Sekolah dan Kuliah Tatap Muka Baru Bisa Dilakukan Setelah Vaksinasi COVID-19 Vaksinasi Telkom University. (Foto: Telkom)

MerahPutih.com - Tenaga pendidik di Indonesia menjadi prioritas vaksinasi COVID-19. Dengan demikian, sekolah atau kuliah tatap muka bisa dilaksanakan tanpa khawatir terjadi penularan COVID-19.

“Kami berharap seluruh tenaga pendidik di Indonesia bisa segera divaksinasi, agar proses belajar mengajar bisa kembali seperti sediakala, dan semoga setelah tenaga pendidik dilakukan vaksinasi, seluruh mahasiswa di Indonesia juga bisa divaksinasi,” kata Rektor Telkom University, Prof. Adiwijaya, Senin (12/4).

Rektor Adiwijaya berharap, vaksinasi bisa menghentikan penyebaran corona dan menyudahi pandemi yang kini masuk tahun kedua. Telkom University akan menyelenggarakan perkuliahan tatap muka jika seluruh tenaga pendidiknya sudah mendapat suntik vaksin Covid-19. Selama ini, Telkom University menggelar kuliah secara jarak jauh atau online.

Baca Juga:

Kemenkes Berikan Tips Jalani Vaksinasi saat Berpuasa

Direktur Sekretariat dan Perencanaan Strategis yang juga Ketua Tel-U Siaga COVID-19 Anisah Firli memaparkan, sebanyak 1.075 tenaga pendidik Telkom University telah menjalani proses vaksinasi yang diharapkan meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan Covid-19.

“Jumlah tenaga pendidik yang menjalani vaksin hari ini terdiri dari unsur pimpinan, dosen dan pegawai. Selain itu petugas keamanan dan petugas kebersihan juga mendapatkan vaksin,” kata Anisah.

Pemkot Bandung tengah menyiapkan sekolah tatap muka. Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung yang juga Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, setiap pihak terkait harus fokus menyiapkan kebijakan pembukaan sekolah langsung itu. Utamanya, berkenaan dengan antisipasi sisi kesehatan yang merupakan tanggung jawab bersama.

Oded menuturkan, sekalipun imbauan pemerintah pusat baru dimulai pada Juli 2021 mendatang, namun sejak April ini akan mengakselerasi segala persiapan sekolah tatap muka. Sebagai langkah awalnya, pada 7 April 2021 lalu telah digelar diskusi secara virtual dengan para pemangku kepentinhan pendidikan di Kota Bandung.

“Telah terjadi kesepakatan, PTM (Pembelajaran Tatap Muka) ini dapat dilaksanakan dengan beberapa stakeholder pendidikan. Ada perwakilan Komisi D DPRD, pengurus PGRI, AKSI, FAGI, dan lain lain. Hadir juga ada prwakilan orang tua siswa,” ucap Oded usai rapat terbatas secara daring dari Balai Kota Bandung, pekan lalu.

Saat ini, di Kota Bandung tercatat sekitar 2.200 PTK yang sudah menjalani penyuntikan vaksin. Total target sasaran untuk PTK di seluruh jenjang di Kota Bandung yakni sebanyak 35.904 orang.

"Sasaran vaksin PTK ini pada jenjang SD, SMP, SMA, RA, MI, MTS, MA atau MAK yang berlokasi di Kota Bandung. Sumber data Dinas Pendidikan memiliki sasaran sebesar 33.886, dan data dari Kementerian Agama sebanyak 2.018,” ungkapnya.

Vaksinasi
Vaksinasi. (Foto: Pemprov Jabar)

Guna mengakselerasi vaksinasi bagi PTK ini, Oded sudah merancang agar penyuntikan didesentralisasikan ke tiap kecamatan. Nantinya, per kecamatan ikut mengoordinasikan vaksinasi bagi sekitar 500 PTK.

“Target vaksinasi akan diupayakan selesai pada Mei. Vaksinasi PTK ini secara serentak akan dilaksanakan di 30 kecamatan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kendati semua orang tua setuju ikut PTM, namun pada pelaksanaannya akan dibagi penjadwalannya diatur secara bergiliran.

“Sistem pembelajaran PTM terbatas ini akan dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh. Maksimum selama 3 jam dengan 2 mata pelajaran. Kapasitas kelas juga antara 30-50 persen dengan jarak antar bangku sekitar 1,5 meter,” katanya. (Iman Ha/Bandung)

Baca Juga:

DKI Belum Jadwalkan Vaksinasi Bagi Pekerja Swasta Formal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Moeldoko Tegaskan Sikap Indonesia ke Palestina Tidak Berubah
Indonesia
Moeldoko Tegaskan Sikap Indonesia ke Palestina Tidak Berubah

Indonesia jangan ikut terseret dalam situasi tersebut

Golkar Bakal Tolak Presiden Jokowi 3 Periode
Indonesia
Golkar Bakal Tolak Presiden Jokowi 3 Periode

"Kalau pun kita pada akhirnya sepakat melakukan amandemen saya kira itu dalam proses yang cukup panjang," jelas Ketua Komisi II DPR ini.

PTM Saat Kasus Menanjak, Satgas Khawatir Picu Klaster Sekolah di Bandung
Indonesia
PTM Saat Kasus Menanjak, Satgas Khawatir Picu Klaster Sekolah di Bandung

Indikasi naiknya kasus COVID-19 Kota Bandung dapat dilihat dari tingginya keterisian ruang isolasi di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang mencapai 90 persen.

Komisi B Panggil Petinggi Sarana Jaya, Tanyakan Nasib Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
Komisi B Panggil Petinggi Sarana Jaya, Tanyakan Nasib Rumah DP 0 Rupiah

Komisi B DPRD DKI Jakarta memanggil BUMD Pembangunan Sarana Jaya (PSJ) hari ini, Rabu (15/3).

[Hoaks atau Fakta]: Air Rebusan Belimbing Wuluh Jadi Obat COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Air Rebusan Belimbing Wuluh Jadi Obat COVID-19

Belum ada penelitian yang menyebutkan satu makanan tertentu termasuk air rebusan belimbing wuluh dapat menyebuhkan atau mencegah dari tertular COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Air Jeruk Nipis Mampu Bersihkan Paru-paru dari Nikotin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Air Jeruk Nipis Mampu Bersihkan Paru-paru dari Nikotin

Hal ini dikarenakan asap rokok akan masuk ke saluran pernapasan

BP BUMD DKI Gandeng KNKT untuk Audit Menyeluruh TransJakarta
Indonesia
BP BUMD DKI Gandeng KNKT untuk Audit Menyeluruh TransJakarta

"Akan dilakukan audit menyeluruh soal keselamatan operasi. Dalam proses audit ini rencananya TransJakarta bekerja sama dengan KNKT," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembina BUMD DKI Riyadi di Jakarta, Jumat (3/12)

Kasus Aktif DKI Turun 141 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen
Indonesia
Kasus Aktif DKI Turun 141 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen

Kasus COVID-19 di Jakarta terus alami perubahan yang cukup baik.

Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti
KPR
Pembebasan Pajak Beli Rumah Geliatkan Sektor Properti

Dalam jangka menengah juga dapat menggeliatkan kembali sektor properti dan memulihkan perekonomian secara keseluruhan.