Sekolah di Zona Kuning Dipertimbangkan Dibuka, Peserta Didik Dibatasi Hanya 30 Persen Ilustrasi - Pemerintah daerah di zona hijau agar dapat mengambil keputusan yang benar-benar bijak dalam membuka kembali sekolah-sekolah di daerahnya. (Antaranews)

MerahPutih.com - Pemerintah mempertimbangkan membuka sektor pendidikan di wilayah zona kuning COVID-19. Hal itu menyusul permintaan sejumlah pihak membuka sekolah tidak hanya di zona hijau.

"Kami sedang memikirkan permintaan dari sejumlah masyarakat agar zona kuning pun diizinkan untuk sekolah. Kami sedang membahas ini," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo kepada wartawan usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/7).

Baca Juga:

Sekolah Dimulai, KPAI Minta Gugus Tugas COVID-19 Pantau Ketat Sekolah

Doni yang juga jenderal bintang ini pun sudah menguraikan ketentuan jika sekolah di zona kuning dibuka.

"Kalau toh misalnya disetujui, maka maksimal setiap pelajar itu hanya dua kali saja mengikuti kegiatan. Kemudian persentase pelajar yang di ruangan tidak boleh lebih dari 30 persen atau 25 persen. Ini dalam topik pembahasan," jelas mantan Danjen Kopasuss ini.

Ketua Gugus Tugas, Doni Monardo saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Provinsi DKI Jakarta, Senin (29/6/2020). ANTARA/Humas setkab/Rahmat/pri. (ANTARA/Humas setkab/Rahmat)
Ketua Gugus Tugas, Doni Monardo saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Provinsi DKI Jakarta, Senin (29/6/2020). ANTARA/Humas setkab/Rahmat/pri. (ANTARA/Humas setkab/Rahmat)

Doni mengatakan, orang tua dan pihak sekolah mengeluhkan tidak adanya aktivitas pembelajaran di sekolah sejak pandemi virus corona. Kendati begitu, dia menyebut rencana pembukaan sekolah di zona kuning masih dalam tahap pembahasan.

"Ini dalam pembahasan karena ini ada permintaan dari orang tua dan pimpinan sekolah yang mengatakan sudah sekian lama tidak ada aktivitas. Tapi kalau (pembukaan sekolah) ini jadi, hanya (sekolah) di zona kuning," ujarnya.

Baca Juga:

Orang Tua Siswa Mengaku Ribet Sekolah Online

Meskipun nantinya permintaan tersebut disetujui, kegiatan belajar mengajar akan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai tepat Senin (13/7). Sekolah yang berada di zona hijau atau aman dari coroma diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka.

Sementara, sekolah di daerah kuning, oranye, dan merah masih diminta untuk melakukan pembelajaran daring (online). Pasalnya, masih ada penyebaran virus corona di daerah zona tersebut. (Knu)

Baca Juga:

DPR Peringatkan Jangan Kecolongan saat Pembukaan Kegiatan Belajar di Sekolah



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH