Sekitar 150 Hektare Hutan Gunung Merbabu Terbakar Meluas Sampai Semarang Hutan Gunung Merbabu di wilayah Magelang, Jawab Tengah terbakar, Jumat (12/9). (BPBD Magelang/MP)

MerahPutih.Com - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Jawa Tengah, Junita Parjanti membeberkan sebanyak 150 hektare lahan Gunung Merbabu terbakar. Kebakaran meluas sampai tiga daerah, yakni Magelang, Semarang, dan Boyolali.

"Kami mendeteksi titik api yang awalnya dari sisi barat barat Gunung Merbabu selarang sudah menjalar sampai ke puncak," ujar Junita kepada awak media termasuk merahputih.com, Jumat, (13/9).

Baca Juga:

Kebakaran di Gunung Merbabu Ulah Manusia?

Ia menjelaskan total hutan Gunung Merbabu terbakar mencapai 150 hektare. Api pertama muncul terlihat di Dukuh Kendakan, Desa Kenalan, Kecamatan Pakis, kabupaten Magelang. Kemudian terus membesar mengarah ke puncak masuk wilayah Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Kepulan Asap di Puncak Gunung Merbabu
Kepulan asap akibat kebakaran Gubung Merbabu terlihat dari pos pengamatan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Jawa Tengah, Jumat (13/9). (MP/Ismail)

"Kami berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) tiga kabupaten, yakni Boyolali, Magelang, dan Semarang yang wilayah hutan Gunung Merbabu terbakar," kata dia.

BTNGMb, lanjut dia, juga berkoordinasi dengab jajaran sukarelawan dan masyarakat sekitar untuk upaya pemadaman. Ratusan relawaan juga sudah ada yang naik ke atas Gunung Merbabu untuk memadamkan api.

Baca Juga:

Kebakaran Gunung Merbabu

"Kami berharap api segera padam. Kendala pemadaman api terjadi karena kencangnya angin di atas dan sulitnya medan. Sampai hari ini (Jumat) titik api masih terlihat," pungkasnya.(*)

Asap kebakaran Gunung Merbabu sudah sampai Semarang
Asap kebakaran di Gunung Merbabu (MP/Ismail)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Kebakaran Hebat Gunung Merbabu Mustahil Dipadamkan Dari Darat



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH