Optimalkan Efisiensi Kendaraan dan Ramah Lingkungan

Kemenperin dan JICA akan melangsungkan kerja sama dalam kerangka Program Pembangunan Industri Otomotif 2022-2025. Terdapat tiga pilot project yang akan dilakukan sebagai implementasi dari program kerja sama tersebut.

Ketiganya adalah program matching hub, program pendampingan R&D&D, serta program pengembangan strategi ekspor untuk industri otomotif Indonesia.

"Riset dan kajian adalah modal yang penting bagi penyusunan kebijakan pengembangan industri otomotif. Kami sangat berterima kasih kepada JICA yang melaksanakan kajian-kajian untuk mengambil kebijakan yang terbaik," ujarnya.

Dirjen ILMATE menjelaskan, proyek tersebut berkaitan dengan kebijakan pengembangan sektor otomotif yang ditempuh pemerintah, misalnya Super Deduction Tax 300 persen bagi industri manufaktur yang berinvestasi dalam hal riset dan pengembangan (R&D).

Perwakilan JICA, Tomoyuki Yamada menyampaikan, bahwa tiga pilot project kerjasama Kemenperin-JICA akan dilakukan secara simultan dalam periode 2022-2025 oleh tiga working group.

Proyek yang pertama adalah implementasi digitalisasi melalui matching hub badan usaha komponen dan system integrator yang bertujuan untuk meningkatkan proses produksi dan manajemen pabrik pada industri otomotif lokal.

Proyek kedua merupakan pendampingan research, development, and design (R&D&D) untuk pemanfaatan insentif Super Deduction Tax sesuai PMK 153/2020.

Proyek ini akan dilaksanakan dalam bentuk pengembangan pedoman pelaksanaan R&D&D agar dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak badan usaha.

"Sasaran partisipan proyek ini adalah industri yang tengah melakukan atau berminat mengembangkan teknologi, berinovasi dalam proses desain, dan kegiatan R&D&D lainnya,” ujar Yamada.

Proyek ketiga adalah pengembangan strategi ekspor yang dilaksanakan dalam bentuk penelitian-penelitian terkait struktur pasar, standar keamanan, keberterimaan produk, kapasitas produksi, regulasi, sistem pajak, dan praktik bisnis industri otomotif di Indonesia.

Dari situ, akan dibuat suatu rumusan strategi ekspor terbaik yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan industri otomotif nasional.

“Tim JICA juga menyampaikan output yang ditargetkan, detail timeline per working group, serta stakeholder-stakeholder yang diharapkan berpartisipasi untuk menyukseskan program kerja sama antara Kementerian Perindustrian dan JICA ini,” imbuh Yamada.

Beberapa waktu lalu, Kemenperin menyelenggarakan kegiatan Joint Coordinating Committee (JCC) Meeting di Jakarta, sebagai kick-off program kerja sama tersebut.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan, Indonesia perlu meningkatkan ekspor otomotif sesuai yang ditargetkan tercapai pada tahun 2035.

Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) I Made Dana Tangkas juga memberikan respons positif terhadap kerja sama tersebut. Indonesia memiliki potensi dalam bidang industri otomotif, sehingga mengharapkan sektor ini menjadi yang terbaik di ASEAN. (Asp)

Baca Juga:

Rayakan Lebaran dengan Promo dari Industri Otomotif

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tinggal 73 Hari, Status Tiket Formula E Masih Not On Sale
Indonesia
Tinggal 73 Hari, Status Tiket Formula E Masih Not On Sale

Penjualan tiket gelaran Formula E di Jakarta masih belum jelas, padahal perhelatan balap mobil berkelas internasional tersebut tinggal 73 hari lagi. Terhitung sesuai jadwal event pada 4 Juni 2022 mendatang.

[HOAKS atau FAKTA]: RANS Entertainment Bagikan Hadiah Rp 50 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: RANS Entertainment Bagikan Hadiah Rp 50 Juta

Beredar informasi berupa pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp pengumuman dari tim RANS Entertainment membagikan hadiah sebesar Rp 50 juta.

Wagub DKI Ancam Beri Sanksi ASN yang Nekat Ikut Bukber
Indonesia
Wagub DKI Ancam Beri Sanksi ASN yang Nekat Ikut Bukber

Aparatur Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta tak bisa lagi secara leluasa mengikuti kegiatan buka puasa bersama (Bukber) selama bulan suci Ramadan 1443 Hijriah/2022.

Kasus Omicron di DKI Merangkak Naik, Ganjil Genap Diminta Ditiadakan
Indonesia
Kasus Omicron di DKI Merangkak Naik, Ganjil Genap Diminta Ditiadakan

Total ada 67 kasus COVID-19 pada guru dan siswa

1,3 Kilometer Bantaran Sungai Cidurian Bandung Ditata Jadi Ruang Publik
Indonesia
1,3 Kilometer Bantaran Sungai Cidurian Bandung Ditata Jadi Ruang Publik

Warga yang semula tinggal di bantaran sungai telah dibantu pemindahahannya ke beberapa tempat, seperti Rusunawa Rancacili.

Mendag Lutfi Duga Ada Penyelundupan Minyak Goreng ke Luar Negeri
Indonesia
Mendag Lutfi Duga Ada Penyelundupan Minyak Goreng ke Luar Negeri

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menduga, terdapat produsen yang sengaja menyelundupkan minyak goreng ke luar negeri.

Cerita Pembalap dan Kru MotoGP Nikmati Keindahan Mandalika
Indonesia
Cerita Pembalap dan Kru MotoGP Nikmati Keindahan Mandalika

Marc Marquez menyempatkan diri menaiki salah satu bukit di Mandalika dan menulis "jatuh cinta dengan tempat ini #Indonesia" di postingannya.

Sembilan Jenis Kendaraan Bebas Aturan Ganjil Genap saat Mudik Lebaran
Indonesia
Sembilan Jenis Kendaraan Bebas Aturan Ganjil Genap saat Mudik Lebaran

Rencana kebijakan ganjil genap mudik 2022 ternyata tak berlaku untuk semua kendaraan.

Kapolri Bakal Kaji Posisi AKBP Brotoseno di Polri
Indonesia
Kapolri Bakal Kaji Posisi AKBP Brotoseno di Polri

Posisi mantan terpidana kasus suap AKBP Raden Brotoseno di institusi Polri menuai sorotan.

Polisi Beberkan Alasan Tak Teruskan Kasus Pura-Pura Meninggal Warga Bogor
Indonesia
Polisi Beberkan Alasan Tak Teruskan Kasus Pura-Pura Meninggal Warga Bogor

Polres Bogor menerapkan restorative justice pada kasus warga Bogor, US (40) yang berpura-pura meninggal dunia