Sekolah Pasca Bencana Sumatera Mulai Beroperasi, DPR Ingatkan Pentingnya Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Sekolah Pasca Bencana Sumatera Mulai Beroperasi, DPR Ingatkan Pentingnya Pendampingan Psikologis dan Trauma Healing

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengonfirmasi bahwa sebanyak 85 persen satuan pendidikan di kawasan terdampak bencana di Sumatera telah siap untuk beroperasi kembali. Langkah ini diambil guna memastikan keberlanjutan layanan pendidikan bagi para peserta didik di wilayah terdampak, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi, memberikan apresiasi sekaligus memberikan catatan kritis mengenai kondisi psikologis siswa. Ia menekankan bahwa pembukaan kembali institusi pendidikan harus dibarengi dengan upaya pemulihan mental yang komprehensif.

“Kami tentu menyambut baik rencana pengoperasian 85 persen sekolah di wilayah bencana Sumatera. Kami berharap sekolah bisa membantu proses pemulihan mental peserta didik yang mayoritas mengalami trauma pasca bencana Sumatera,” ujar Hilman dalam keterangannya, Jumat (2/1).

Baca juga:

Manfaatkan Libur Sekolah dengan Wisata Edukasi Sejarah di Museum Fatahillah Jakarta

Urgensi Pemulihan Psikologis dan Trauma Healing

Hilman menjelaskan bahwa mayoritas siswa korban bencana mengalami trauma mendalam akibat kehilangan tempat tinggal hingga anggota keluarga. Kondisi ini dinilai dapat menghambat perkembangan emosional dan fokus belajar anak dalam jangka panjang jika tidak segera ditangani.

Ia meminta agar sekolah bertransformasi menjadi ruang aman yang mengedepankan pendekatan ramah anak.

Tahap awal proses pembelajaran juga disarankan tidak langsung masuk ke materi akademik, melainkan diisi dengan kegiatan kreatif, permainan edukatif, serta aktivitas menghibur yang bertujuan untuk menstabilkan kondisi psikis siswa. Menurutnya, pemulihan mental adalah fondasi utama sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berjalan normal kembali.

Pemenuhan Fasilitas Belajar dan Hak Pendidikan Dasar

Selain aspek psikologis, Hilman juga mendesak Pemerintah untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dasar pendidikan, seperti alat tulis dan seragam sekolah.

Mengingat banyak siswa yang kehilangan perlengkapan belajar akibat banjir dan tanah longsor, kehadiran negara sangat diperlukan untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang rusak.

Baca juga:

Waka Komisi IX DPR Minta Program MBG Dihentikan Selama Libur Sekolah karena tak Efektif

Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang dijamin oleh konstitusi, bahkan dalam situasi darurat sekalipun. Hilman berharap bencana alam tidak menjadi penghalang bagi masa depan generasi muda di wilayah Sumatera.

“Anak-anak tidak boleh menjadi korban dua kali, karena bencana dan karena kehilangan akses pendidikan,” pungkasnya. (Pon)

#Sekolah #Masuk Sekolah #Sekolah Dasar #Renovasi Sekolah #Bencana Alam #Bencana Nasional #Bencana Hidrometeorologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Bagikan