Sekjen PDIP: Selangkah Lagi Menuju Podium Juara, Ayo Timnas Indonesia Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (ANTARA/HO-PDIP)

MerahPutih.com - Kemenangan timnas Indonesia atas Singapura di laga semifinal leg kedua Piala AFF 2020, Sabtu (25/12) mendapatkan perhatian luas dari seluruh masyarakat tanah air.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengapresiasi kerja keras para pemain Indonesia yang tak kenal lelah selama pertandingan.

Baca Juga

Shin Tae-yong Sebut Jadwal Final Piala AFF 2020 Untungkan Indonesia

"Dalam sebuah pertandingan olahraga, termasuk sepak bola sebelum peluit tanda pertandingan berakhir kita harus optimistis bahwa kita bisa mengejar ketinggalan," ucap Hasto dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu (26/12).

Spirit itu, kata dia, ditunjukkan para pemain Timnas Indonesia sehingga bisa mengejar ketertinggalan, mencetak gol, dan memaksakan harus menyelesaikan pertandingan dengan cara perpanjangan waktu.

"Segalanya ada di pertandingan Timnas Indonesia melawan Singapura tersebut. Gol-gol yang tercipta, tiga kartu merah untuk Singapura, dan Indonesia dihukum penalti menjelang akhir pertandingan. Ini sebuah pertandingan klasik. Untuk sesaat kita yang menonton pertandingan merasa timnas akan kalah," katanya.

Dia melihat ada dua kunci pertandingan ini, yakni keberhasilan mencetak gol kedua dan kiper Timnas Indonesia yang bisa menepis tendangan penalti Singapura di akhir pertandingan.

"Sungguh dramatis, apalagi Indonesia bermain di Stadion Nasional Singapura yang merupakan stadion utama Singapura. Kita bangga dengan perjuangan seluruh pemain, kita berharap mereka menunjukkan permainan yang lebih solid di pertandingan final," harap Hasto.

Pertandingan Indonesia melawan Singapura, katanya, cukup menegangkan bagi pendukung Indonesia yang menyaksikan secara langsung di dalam Stadion Nasional Singapura maupun pendukung Timnas Indonesia di Tanah Air yang menyaksikannya melalui layar kaca.

"Saya termasuk yang tegang menonton saat Indonesia tertinggal dan mendapat hukuman tendangan penalti menjelang pertandingan usai. Malam Minggu yang sangat seru dan mendebarkan," ujar politisi asal Yogyakarta ini.

Baca Juga

Lawan 9 Pemain, Indonesia Vs Singapura Berlanjut ke Perpanjangan Waktu

Dia menambahkan Indonesia merindukan prestasi sepak bola di level internasional, apalagi berdasarkan data Indonesia belum pernah menjuarai Piala AFF Suzuki Cup yang merupakan event bergengsi di Asia Tenggara.

Berdasarkan catatan, Timnas Indonesia selalu tertahan di posisi "runner up". Ini akan menjadi final keenam Indonesia.

"Semoga kali ini Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan di partai final. Seluruh masyarakat Indonesia, terutama pecinta timnas Indonesia mendoakan saat pertandingan final ditiup wasit. Selangkah lagi menuju podium juara. Ayo Timnas Indonesia!," ujarnya.

Timnas Indonesia berhasil menundukkan Timnas Singapura dengan skor 4-2 pada laga leg kedua Semifinal Piala AFF yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura, Sabtu malam.

Di babak final nanti, Indonesia akan bertarung melawan pemenang dari partai semifinal lain yang mempertemukan Thailand dan Vietnam. Pada laga leg pertama, Thailand unggul melawan Vietnam dengan skor 2-0, sementara laga leg kedua akan digelar pada Minggu (26/12). (*)

Baca Juga

Sengit, Menarik dan Panasnya Pertandingan Indonesia Lawan Singapura

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasto: Kita Bukan Partai yang Suka Cabut Akar Lain
Indonesia
Hasto: Kita Bukan Partai yang Suka Cabut Akar Lain

Seluruh kepala dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan (PDIP) diminta untuk satu barisan memajukan Indonesia Raya.

Korupsi Dana Desa Semakin Melonjak
Indonesia
Korupsi Dana Desa Semakin Melonjak

tindak pidana korupsi memang rentan terjadi di sektor tersebut karena anggaran dana desa bernilai besar. Misalnya pada tahun 2022, negara mengalokasikan anggaran dana desa sebesar Rp 68 triliun.

Kata Anies Soal Pembukaan Kembali Bioskop di Jakarta
Indonesia
Kata Anies Soal Pembukaan Kembali Bioskop di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta memperbolehkan hiburan bioskop beroperasi kembali di saat penetapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3.

Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi
Indonesia
Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi tersebut dapat mengurangi jumlah wisatawan di Malioboro Pihaknya juga dapat mengawasi dan memecah jika munculnya kerumunan.

Wapres Ma'ruf Amin Pimpin Pemerintahan sampai 29 Juli 2022
Indonesia
Wapres Ma'ruf Amin Pimpin Pemerintahan sampai 29 Juli 2022

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin ditugaskan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Presiden selama Jokowi lawatan ke luar negeri.

Kasus COVID-19 Diklaim Makin Membaik, Jokowi Justru Peringatkan Dua Hal Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Diklaim Makin Membaik, Jokowi Justru Peringatkan Dua Hal Ini

Jokowi juga menyertakan foto benda-benda yang gunakan sehari-hari utuk beraktifitas

Saat Jokowi Minta Kiai Rayu Anak Muda NU Ainun Najib Balik ke Indonesia
Indonesia
Saat Jokowi Minta Kiai Rayu Anak Muda NU Ainun Najib Balik ke Indonesia

NU harus memberikan ruang yang lebih besar kepada warga NU dari generasi milenial, dari generasi Gen-Z untuk tampil dan mengambil peran sentral dalam perkembangan Indonesia yang baru.

ASN Diminta Tak Ikut-ikutan Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian di Medsos
Indonesia
ASN Diminta Tak Ikut-ikutan Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian di Medsos

“Bijaklah dalam bermedia sosial, saring dulu sebelum sharing, ASN Kemenag cerdas dan tak boleh menyebar hoaks," ujar Nizar di Jakarta, Sabtu (5/3).

Vladimir Putin Puji Jokowi yang Informatif saat Berdialog
Indonesia
Vladimir Putin Puji Jokowi yang Informatif saat Berdialog

Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut, bahwa pembicaraannya dengan Presiden RI, Joko Widodo, dalam kunjungannya ke Moskow dilakukan dalam suasana seperti dialog bisnis dan sangat informatif.

KPK Minta Hakim Konfrontasi Kesaksian Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Minta Hakim Konfrontasi Kesaksian Azis Syamsuddin

"Apakah keterangan dari saudara Azis Syamsuddin nanti diterima oleh majelis hakim tentu akan disandingkan dengan alat bukti yang lain atau keterangan-keterangan yang lain," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata