Sekjen Gerindra Ceritakan Pasang Surut dengan PDIP, Bisa Koalisi Kembali di Pilpres 2024 Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani saat meresmikan kantor DPC Gerindra Kota Semarang, Minggu (28/11). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

MerahPutih.com - Partai Gerindra menyatakan tak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan PDIP Perjuangan di Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, kerja sama tersebut untuk mewujudkan cita-cita Partai Gerindra yaitu menjadikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai presiden.

"Kita sama-sama bercita-cita membangun Indonesia dan membela kepentingan rakyat, kenapa kita tidak bekerja sama untuk mencapai tujuan itu. Untuk apa kita pengkerengan yang membuat kegaduhan, padahal bisa bekerja sama," kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/11).

Baca Juga:

Ketimbang Anies, Sandi Uno Berpotensi Bikin Kejutan di Pilpres 2024

Hal itu disampaikan Muzani saat meresmikan kantor DPC Gerindra Kota Semarang, Minggu (28/11).

Dia mengatakan, kerja sama yang dijalin Gerindra dan PDIP pernah mengalami fase pasang-surut, misalnya di tahun 2009 kedua partai tersebut menjalin kerja sama.

Namun menurut dia, di tahun 2014 Gerindra memilih menjadi oposisi dan saat ini kembali bersama dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Dan ke depan kita ingin bekerja sama lagi untuk membesarkan dan membangun Indonesia," ujarnya.

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, Indonesia secara geografis adalah negara besar dengan jumlah penduduk sebesar 270 juta dan sekitar 17 ribu pulau, sehingga tidak mungkin satu kekuatan bisa menjangkau seluruhnya.

Baca Juga:

Di Jawa Barat, Dorongan Anies Maju Pilpres Dimulai Dari Bogor

Karena itu menurut Muzani, yang menyebabkan semua kekuatan politik harus bekerja sama membangun masa depan Indonesia dan menyatukan diri dalam satu kekuatan karena PDIP dan Gerindra adalah kekuatan besar.

"Kita harus terus merawat kebhinekaan dan keberagaman bangsa sebagai kekuatan kita. Maka, kita harus menjadi kekuatan perekat bersama dengan kekuatan politik lainnya," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, Jawa Tengah adalah provinsi yang memiliki geopolitik yang khas karena sejak Pemilu 1999 sampai 2019, PDIP selalu mendominasi Jateng sebagai pemenang pemilu.

Hal itu menurut dia berbeda dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa yaitu antar Gerindra dan PDIP selalu bergantian sebagai pemenang dalam setiap pemilu.

"Gerindra Jateng harus belajar bagaimana PDIP Jateng mengelola kepercayaan rakyat sehingga selalu menang dalam setiap pemilu," katanya.

Muzani berharap Kantor DPC Gerindra Kota Semarang yang baru diresmikan diharapkan menjadi tempat memikirkan nasib rakyat dan kemajuan Kota Semarang.

Menurut dia, kepentingan rakyat harus dilindungi dan diperjuangkan para wakilnya, jika hal itu sungguh-sungguh dikerjakan partai, maka akan menyebabkan rakyat kepercayaan rakyat tidak luntur pada suatu partai. (*)

Baca Juga:

Golkar Mulai Susun Strategi Menangkan Airlangga di Pilpres 2024, Ganjar Dibidik Cawapres

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Suami Penerobos Istana Jadi Tersangka karena Berbaiat ke NII
Indonesia
Suami Penerobos Istana Jadi Tersangka karena Berbaiat ke NII

Polisi terus mengembangkan Kasus penerobosan ke Istana Negara dan penodongan ke Paspampres yang melibatkan Siti Elina (24).

Sejumlah Ajudan Diperiksa Terkait Hubungan dengan Keluarga Irjen Ferdy Sambo
Indonesia
Sejumlah Ajudan Diperiksa Terkait Hubungan dengan Keluarga Irjen Ferdy Sambo

Komnas HAM selesai memeriksa para ajudan atau aide-de-camp (ADC) Irjen Ferdy Sambo.

PN Jaksel Tunda Sidang Ferdy Sambo Cs Sepekan
Indonesia
PN Jaksel Tunda Sidang Ferdy Sambo Cs Sepekan

Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto menyampaikan, penundaan ini atas permohonan jaksa penuntut umum (JPU).

Pemprov DKI Beri Keringanan dan Penghapusan Sanksi Pajak
Indonesia
Pemprov DKI Beri Keringanan dan Penghapusan Sanksi Pajak

Pemberian insentif fiskal tersebut sebagai bentuk upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19.

Gibran Tanggapi Wacana Pemekaran Daerah Istimewa Surakarta
Indonesia
Gibran Tanggapi Wacana Pemekaran Daerah Istimewa Surakarta

Wacana pemekaran Daerah Istimewa Surakarta (DIS) kembali muncul dipermukaan.

Gerindra Sebut Ucapan Giring Hanya Buat Konten TikTok-nya
Indonesia
Gerindra Sebut Ucapan Giring Hanya Buat Konten TikTok-nya

Pidato Ketua Umum PSI Giring Ganesha terkait sosok yang tidak layak menggantikan Presiden Joko Widodo menuai kontroversi.

Ketum PPP Harap Pemilu 2024 Jadi Proses Demokrasi yang Substansial
Indonesia
Ketum PPP Harap Pemilu 2024 Jadi Proses Demokrasi yang Substansial

Seusai memimpin partainya mendaftar, Suharso Monoarfa mengatakan pihaknya berharap Pemilu 2024 yang akan datang bisa menjadi pemilu yang lebih cerdas.

Puncak Arus Nataru 24 Desember, Jasa Marga Fokus Tangani Genangan di Tol
Indonesia
Puncak Arus Nataru 24 Desember, Jasa Marga Fokus Tangani Genangan di Tol

Terkait kesiapan layanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Jasa Marga berkoordinasi dengan kepolisian untuk pelaksanaan buka/tutup rest area.

Iriana dan Para Istri Menteri Tanam Pohon di Pulau Rinca Taman Nasional Komodo
Indonesia
Iriana dan Para Istri Menteri Tanam Pohon di Pulau Rinca Taman Nasional Komodo

Penanaman pohon tersebut dilakukan di Titik Pusat Informasi Niang Komodo.

PDIP DKI Sebut Penyelenggaraan Formula E tidak akan Sukses
Indonesia
PDIP DKI Sebut Penyelenggaraan Formula E tidak akan Sukses

"Makanya kalau melihat kondisi sekarang, buat kita bukan wacana bahwa ini akan jadi, tidak. Yang jadi wacana bagi kita adalah meski ini berjalan, tidak akan sukses," ucapnya.